alexa-tracking

CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Main Content

CPU Gaming BARU & Bergaransi * Lengkap dgn isi GAMES yg Bebas Pilih Sendiri *
Kondisi Barang : Baru
Harga : Rp 2.990.000
Location : Jawa Barat
Mau CPU Lengkap BARU & BERGARANSI yg sdh diisi GAMES paling Update?

Semua pasti setuju bahwa:
jika sebuah PC punya kemampuan yg cukup buat gaming & design, berarti PC tsb sdh lebih dari cukup buat mengerjakan tugas2 kuliah & pekerjaan standar. Keyakinan akan kuatnya sebuah PC Gaming membuat Pembeli berani menyiapkan bujet besar & menyepakati harga komputer yg ditawarkan oleh sebuah toko
Tapi seringkali Pembeli terjebak dgn istilah & label "gaming" yg disebutkan oleh penjual, menganggap bahwa "PC Gaming" yg akan dibelinya itu sdh pasti kuat utk memainkan game2 yg ingin dimainkan. Padahal setiap judul game punya kebutuhan berbeda, punya kelas berat-ringan yg ngga sama. PC Gaming yg berharga 5 juta tentu saja punya kemampuan yg ngga sama dgn PC Gaming berharga belasan hingga puluhan juta. Tapi belum tentu juga PC yg lbh murah kalah kemampuan gamingnya. Salah pilih komponen bisa saja berakibat PC berharga 10 juta yg dibeli ternyata kalah kencang dari PC lain yg harganya cuma 7 juta, padahal sama2 baru

Jadi kalo agan perlu komputer buat gaming & design, kemana ya tempat paling pas utk membelinya?
Apakah ke penjual PC yg sangat terampil ngerakit komputer (yg begini banyak banget!) atau ke penjual yg juga praktisi PC sehingga faham betul performa hardware (nah kalo yg ini jarang lho), atau penjual game yg selain jago instal game juga bisa ngerakit?
Gimana kalo agan percayakan aja pada orang yg berpengalaman dlm ke-3 hal tsb?

Apalagi yg KOLEKSI GAME-nya selalu baru & UP TO DATE, LENGKAP mulai dari game2 best-seller lawas hingga paling baru. Sebagian besar judul game yg tersedia merupakan VERSI UPDATE dgn addon/expansion/DLC TERLENGKAP atau yg biasa disebut juga dgn versi GOTY, Gold, Ultimate, Complete Edition, dsb.
Judul game2nya bebas dipilih sendiri, dilengkapi petunjuk instal yg sangat mudah diikuti

Ada puluhan PAKET PC RAKITAN dgn spek yg SUDAH DIPILIHKAN & teruji paling optimal utk setiap kelas performa, tinggal sesuaikan dgn bujetnya

Menggunakan aneka kombinasi procie AMD/Intel, VGA Nvidia/Radeon, plus merk & tipe terbaik (yg bukan berarti termahal) dari setiap komponen lainnya dgn spek yg sdh betul2 terpilih utk mendapatkan performa paling maksimal pada bujet tertentu. Cukup berikan informasi berapa bujet yg bisa disiapkan dan apa kegunaan utama dari PC yg dibutuhkan (gaming, desain, atau kerja biasa), kami yg akan pilihkan spek PC terbaik yg bisa dirakit.
Hasil akhirnya: kepuasan Pembeli!
Semua bagian di PC tsb tidak akan ada yg mubazir (melebihi kebutuhan), tidak ada komponen yg performanya terhalang akibat komponen lain (bottleneck), dan tidak ada uang yg terbuang percuma. Artinya Pembeli tidak akan mengeluarkan uang lebih banyak daripada performa dan kualitas PC yg akan diterimanya!

Hanya di sini...
Jual komputer BARU SIAP GAMING + ISI GAMES yg Bebas Pilih Sendiri!


CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

GreenHouse Computer & Games menawarkan layanan All-in-One buat yg ingin mendapatkan komputer memuaskan dgn performa terbaik sesuai bujet yg bisa disiapkan... emoticon-Smilie


Dan yg ngga kalah penting, alih2 sekedar menjual komponen & merakitnya, GreenHouse bukan sekedar 'menyalakan' rakitan tsb tapi juga memastikannya diterima Pembeli dalam kondisi “siap bekerja keras”: setiap partnya di-test/benchmark terlebih dahulu utk menjalankan aplikasi2 & game2 berat. Ini penting karena seringkali normal atau cacatnya komponen baru ketahuan ketika PC dipakai gaming, sehingga dgn test ini Pembeli bisa terhindar dari repotnya menukarkan barang yg baru aja diterima...
Andaipun suatu saat ada masalah dgn komponen yg sdh dibeli, selama masa garansi GreenHouse siap membantu proses klaim garansi part2 rakitannya karena GreenHouse sdh bekerjasama langsung dgn para Distributor Resmi emoticon-Smilie

Apa yg bisa didapat dari semua Paket PC Gaming rakitan GreenHouse?

Untuk memaksimalkan kepuasan agan menggunakan komputer terutama supaya semua judul game bisa diinstal & berhasil dimainkan, GreenHouse memberikan SPECIAL 6-IN-1 SERVICE (HANYA DI SINI!)
yaitu:
  1. Pemilihan pasangan komponen terbaik & paling optimal sesuai bujet
  2. Konsultasi perakitan PC paling up-to-date sesuai kebutuhan user
  3. Rakitan rapih sesuai kemampuan casing, untuk sirkulasi udara terbaik
  4. Penyetelan sistem operasi, antivirus & aplikasi yg paling optimal, termasuk buat gaming, betul2 Siap Pakai! (**)
  5. Pengisian, instalasi, setting & pengetesan game sesuai pilihan user (***)
  6. Layanan aftersales pengurusan garansi & konsultasi via SMS/WA khusus tentang barang, aplikasi & games yg sdh dibeli
NB:
** Daripada mengisi harddisk agan dgn cara cloning, kami mengutamakan fresh/clean install sehingga komputer dijamin bebas dari virus dan sampah2 dari komputer lainnya. Dan hanya gunakan antivirus terbaik utk keperluan gaming, sehingga selain aman dari infeksi virus, semua game juga bisa dijalankan tanpa khawatir diblock atau bahkan di-delete oleh antivirus
*** Dari puluhan judul game yg di-copy ke harddisk, hingga 3 judul game bisa dipilih buat langsung diinstal & siap dimainkan


