alexa-tracking

Jasa Bikin Gigi Palsu --> Bandung

Main Content

Jasa Bikin Gigi Palsu - Bandung
Kondisi Barang : Baru
Harga : Rp 100.000
Location : Jawa Barat
Bantuin nyokap aja nih...

Mau bikin gigi palsu terbaik? Kesini aja... Best in Bandung...

Lulusan Teknik Gigi khusus untuk bikin gigi palsu...
Terima bikin gigi palsu dengan bahan plastik (akrilik) atau porselen...
Pengalaman lebih dari 20 tahun bekerja di sebuah klinik gigi swasta di Bandung
Sekarang buka praktek sendiri di rumah sudah hampir 10 tahun
Jadi pengalaman kurang lebih 30 tahun...
Peralatan modern dan higienis untuk hasil maksimal
-Untuk yang bahan plastik akrilik bisa ditunggu! pulang tidak ompong...
-Untuk yang porselen otomatis tidak bisa langsung jadi...

Harga dijamin murah, biar lebih enak tanya langsung karna tergantung kondisi gigi juga... dijamin puas emoticon-thumbsup:
Buktikan aja!!!


Yang berminat wajib booking tempat dulu melalui telepon
Takutnya bentrok dengan pasien lain, daripada menunggu lama emoticon-Smilie

Hub Langsung/Konsultasi aja yah ke :

Maria
Call / Whatsapp : 081-821-2420
Bandung


emoticon-Angkat Beer

Ditunggu kedatangannya
Maaf tidak bisa sering me-reply di thread ini...

Yang Udah Beres dibikin Giginya kasi testi ya disini emoticon-Smilie

Spoiler for Testimonial Para Pasien:
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
ngak ada pertamax ya....
profile picture
Loading...
ss..dd..ss
Loading...
berapaan tuh harganya???
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
ayo udah banyak yg udah dtg dari JKT,PALEMBANG,BOGOR,
cmn ga ada testi soalnya org2 tua kebanyakan yg dateng tp pada puas! emoticon-Big Grin

klo yang udah selesai bikin kasi testi ya disini emoticon-Smilie
profile picture
Loading...
chandrazz
Loading...
yang gw tahu, tukang gigi sekarang udah gak boleh lagi buka praktek lagi,,
bahaya neh nulis alamat segala,,
gw ngasih tahu aza bro,,

emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
^
ga boleh buka praktek knp?emg nya ini ngga halal???
banyak koq yg buka praktek di bandung...
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
met lebaran yak semuanya emoticon-Angkat Beer
profile picture
Loading...
syu
Loading...
Quote:


di jakarta juga banyak kok tukang gigi yg buka praktek...bahkan berani pasang kawat segala...

harus gw akui, ketrampilan bikin gigi palsu tuh tidak diajarkan di sekolah kedokteran gigi...makanya drg selalu kirim ke lab utk bikin gigi palsu...

tukang gigi tuh jago lho bikin gigi palsu...apalagi yg udah pengalaman...

drg lebih di sisi medisnya aja...

sukses bwt TS dan ibunya...tapi yah bro, saran gw, ati2 sama birokrasi...indonesia tuh penuh birokrasi nyebelin...mending kalo alamat, via japri aja.

oia, lu terima order dari drg ga???PM ye harga bikin di elo berapa???
yg lepasan dan yg cekat bisa ga??

thanks
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
Quote:


thanks bro atas sarannya...emoticon-Smilie
hmm kyknya sih bisa aja ya bro tp buat lebih jelasnya hub nyokap di no di atas aja ya bro...
emoticon-Angkat Beer
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
emoticon-Sundul Up
profile picture
Loading...
hswon
Loading...
Quote:


siapa bilang drg ga diajarin bikin gigi palsu?gw drg dan diajarin bikin gigi lepasan/cekat dari nyetak, ngaduk akrilik, nge rebus di dalem presto nya-- sampe tangan gw pernah kesiram air panas emoticon-Blue Guy Bata (S) .. bikin orden pake slinger, moles, dll.. itu drg umum (general practice).. apalagi spesialis prosto.. emang di kampus mana ga diajarin?
tapi memang tekniker (ahli bikin gigi) emang dari segi pengalaman yang di bandung rata2 bagus2 dan recommended.. karena memang sudah berpengalaman..
soal legalitas, boleh koq ahli gigi buka praktek selama tidak melakukan tindakan yang merusak jaringan sehat/melukai... jadi santay aja buat TS.. gw dukung... orang teman sejawat koq.. hehehe..
emoticon-Blue Guy Cendol (L)
profile picture
Loading...
chandrazz
Loading...
TUKANG GIGI MAKIN MEMBAHAYAKAN MASYARAKAT

