alexa-tracking

GOBOG WAYANG

Main Content

GOBOG WAYANG
Rp 1.000.000
Lokasi : DKI Jakarta
Kondisi : Baru
Posted on : 06-03-2017 14:04
Terjual : 0 barang telah terjual
Dilihat : 2253 kali
Berat : 1 gram
Last Sundul : 28 August 2020, 10:07:57 AM

Penjelasan Produk

BUKA: obiesantun.blogspot.com

TELEPON: 089-999-26-779

DITUNGGU TELEPONNYA, MINIMAL SMS DEH

SIAP KIRIM KE LUAR KOTA

BUKA: obiesantun.blogspot.com

TELEPON: 089-999-26-779

ANDA AKAN MENEMUKAN BARANG YANG UNIK-UNIK

ini adalah sebuah koin gobog wayang yang dulu sudah ada sekian ratus tahun yang lalu..

dulu uang gobog ini di jaman krajaan majapahit "kerajaan hindu-budha" digunakan sebagai uang, namun ketika sudah tergantikan dengan uang lain.. gobog ini digunakan sebagai JIMAT oleh masyarakat Majapahit untuk Menolak Balla, mendatangkan keberuntungan, pesona dan kedigdayaan, Pamor, dll

Sir Thomas Stamford Raffles adalah orang yang pertama kali menulis tentang koin gobog wayang, sewaktu menduduki posnya sebagai Gubernur Jenderal Inggris di Jawa tahun 1811-1816. Setelah Jawa diserahkan kembali kepada Belanda, Raffles pulang ke Inggris, dimana pada tahun 1817 beliau menerbitkan bukunya yang sangat termasyur "The History of Java". Selain penggemar seni, Raffless adalah seorang kolektor mata uang. 

Bersama kepulangannya ke Inggris ikut dibawa juga 106 kain gobog wayang dari Jawa. Koin ini bertambah lima buah lagi kiriman dari William Marsden (pengarang "History of Sumatra"), dimana koin-koin tersebut tadinya adalah pemberian dari Raffles. Sampai sekarang koleksi koin-koin gobog wayang Raffles masih dapat dilihat di British Museum, London. 

Dalam bukunya Magic Coins of Java, Bali and the Malay Peninsula, Joe Cribb memberikan pendapat bahwa koin gobog wayang adalah sebuah benda dengan bentuk dan desain yang mengandung unsur 'magical'. Cribb juga membedakan koin-koin wayang dalam beberapa klasifikasi, dimana koin wayang dengan gambar lelaki dan wanita di bawah pohon adalah gambaran cerita tentang Panji Semirang. Panji Semirang adalah adalah sebuah cerita Jawa Kuno, yang menceritakan kisah cinta antara Raden Inu Kertapati dari Kerajaan Kuripan dengan Candra Kirana dari Kerajaan Daha. Karena rasa iri hati Galuh Ajeng dan kesewenang-wenangan ayahnya, Candra Kirana melarikan diri dan akhirnya menyamar sebagai laki-laki dengan nama Panji Semirang Asmarantaka. Panji selalu ditemani oleh dua wanita pengikutnya yang setia, yaitu Ken Bayan dan Ken Saggit, yang juga menyamar sebagai laki-laki.

uang Gobog Wayang sanggat unik selain bergambar tokoh wayang, namun bergambar binatang, dimana menceritakan kehidupan pada jaman Majapahit pada saat itu.

uang ini lebih kepada jimat biasanya mendatangkan keberuntungan bagi pemiliknya. serta kekuatan untuk Menolak segala balla yang datang
.