Tentu saja, dgn semua layanan & fasilitas tsb, harga paket yg ditawarkan pasti ngga akan sama dgn harga komponen2 di grosir komputer ya... emoticon-Malu (S)

Sebelum baca lebih lanjut, berhubung lapak ini selain jualan juga 'banyak ilmu'nya jadi silakan di-Bookmark (Ctrl+D) dulu aja gan... emoticon-Bookmark (S)


GAMING COMPONENTS


Spoiler for Kekeliruan paling umum dlm merakit PC Gaming:


Spoiler for Gaming bukan melulu soal hardware, tapi "software" juga SANGAT PENTING:


Percayalah, PC gaming saat ini sdh ngga semahal dulu. Bbrp thn lalu, menikmati gaming dgn procie sekelas Phenom II X6 dan VGA card sekelas Radeon HD5870 atau Geforce GTX470 membutuhkan PSU berkapasitas besar & pendinginan ekstra, yg berujung pada anggaran besar & biaya listrik yg membengkak juga. Tapi saat ini, PC yg hanya perlu daya 300W dgn kombinasi Core i5-7400 + Geforce GTX1060 mampu memberi performa yg jauh lebih kencang & lebih dingin drpd "Raja PC Gaming" era tahun 2010 AMD Phenom II X4 + Geforce GTX580 yg membutuhkan listrik hampir 500W & PSU berkapasitas minimal 650W!
Dan, jika bujet sangat terbatas, solusi prosesor + VGA terintegrasi dari AMD APU pun sdh bisa diajak "modern gaming" meskipun bukan buat game2 berat ya... Bahkan pada awal 2018 lalu, AMD telah merilis perbaikan APU yg memiliki prosesor setara Core i5 dan VGA setara GTX 750, tapi harganya lebih murah drpd Core i3!
Jadi, PC Gaming skrg memang lbh murah & lebih irit listrik dibandingkan dulu... emoticon-Smilie

So, Let's Have a Good PC & Enjoy PC Gaming..., NOW!

Buat yg perlu foto2 contoh PC rakitan GreenHouse dan seperti apa kesaksian buyer2nya, silakan klik aja post #4 di bawah ini dan info2 lain di bawahnya...
Buat yg perlu detail spek CPU Gaming utk bujet tertentu, silakan baca post #2 di bawah ini
Bila ada spek yg kurang cocok, boleh diganti 2-3 komponen aja (jangan lebih ya) dari paket2 yg ada
Dan buat yg masih bingung pilih paket mana yg sesuai kebutuhan, sebaiknya klik dulu thread2 ini: konsultasi rakitan & review spek


Utk pemesanan silakan:
SMS/WA
ke 085721707611 (Fast Response)
atau tengok langsung ke lokasi...

GreenHouse PC & Games sdh terdaftar di GoogleMaps dan pada tahun 2014 lokasinya direkam kamera Street View, jadi keberadaannya sdh ngga perlu diragukan lagi ya...


Utk menemukan map lokasi dan detail lainnya ttg toko kami, silakan search aja di Google "greenhousepc games" atau "greenhouse gamingpc" atau telusuri Google Site GreenHousePC

Temukan juga aneka tips masalah PC di Youtube Channel dan info paling update di Facebook Page GreenHouse


Cara & Proses Pemesanan Rakitan
Quote:


Quote:

PENTING: Graphics Card keluaran terbaru NVIDIA Pascal/Turing dan AMD Radeon RX/Vega hanya menyediakan port HDMI, DisplayPort dan DVI-D, sehingga ngga lagi cocok buat dipasangkan dgn Monitor VGA! Dari bbrp kali mencoba macam2 model yg ada di pasaran belum ditemukan konverter yg sempurna hasilnya, sering kali blank saat pertama kali masuk ke dalam game (error "out of range" pada display). Jadi lebih baik gunakan monitor dgn port HDMI jika VGA cardnya dari seri2 baru

PANDUAN MEMILIH PAKET YG SESUAI KEBUTUHAN
Quote:
profile picture
Loading...

GreenHouse PC & Games - Daftar Paket2 Rakitan Baru & Bergaransi

Berikut ini Daftar Paket CPU Siap Pakai, disusun berdasar Kebutuhan, Performa dan Bujet
Semua paket di post #2 ini sdh dipilihkan yg paling optimal utk setiap kelas harga per tgl 15 April 2019
(hanya CPU, belum termasuk monitor dll)
, tinggal sesuaikan bujetnya

HOT DEALS!!!
BONUS KHAS GreenHouse (cek detailnya di link2 paket)!
KHUSUS Pemesanan secara LUNAS CASH/TRANSFER sd. 26 April 2019 berlaku SPECIAL PRICE!

Pemesanan dgn cara lain berlaku Harga Normal
Harga2 belum termasuk DVDRW karena kebanyakan casing gaming sekarang ngga menyediakan slotnya, jadi harap konfirmasi dulu bila ingin dipasangi DVDRW

Semua paket ini bisa berubah setiap saat, baik spek maupun harga tergantung ketersediaan barang di distro. Jadi harap lakukan konfirmasi harga hanya pada hari yg sama dgn rencana dilakukannya pembelian...emoticon-Smilie



CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
AMD PLATFORM

Low Power Entry Gaming:
Quote:


E-Sport Gaming:
Quote:


Enthusiast Gaming & Design:
Quote:


Smart Enthusiast Gaming & Design:
Quote:


Predator Gaming & Design:
Quote:



CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
INTEL PLATFORM

Office & Design:
Quote:


Casual Gaming:
Quote:


Performance Gaming & Design:
Quote:


Smart Performance Gaming:
Quote:


Supreme Gaming & Design:
Quote:


So, Let's Have a Good PC & Enjoy PC Gaming..., NOW!
profile picture
Loading...
Dokuganryuu
Loading...
gan, kalo ane ngambil set high end superior casing nya azza venus harganya masih sama 8 jt?
boleh tau harga masing2 komponennya?
sama itu semua bergaransi gan?
profile picture
Loading...