Di hampir seluruh wilayah Indonesia dengan mudah "tempat praktek" tukang gigi dengan ciri gambar gigi putih bergusi merah menyala dapat dijumpai. Bila dahulu hanya menerima pembuatan gigi palsu saja, kini "kompetensinya" telah makin bertambah sehingga juga menerima pemasangan "alat orto", jaket, sampai penambalan gigi. Tentu saja tanpa memperhati-kan kaidah medis karena mereka memang mereka tidak pernah mempelajarinya. Masalah penanganan tukang gigi di Indonesia memang mengalami kemunduran, seorang dokter gigi senior di Jakarta menuding otonomi daerah yang melahirkan birokrat Dinas Kesehatan berwawasan hukum sempit sebagai penyebabnya. Menurutnya sebenarnya kebijakan pemerintah pusat tentang tukang gigi sudah jelas yaitu penghi-langan secara alami dengan cara tidak memberi izin baru, seperti diatur dalam Permenkes Nomor 53/DPK/K/69 dan Kepdiryandik Nomor 234/Yan.Med/KG-5/91. Kedua surat keputusan ini sampai sekarang belum pernah dicabut sehingga mengherankan bila ada upaya memasukan tukang gigi ke dalam golongan pengobatan tradisional, ujarnya. Seorang pakar hukum keseha-tan dalam sebuah kesempatan seminar menambahkan bahwa praktek tukang gigi dapat dikenai tuduhan pelanggaran terhadap Pasal 73 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004. Karena merupakan suatu pelanggaran terhadap undang-undang, beliau menganjurkan agar Pengurus Besar PDGI melaporkan masalah ini kepada Mabes Polri di Jakarta supaya memiliki efek ke seluruh Indonesia. Permasalahan tukang gigi banyak mendapat komentar pembaca DENTAMEDIA setelah menbaca artikel Asep Jajuli Arwana berjudul "Beda Dokter Gigi dengan Tukang Gigi" yang di muat dalam DENTAMEDIA Nomor 3 Volume 10. Beberapa tindakan "praktek" tukang gigi yang dilaporkan membahayakan masyarakat antara lain : Pembuatan gigi tiruan tanpa mencabut sisa akar dan menambal gigi yang berlubang, pembuatan gigi tiruan langsung di dalam mulut tanpa proses pencetakan, pembuatan gigi tiruan lepasan yang tidak bisa dicabut, penambalan gigi tanpa pembuangan jaringan karies atau perawatan saluran akar, serta pemasangan alat ortodontik cekat dengan tujuan untuk variasi. Penghilangan tukang gigi sebenarnya telah menjadi agenda sejak Kongres PDGI yang pertama di Jakarta, bahkan sebagian sesepuh dokter gigi mengatakan bahwa salah satu hal yang mendorong Belanda mendirikan STOVIT di Surabaya adalah untuk menghilangkan para Tandmeester atau tukang gigi yang prakteknya asal-asalan, namun sayang walau telah 79 tahun upaya itu dilakukan, sampai sekarang tukang gigi tetap ada. *Dentamedia No 1 Vol 11 Jan-Mar 2007
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
u jgn seenaknya post2 yg merugikan gw yah
profile picture
Loading...
chandrazz
Loading...
Quote:


gw cuma memberi informasi, lo kenapa ngebata gw..?
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
Buat para kaskuser mendingan datang langsung aja dan buktikan sendiri emoticon-Kiss
profile picture
Loading...
chandrazz
Loading...
Quote:


apapun alasannya, kalo dari segi hukum dan legalitas keberadaan tukang gigi tetap merupakan pelanggaran hukum.. lo udh baca kan postingan gw di atas kan..
udh gt, lo udah dengan sengaja ngebata gw, dan itu bikin gw kesel..
gw udh tahu alamat prakteknya..


emoticon-I Love Indonesia
emoticon-I Love Kaskus
profile picture
Loading...
chandrazz
Loading...
--pasukan siap2 menuju tkp dehhh...
profile picture
Loading...
mastah
Loading...
dari awal kerjaan u tuh emg tukang cari masalah ya
profile picture
Loading...
chandrazz
Loading...
lo jangan seenaknya nuduh orang..
dari awal gw udh ngasih tahu baik2,
gua kasian aza ma lo, nulis2 alamat segala,
sekarang undang2 kedokteran lg gencar2nya dilaksanain,
jangankan tukang gigi, drg yang melanggar pun kena sangsi,
dan itu mrpk sebagian dari tugas + tanggung jwb gw,
nanti lo akan tahu siapa gw..


emoticon-I Love Kaskus
emoticon-I Love Indonesia
profile picture
Loading...
chandrazz
Loading...
--siap2..
×