Our Added Value

Apa yg bisa didapat dari semua Paket PC Gaming rakitan GreenHouse?

Untuk memaksimalkan kepuasan agan menggunakan komputer terutama supaya semua judul game bisa diinstal & berhasil dimainkan, GreenHouse memberikan SPECIAL 6-IN-1 SERVICE (HANYA DI SINI!)
yaitu:
  1. Pemilihan pasangan komponen terbaik & paling optimal sesuai bujet
  2. Konsultasi perakitan PC paling up-to-date sesuai kebutuhan user
  3. Rakitan rapih sesuai kemampuan casing, untuk sirkulasi udara terbaik
  4. Penyetelan sistem operasi, antivirus & aplikasi yg paling optimal, termasuk buat gaming, betul2 Siap Pakai! (**)
  5. Pengisian, instalasi, setting & pengetesan game sesuai pilihan user (***)
  6. Layanan aftersales pengurusan garansi & konsultasi by-Call/SMS/chat khusus tentang barang, aplikasi & games yg sdh dibeli
NB:
** Daripada mengisi harddisk agan dgn cara cloning, kami mengutamakan fresh/clean install sehingga komputer dijamin bebas dari virus dan sampah2 dari komputer lainnya. Dan hanya gunakan antivirus terbaik utk keperluan gaming, sehingga selain aman dari infeksi virus, semua game juga bisa dijalankan tanpa khawatir diblock atau bahkan di-delete oleh antivirus
*** Dari puluhan judul game yg di-copy ke harddisk, hingga 3 judul game bisa dipilih buat langsung diinstal & siap dimainkan

Apa sih keuntungannya mempercayakan ke-6 hal di atas kepada 1 penjual saja?? Selain simpel, mempercayakan pemilihan hardware, perakitan, instalasi OS sampai instalasi game2 kepada 1 penjual saja, akan menghindarkan agan dari masalah kompatibilitas ataupun kerusakan hardware pada saat pembelian. Karena dgn dilakukannya instalasi OS & game2, hardware yg bermasalah bisa langsung ketahuan dan bila ada yg ternyata ketahuan rusak ketika dirakit juga akan langsung diganti dgn yg bagus. Jadi pembeli ngga perlu repot lagi mengurus penukaran barang yg baru dibelinya bila ternyata ada yg bermasalah


Tersedia ratusan judul PC Games yg telah lulus Test & Play:
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Quote:


Telusuri juga Kesaksian2 (Testimoni) Buyer2 ane dari lapak ini & lapak lainnya di:

Arsip "Kumpulan Testimoni Pembeli" (part 2)
Arsip "Kumpulan Testimoni Pembeli" (part 1)



Quote:


CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Sebagai praktisi yg buka layanan servis & instalasi PC gaming secara 'offline', ane sdh sering banget nemuin orang2 yg baru sadar bahwa spek kompienya ngga kuat buat main game yg dia sdh beli, atau orang2 yg bawa CPU yg ternyata sdh terlanjur dipasangin VGA card yg 'keliru' (padahal bujet yg dulu dia punya harusnya cukup buat beli VGA yg 'benar'), atau settingan di OS-nya ngga optimal, sehingga game2 yg mau dimaenin ngga bisa diinstal dgn lancar. Banyak juga yg membawa kompie yg sdh terlanjur dipasangi program2 pengganggu atau 'antivirus yg salah' sehingga ketika mau diinstal game malahan ngga mau jalan, atau yg lebih parah lagi malah kompie-nya sdh terlanjur berisi banyak virus...
Antivirus terbaik adalah yg - meskipun free - tetap bisa memberikan proteksi maksimal dari serangan virus apapun, bukan sekedar pura2 mendeteksi & menghapus virus yg masuk padahal ngga berhasil, ngga cerewet dgn permintaan update, ringan atau hemat resource, dan mudah diatur (fleksibel) pesan 'warning'-nya, jadi cukup 'bersahabat' dgn semua krack game sehingga game apapun bisa jalan...
Meskipun kompie2 ini memiliki spek yg hebat dgn casing gagah & power supply high-end, tapi klo game2 modern nan indah grafisnya itu (yg notabene tersedia lengkap di ane) ngga bisa jalan cuma karena masalah 'software' sehingga akhirnya harus menjalani instal ulang berkali2, rasanya sayang bukan?

Sebaliknya, banyak juga ane temuin orang2 yg terlalu 'takut' dgn kecepatan majunya teknologi komputer, sehingga perlu waktu lama sekali utk menimbang2 (apalagi memutuskan) buat memiliki PC baru karena kuatir 'nanggung'...
Dan lewat FJB Kaskus ini ane juga nemuin (lebih banyak lagi) orang yg malah terlalu khawatir dgn pilihan spek yg salah (di antaranya akibat 'hantu teori bottleneck' yg banyak beredar di internet bahwa VGA high-end harus berpasangan dgn procie high-end juga) sehingga orang2 yg berbujet terbatas bahkan terus menunda2 utk memiliki komputer, menunda2 kesempatan utk bisa menikmati "modern gaming"...
Tentu saja sangat banyak orang yg pandai merakit kompie, banyak juga yg mampu menjualnya dgn harga semurah2nya, tapi karena setiap kompie yg ane rakit kemudian langsung ditest menjalankan game2 modern (bukan sekedar PC rakitan 'kosong') jadi ane punya 'database' performa gaming dari bermacam2 kombinasi procie + VGA, sehingga ane bisa pastikan (buat agan2 yg bujetnya kurang buat membeli procie high-end) ngga perlu ragu membeli VGA card yg paling mentok dgn bujet yg ada dan segera ambil kesempatan memiliki gaming PC... emoticon-Smilie


Silakan agan2 memilih spek terbaik sesuai bujet dari alternatif yg tersedia. Tapi, pastikan PC rakitan yg akhirnya dibeli (di manapun juga) kemudian diisi dgn sistem operasi yg 'tepat', setting yg benar, aplikasi yg seperlunya, dan antivirus terbaik... spy ngga pernah perlu diinstal ulang nantinya. Harddisk kalo terlalu sering diformat & diinstal ulang juga bisa 'sakit' lho...

Bila agan sudah punya PC dan mau memastikan bahwa sistem di harddisk agan betul2 optimal buat gaming, silakan saja manfaatkan layanan GreenHouse di lapak Ready for Gaming Harddisk

Supaya ngga salah memilih spek rakitan yg sesuai bujet, disarankan baca juga thread yg ini

Bagi yg bujetnya 5 jutaan ke bawah tapi ingin punya PC Gaming yg kemampuannya bisa diandalkan silakan klik di sini saja barangkali ada Rakitan Seken yg cocok


So, Let's Have a Good PC & Enjoy PC Gaming..., NOW!
profile picture
Loading...

*** UPDATE INFO perkembangan Hardware PC ***

Memasuki tahun 2014 hingga 2017 ini, dunia PC Gaming dimeriahkan hadirnya generasi tipe2 baru VGA card. Termasuk, yg paling menarik, adalah hadirnya VGA card dgn performa yg hampir setara dgn VGA card seharga 7 jutaan tapi hanya membutuhkan daya listrik serendah tipe2 VGA card yg berharga 2 jutaan (WOW!)

Beberapa "revolusi" penting perkembangan VGA card dalam 3 tahun terakhir yaitu:
NVIDIA Geforce GTX 750 dan 750 Ti: VGA card yg dirilis pertama kali Februari 2014 ini memiliki memory jenis GDDR5 128-bit tapi performanya menyamai VGA model lama Geforce GTX 560 Ti (rilis Januari 2011, memory GDDR5 256-bit) atau Geforce GTX 470 (rilis Maret 2010, memory GDDR5 320-bit), dgn konsumsi listrik yg jauh lebih rendah: TDP GTX 750 Ti = 60W, GTX 560 Ti = 170W dan GTX 470 = 215W, serta harga yg juga jauh lebih murah pada saat rilis awalnya dulu: GTX 750 Ti = $149, GTX 560 Ti = $249 dan GTX 470 = $349. Dan GTX 750 Ti kemudian dikenal sebagai VGA card performa tinggi paling dingin yg pernah ada! NVIDIA "Maxwell" Geforce GTX 750 dan 750 Ti telah menandai munculnya era baru bahwa PC Gaming modern semakin irit listrik tanpa mengurangi performanya, dan trend ini berlanjut dgn kemunculan NVIDIA "Pascal" di tahun 2016. Menjelang akhir tahun tepatnya bulan Oktober 2016, pada rentang harga yg sama telah dirilis penerusnya yaitu Geforce GTX 1050 dan GTX 1050 Ti (TDP = 75W, harga rilis = $139) yg performanya bahkan melampaui Geforce GTX 960 (TDP = 120W, harga rilis Januari 2015 = $199), GTX 670 (TDP = 170W, harga rilis Mei 2012 = $400) dan GTX 580 (TDP = 244W, harga rilis November 2010 = $499). Perhatikan beda harganya!
Juga beda ukurannya:
Spoiler for GTX 1050:

Spoiler for GTX 470:

Kalau melihat ukuran, kesannya yg panjang ini jauh lebih tinggi kemampuannya ya, padahal...
PC Gaming masa depan tampaknya bakal menjadi makin kecil, makin "dingin", makin "hemat-listrik" dan MAKIN MURAH juga... emoticon-Smilie

Hal yg menarik juga adalah soal 'bus memory' yg digunakan. Bila dulu VGA card "kuat" identik dengan 'bit' besar, sehingga VGA card dgn memory 256-bit selalu dianggap lebih kencang drpd 128-bit, sekarang kekuatan VGA (yg mempengaruhi harga juga) lebih ditentukan oleh tipe Graphics Processing Unit (GPU) yg digunakan serta spesifikasi teknis di dalamnya (terutama shader serta clock speed GPU dan memory). Seiring dgn kesadaran akan pentingnya efisiensi energi, produsen2 chip VGA terus berlomba membuat VGA card yg berkekuatan tinggi tapi irit listrik, salah satunya dgn menurunkan angka 'bit' ini. Keuntungan lain dari penggunaan bit kecil adalah relatif lebih dingin dan lebih murah, dgn tetap punya performa gaming yg sesuai dgn harganya. Jadi jangan lagi membandingkan kekuatan VGA hanya dari angka bit-nya, faktanya VGA dgn memory 256-bit berteknologi lama belum tentu lebih kencang performanya drpd VGA 128-bit berteknologi baru, karena teknologi semakin maju...
Hati-hati juga karena ditemukan VGA 256-bit dari tipe yg seolah-olah baru padahal di dalamnya menggunakan GPU tipe lama, harganya juga relatif murah dari merk yg ngga jelas, sehingga performanya tentu saja jauh dari yg diharapkan emoticon-Mad
Harga memang ngga bisa bohong... telitilah sebelum membeli!

Sebelum dilanjutkan, mari kita urai dulu VGA card (untuk PC desktop) tipe2 "baru" apa saja yg dihadirkan oleh Radeon yg sejak beberapa tahun lalu diproduksi oleh AMD (dulunya ATI). Setelah tahun2 sebelumnya VGA Radeon dinamai dgn seri HD (mulai HD 2xxx hingga HD 7xxx) yg diakhiri dgn munculnya Radeon HD 7790 dan HD 7730, kini memasuki babak yg baru AMD menamai VGA Radeon dgn nama seri R7 dan R9 yg diawali dgn R7 260 dan R9 270, hingga yg terbaru seri RX dgn arsitektur Polaris (4th Gen GCN). Memasuki tahun 2014 hingga 2017 AMD sudah melengkapi seri ini dgn munculnya tipe2 baru, dan inilah selengkapnya jajaran VGA card terbaru AMD Radeon diurut mulai dari kelas yg paling rendah sampai yg paling tinggi performanya (biasanya juga berbanding lurus dgn harga):
Quote:

Terus terang, penamaan seri baru Radeon R7 dan R9 di atas cukup membingungkan, terutama pada adanya tambahan X di belakang angka tipe yg berpotensi menimbulkan "salah sambung" ketika kita membeli VGA card yg dimaksud. Begitu juga dgn munculnya penamaan R9 285 yg dari segi performa sepertinya lebih ditujukan utk memperbaiki performa R9 270X, dan ngga lebih kencang daripada R9 280, penamaan R9 275 mestinya akan lebih cocok...
Perhatikan juga bahwa dari nama2 "baru" tsb sebagian di antaranya masih menggunakan GPU yg sama dgn seri HD 7xxx, hanya versi overclock, atau bahkan sekedar rebranding yg sama persis saja (yaitu pada R7 250X = HD 7770). Penggunaan GPU yg betul2 baru hanya terjadi pada R7 240 (GPU Oland), R9 290/X (GPU Hawaii), dan terakhir R9 285 (GPU Tonga), sehingga fitur2 baru (salah satunya adalah AMD TrueAudio) hanya ada di seri2 tsb dan seri R7 260X (GPU Bonaire seperti yg dimiliki HD 7790)
Dgn munculnya generasi terbaru Radeon RX, kerancuan penamaan dan masalah rebranding tsb akhirnya bisa diperbaiki, dan dgn arsitektur baru yg dinamai Polaris ini AMD mulai bisa mengimbangi NVIDIA dalam hal efisiensi listrik

Selain tipe2 tsb di atas (bbrp di antaranya sudah diskontinu mulai tahun 2016 ini sejak munculnya generasi pengganti yg setara), bbrp vendor/produsen VGA card masih juga memproduksi dan menjual tipe2 lama seperti Radeon HD 5570, HD 6570 dan HD 7730 yg seringkali diikuti dgn pemangkasan spesifikasi utk menekan harga...

Tipe2 VGA card Geforce dari NVIDIA juga bukannya 100% baru, rebranding masih terjadi terutama pada kelas VGA terendahnya... mari kita lihat jajaran Geforce sejak awal 2014 hingga tahun 2016:
Quote:

Memang dari segi penamaannya seri Geforce GTX 7xx ini lebih mudah dimengerti, tapi teknologi yg betul2 baru dibanding seri GTX 6xx baru tersedia pada tipe GTX 750 dan 750 Ti dgn GPU Maxwell yg diklaim paling efisien dalam hal menghasilkan performa tinggi dgn konsumsi daya rendah, yg diikuti oleh Maxwell seri GTX 9xx dan Pascal seri GTX 10xx yg makin rendah konsumsi listriknya utk performa yg makin baik

Seringkali VGA card Radeon masih lebih murah drpd Geforce pada tingkatan performa yg sekelas. Tapi, utk performa yg setara, hingga kini Geforce GTX Maxwell/Pascal masih lebih irit listrik dibandingkan Radeon R7/R9/RX. Contohnya, Radeon RX 480 8 GB masih lebih murah daripada GTX 1060 6 GB dgn performa yg hampir setara, tapi konsumsi listriknya lebih irit GTX 1060

Geforce GTX 970, dgn performa yg melebihi Radeon R9 290 tapi harganya jauh lebih murah dan konsumsi listriknya relatif rendah, terbukti menjadi VGA card high-end terlaris tahun 2014-2015. Dan di awal tahun 2015 lalu muncul juga Geforce GTX 950 dan GTX 960 sebagai pengganti GTX 760 yg lebih baik dari sisi performa maupun konsumsi listriknya. Meskipun standarnya 'hanya' dibekali memory 2 GB GDDR5 128-bit pada kenyatannya memiliki performa yg sudah lebih dari cukup buat high gaming di resolusi Full-HD 1920x1080
Lalu pada pertengahan tahun 2016 performa setangguh GTX 970 tapi dgn konsumsi listrik seirit GTX 950 dipenuhi dgn hadirnya GTX 1060, yg harganya juga relatif lebih murah daripada GTX 970... emoticon-Smilie

Selain tipe2 tsb di atas (bbrp di antaranya sudah diskontinu mulai tahun 2016), bbrp vendor/produsen VGA card masih juga memproduksi dan menjual tipe2 lama seperti Geforce G210, GT 420 dan GT 630 yg seringkali diikuti dgn pemangkasan spesifikasi utk menekan harga

Kabar baik juga bagi pengguna VGA card Geforce, hingga saat ini NVIDIA hanya merilis satu jenis driver utk semua tipe mulai dari GPU Fermi (GT 4XX) hingga yg terbaru GPU Pascal dan selalu tersedia update driver resmi minimal sekali dalam sebulan, dgn optimalisasi performa pada game2 keluaran terbaru. Bahkan bagi pencinta Windows XP drivernya masih tersedia dan terus diupdate hingga GPU Maxwell (GTX 9XX). Sebaliknya driver Windows XP bagi pengguna VGA Radeon hanya tersedia hingga pertengahan tahun 2014 dan hanya utk HD 7790 atau yg lebih lawas, artinya para pencinta Windows XP harus melupakan Radeon seri R7/R9 apalagi RX. Dan driver utk VGA Radeon HD 5XXX/6XXX sudah ngga diupdate lagi sehingga bagi pengguna Windows 10 yg masih menggunakan Radeon seri2 lawas tsb (termasuk seri APU) terpaksa harus melakukan update Windows langsung ke website Microsoft utk memastikan VGA cardnya tetap berfungsi dgn baik, meskipun tetap saja ada game baru (misalnya RE7) yg ngga bisa jalan...
profile picture
Loading...

Database WEI Score pada Win7

Utk perbandingan sederhana di antara beragam VGA dan procie, menggunakan skor WEI (Windows Experience Index) yg pernah tercatat pada Windows 7 Ultimate 64-bit, di bawah ini ada beberapa data yg bisa dijadikan referensi:

Gaming Graphics (VGA card, onboard dan APU):
- 3,2 = Intel 945G (onboard mobo Asus P5GC)
- 3,2 = Intel G31/G33 (onboard mobo Gigabyte G31M)
- 3,3 = Radeon 2100 (onboard mobo Jetway A740G)
- 3,4 = Radeon X1200 (onboard mobo Jetway A693)
- 3,6 = Geforce 7300 GS (DA)
- 3,9 = Radeon X1550 (PowerColor)
- 3,9 = Radeon X1650 (ATI)
- 4,8 = Geforce 9400 GT DDR2 64-bit (Sparkle, PixelView)
- 4,9 = Radeon 760G (onboard mobo Biostar A780/760G)
- 5,1 = Radeon 760G (onboard mobo Biostar A960G)
- 5,1 = Geforce 9300 GS DDR2 64-bit (Inno3D)
- 5,2 = Radeon HD 3000 (onboard mobo Biostar A780/960G)
- 5,2 = Geforce 9200 (onboard mobo Acer MCP7)
- 5,4 = Radeon HD 2400 Pro (DA)
- 5,4 = Radeon HD 4200 (onboard mobo Biostar A785G)
- 5,5 = Radeon HD 4250/4290 (onboard mobo Biostar A880G/790G)
- 5,6 = Geforce G210 DDR3 64-bit (Inno3D, DA)
- 5,8 = Radeon HD 4350 DDR2
- 5,8 = Radeon HD 5450 DDR3 64-bit (Asus, MSI)
- 5,8 = Intel HD Graphics (onboard procie G630/G645/G860)
- 5,9 = Intel HD Graphics 2000 (onboard procie Core i3-2120/2130/i5-2300)
- 5,9 = Geforce 9400 GT DDR2 128-bit (PixelView)
- 6,1 = Radeon HD 3650 (DA)
- 6,1 = Radeon HD 6450 DDR3 64-bit (Asus)
- 6,2 = Geforce 9500 GT DDR2 (PixelView, DA, Inno3D)
- 6,2 = Intel HD Graphics (onboard procie G1610)
- 6,3 = Intel HD Graphics (onboard procie G2010/2020/2030/2120)
- 6,3 = Intel HD Graphics 2500 (onboard procie Core i3-3220/i5-3470)
- 6,3 = Radeon HD 8400 / R3 (APU AMD Kabini Athlon 5150 + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,3 = Radeon HD 5570 DDR2 (PowerColor)
- 6,4 = Radeon HD 5570 DDR2 (Asus)
- 6,4 = Radeon HD 6410D (APU AMD Llano A4-3300 + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,4 = Radeon HD 5570 DDR3 Turks (PowerColor)
- 6,4 = Radeon HD 4650 DDR2 (DA)
- 6,4 = Geforce GT 220 (PixelView)
- 6,5 = Geforce 8600GT DDR3
- 6,5 = Intel HD Graphics (onboard procie Pentium G3220 Haswell)
- 6,5 = Radeon HD 7480D (APU AMD Richland A4-4020 + DDR3-1333 dual-channel)
- 6,6 = Radeon HD 6570 DDR3 (PowerColor)
- 6,6 = Intel HD Graphics 4000 (onboard procie Core i5-3570K, i7-3770)
- 6,6 = Intel HD Graphics 4400 (onboard procie Core i3-4130/4150 Haswell)
- 6,6 = Radeon HD 7480D (APU AMD Trinity A4-5300 + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,6 = Radeon HD 6530D (APU AMD Llano A6-3500 + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,6 = Intel HD Graphics 4600 (onboard procie Core i5-4460 Haswell)
- 6,7 = Intel HD Graphics 4600 (onboard procie Core i5-4570/4590/4690, i7-4770K/4790K Haswell)
- 6,7 = Radeon HD 7540D (APU AMD Trinity A6-5400K + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,7 = Radeon HD 8470D (APU AMD Richland A6-6400K + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,7 = Geforce GT 430 (Zotac, DA, Sparkle)
- 6,7 = Geforce GT 440 DDR3 (Gigabyte)
- 6,7 = Geforce GT 630 DDR3 (Inno3D)
- 6,7 = Radeon HD 6570 DDR3 (MSI, XFX)
- 6,8 = Radeon HD 5570 DDR3 Redwood (DA)
- 6,8 = Radeon HD 7560D (APU AMD Trinity A8-5600K + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,8 = Radeon HD 8570D (APU AMD Richland A8-6600K + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,8 = Radeon HD 4670 DDR3 (XFX, Gigabyte)
- 6,8 = Geforce 9600 GT DDR3 256-bit (DA)
- 6,8 = Geforce GT 440 GDDR5 (PixelView, DA)
- 6,8 = Geforce GTS 450 DDR3 (Winfast)
- 6,8 = Geforce 9800 GT DDR3 256-bit (DA)
- 6,8 = Radeon HD 6670 DDR3 (DA)
- 6,8 = Radeon HD 7730 DDR3 (PowerColor)
- 6,8 = Radeon R7 240 DDR3 OC (PowerColor)
- 6,8 = Radeon R7 Series (APU AMD Kaveri A8-7600 + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,8 = Radeon R7 Series (APU AMD Kaveri A10-7850K + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,8 = Radeon HD 7660D (APU AMD Trinity A10-5800K + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,8 = Intel HD Graphics 530 (onboard procie Core i3-6100 Skylake + DDR3-1600 dual-channel)
- 6,9 = Radeon HD 7660D (APU AMD Trinity A10-5800K + DDR3-1866 dual-channel)
- 6,9 = Radeon HD 6570 GDDR5 (PowerColor)
- 6,9 = Geforce GTX 550Ti GDDR5 (Asus)
- 6,9 = Geforce GTS 250 DDR3 256-bit (Zotac)
- 6,9 = Intel HD Graphics 530 (onboard procie Core i3-6100 Skylake + DDR4-2400 dual-channel)
- 7,0 = Intel HD Graphics 530 (onboard procie Core i7-6700 Skylake + DDR4-2400 dual-channel)
- 7,0 = Geforce GT 730 GDDR5 64-bit (Inno3D)
- 7,0 = Geforce GT 640 DDR3 (Zotac)
- 7,1 = Geforce GT 640 DDR3 (PixelView, DA)
- 7,1 = Geforce GTS 250 DDR3 256-bit OC (Gigabyte)
- 7,1 = Geforce GTS 450 DDR3 OC (Gigabyte)
- 7,1 = Radeon HD 6670 GDDR5 (HIS, XFX)
- 7,1 = Radeon HD 7730 GDDR5 (MSI, Sapphire)
- 7,1 = Radeon R7 240 GDDR5 (Sapphire)
- 7,2 = Radeon R7 240 GDDR5 OC (PowerColor)
- 7,2 = Geforce GTS 450 GDDR5 (Gigabyte)
- 7,3 = Radeon R7 250 GDDR5 (Sapphire, PowerColor)
- 7,3 = Radeon HD 4850 GDDR5 (PowerColor)
- 7,3 = Geforce GTX 650 (Zotac)
- 7,4 = Geforce GTX 650 OC (Sparkle, PixelView)
- 7,4 = Geforce GTX 550Ti GDDR5 192-bit (MidasForce)
- 7,4 = Radeon HD 6770 (XFX)
- 7,5 = Radeon HD 7750 (Sapphire, MSI, DA)
- 7,5 = Radeon HD 7770 (HIS)
- 7,5 = Geforce GTX 560SE GDDR5 192-bit (Zotac)
- 7,5 = Geforce GTX 650Ti (Zotac)
- 7,6 = Geforce GTX 650Ti OC (Zotac, Gigabyte)
- 7,6 = Geforce GTX 460 GDDR5 256-bit (DA)
- 7,6 = Geforce GTX 560 (Gigabyte)
- 7,6 = Geforce GTX 560Ti (PixelView)
- 7,6 = Radeon HD 4890 GDDR5 256-bit
- 7,6 = Radeon HD 6790 (XFX)
- 7,6 = Radeon R7 250X (Gigabyte, HIS, PowerColor)
- 7,6 = Radeon HD 7770 OC (MSI)
- 7,6 = Geforce GTX 750 (Zotac, Manli, Inno3D, Asus)
- 7,7 = Radeon HD 7790 (MSI, HIS, Sapphire)
- 7,7 = Radeon R7 260X (HIS, Sapphire)
- 7,7 = Radeon R7 360 (PowerColor, MSI, Sapphire)
- 7,7 = Geforce GTX 750Ti (Zotac, DA, Inno3D, PixelView)
- 7,8 = Radeon HD 5870 (ATI)
- 7,9 = Geforce GTX 650Ti Boost (Zotac, Manli, DA)
- 7,9 = Radeon HD 7850 (HIS)
- 7,9 = Radeon R7 265 (HIS, PowerColor)
- 7,9 = Geforce GTX 660 (Zotac, MSI)
- 7,9 = Geforce GTX 660Ti (Zotac)
- 7,9 = Radeon R7 370 (HIS, Sapphire)
- 7,9 = Radeon R9 270 (HIS, PowerColor)
- 7,9 = Radeon R9 270X (HIS, Gigabyte)
- 7,9 = Geforce GTX 760 (Zotac, Manli, Asus)
- 7,9 = Geforce GTX 950 (Gigabyte, Asus, Inno3D, Zotac)
- 7,9 = Geforce GTX 960 (Gigabyte, Asus, Inno3D)
- 7,9 = Geforce GTX 670 (Gigabyte)
- 7,9 = Geforce GTX 770 (Gigabyte, MSI, Zotac)
- 7,9 = Geforce GTX 970 (Gigabyte, Asus, Inno3D, Zotac, DA, MSI, Galax)
- 7,9 = Geforce GTX 980Ti (Gigabyte)
Catatan: 7,9 adalah skor maksimum di WEI Windows 7, seharusnya GTX 660Ti ke atas skornya bisa melewati 7,9

Processor (makin ke bawah umumnya makin kencang, tapi ngga sepenuhnya berlaku utk performa gaming):
- 3,9 = AMD Sempron LE-1150 (2000MHz)
- 3,9 = AMD Athlon 64 3200+ (2000MHz)
- 4,2 = Intel Pentium 4 631 (3000MHz)
- 4,4 = AMD Athlon 64 LE-1640 (2600MHz)
- 4,7 = Intel Pentium E2160 (dual-core 1800MHz)
- 4,9 = Intel Core 2 Duo E6300 (dual-core 1866MHz)
- 5,0 = AMD Athlon 64 X2-4200 (dual-core 2200MHz)
- 5,1 = AMD Athlon 64 X2-4400 (dual-core 2300MHz)
- 5,1 = AMD Athlon 64 X2-4600 (dual-core 2400MHz)
- 5,2 = Intel Pentium E2180 (dual-core 2000MHz)
- 5,3 = Intel Core 2 Duo E6400 (dual-core 2133MHz)
- 5,3 = AMD Kabini Athlon 5150 (quad-core 1600MHz)
- 5,5 = AMD Athlon 64 X2-5000 (dual-core 2200MHz)
- 5,7 = Intel Core 2 Duo E4600 (dual-core 2400MHz)
- 5,8 = Intel Core 2 Duo E6550 (dual-core 2333MHz)
- 5,8 = Intel Core 2 Duo E6600 (dual-core 2400MHz)
- 5,9 = AMD Llano A4-3300 (dual-core 2500MHz)
- 6,0 = Intel Dual-Core E5200 (dual-core 2500MHz)
- 6,1 = Intel Dual-Core E5300 (dual-core 2600MHz)
- 6,1 = Intel Dual-Core E5400 (dual-core 2700MHz)
- 6,1 = AMD Richland A4-4020 (dual-core 3200MHz)
- 6,1 = AMD Trinity A4-5300 (dual-core 3400MHz)
- 6,2 = AMD Phenom X3-8600 (triple-core 2300MHz)
- 6,2 = AMD Llano A4-3300 (dual-core 2500MHz)
- 6,2 = Intel Dual-Core E5500 (dual-core 2800MHz)
- 6,3 = Intel Core 2 Duo E7300 (dual-core 2666MHz)
- 6,3 = AMD Athlon II X2-240 (dual-core 2800MHz)
- 6,3 = AMD Trinity A6-5400K (dual-core 3600MHz)
- 6,4 = Intel Core 2 Duo E7400 (dual-core 2800MHz)
- 6,4 = AMD Richland A4-7300 (dual-core 3800MHz)
- 6,4 = AMD Llano A6-3500 (triple-core 2100MHz)
- 6,4 = AMD Athlon II X2-245 (dual-core 2900MHz)
- 6,4 = Intel Pentium G620 (dual-core 2600MHz)
- 6,5 = AMD Richland A6-6400K (dual-core 3900MHz)
- 6,5 = Intel Dual-Core E5700 (dual-core 3000MHz)
- 6,5 = Intel Core 2 Duo E7500 (dual-core 2933MHz)
- 6,5 = AMD Athlon II X2-250 (dual-core 3000MHz)
- 6,5 = AMD Phenom II X2-550 (dual-core 3100MHz)
- 6,6 = AMD Athlon II X2-260 (dual-core 3200MHz)
- 6,6 = AMD Phenom II X2-555 (dual-core 3200MHz)
- 6,6 = Intel Pentium G630 (dual-core 2700MHz)
- 6,7 = AMD Athlon II X2-270 (dual-core 3400MHz)
- 6,7 = Intel Celeron G1610 (dual-core 2600MHz)
- 6,7 = Intel Pentium G645 (dual-core 2900MHz)
- 6,8 = Intel Pentium G2010 (dual-core 2800MHz)
- 6,8 = Intel Pentium G2020 (dual-core 2900MHz)
- 6,8 = Intel Pentium G860 (dual-core 3000MHz)
- 6,9 = Intel Pentium G2030 (dual-core 3000MHz)
- 6,9 = Intel Pentium G2120 (dual-core 3100MHz)
- 6,9 = AMD Athlon II X3-455 (triple-core 3300MHz)
- 6,9 = Intel Core i3-540 (dual-core 4xHT 3070MHz)
- 7,0 = Intel Pentium G3220 (Haswell dual-core 3000MHz)
- 7,0 = AMD Phenom II X4-940 (quad-core 3000MHz)
- 7,0 = AMD Phenom X4 9750 (quad-core 2400MHz)
- 7,1 = Intel Core 2 Quad Q6600 (quad-core 2400MHz)
- 7,1 = Intel Core i3-2100 (dual-core 4xHT 3100MHz)
- 7,1 = Intel Core i3-2120 (dual-core 4xHT 3300MHz)
- 7,2 = Intel Core i3-2130 (dual-core 4xHT 3400MHz)
- 7,2 = Intel Core 2 Quad Q8400 (quad-core 2666MHz)
- 7,2 = AMD Bulldozer FX-4100 (quad-core 3600MHz)
- 7,2 = AMD Trinity A8-5600K (quad-core 3600MHz)
- 7,2 = Intel Core i3-3210 (dual-core 4xHT 3200MHz)
- 7,2 = Intel Core i3-3220 (dual-core 4xHT 3300MHz)
- 7,2 = Intel Core i3-3240 (dual-core 4xHT 3400MHz)
- 7,3 = AMD Richland A8-6600K (quad-core 3900MHz)
- 7,3 = AMD Trinity A10-5800K (quad-core 3800MHz)
- 7,3 = AMD Bulldozer FX-6100 (hexa-core 3300MHz)
- 7,3 = AMD Athlon II X4-635 (quad-core 2900MHz)
- 7,3 = AMD Phenom II X4-955BE (quad-core 3200MHz)
- 7,3 = AMD Vishera FX-4300 (quad-core 3800MHz)
- 7,3 = AMD Kaveri A8-7600 (quad-core 3100MHz)
- 7,3 = Intel Core i3-4130 (Haswell dual-core 4xHT 3400MHz)
- 7,3 = Intel Core i3-4150 (Haswell dual-core 4xHT 3500MHz)
- 7,4 = AMD Phenom II X4-965BE (quad-core 3400MHz)
- 7,4 = AMD Vishera FX-6300 (hexa-core 3500MHz)
- 7,4 = AMD Vishera FX-6350 (hexa-core 3900MHz)
- 7,4 = AMD Kaveri Athlon X4 860K (quad-core 3700MHz)
- 7,4 = AMD Kaveri A10-7850K (quad-core 3700MHz)
- 7,4 = Intel Core i3-6100 (Skylake dual-core 4xHT 3700MHz)
- 7,4 = Intel Core i5-2300 (quad-core 2800MHz)
- 7,4 = Intel Core i5-3330 (quad-core 3000MHz)
- 7,5 = Intel Core i5-3470 (quad-core 3200MHz)
- 7,5 = Intel Core i5-2500 (quad-core 3300MHz)
- 7,6 = AMD Vishera FX-8320 (octa-core 3500MHz)
- 7,6 = Intel Core i5-4460 (Haswell quad-core 3200MHz)
- 7,6 = Intel Core i5-4570 (Haswell quad-core 3200MHz)
- 7,6 = Intel Core i5-4590 (Haswell quad-core 3300MHz)
- 7,6 = Intel Core i5-3570K (quad-core 3400MHz)
- 7,6 = Intel Core i5-4670 (Haswell quad-core 3400MHz)
- 7,6 = Intel Core i5-4690 (Haswell quad-core 3500MHz)
- 7,6 = Intel Core i7-2600 (quad-core 8xHT 3400MHz)
- 7,7 = Intel Core i7-3770 (quad-core 8xHT 3400MHz)
- 7,8 = Intel Core i7-4770K (Haswell quad-core 8xHT 3500MHz)
- 7,8 = Intel Core i7-4790K (Haswell quad-core 8xHT 4000MHz)
- 7,8 = Intel Core i7-6700 (Skylake quad-core 8xHT 3400MHz)
- 7,8 = Intel Core i7-6700K (Skylake quad-core 8xHT 4000MHz)
profile picture
Loading...

PC Games modern update terbaru dan Best-Seller murah banget, mau?

Cari PC Games yg Murah dan Lengkap?

Kalau agan terbiasa membeli PC Games dalam bentuk kepingan DVD dgn harga 30rb, 25rb, 15rb, atau bahkan 3500-5000 per keping, kelihatannya cukup murah ya...? Tapi tahukah agan bahwa game2 modern terbaru saat ini berukuran cukup besar sehingga per judulnya mencapai rata2 2-4 DVD, bahkan beberapa judul bisa mencapai 8 DVD? Dan setelah mengeluarkan hingga puluhan ribu rupiah per judul game, apa yg akan agan dapatkan selain kepuasan bermain game? Mungkin hanya tumpukan DVD yg kemungkinan besar ngga akan terpakai lagi setelah game tsb diinstal dan selesai dimainkan...

Bagaimana kalau ada alternatif lain, bahwa cukup dengan mengeluarkan sekitar 1 juta saja agan bisa mendapatkan hingga 150 judul game modern terbaru? Artinya hanya seharga 6700 per judul game! Atau yg lebih dahsyat lagi, dengan bujet sekitar 2 jutaan saja sudah cukup bagi agan untuk mendapatkan hingga 600 judul game yg semuanya bebas dipilih sendiri... Artinya, hanya seharga < 3500 per JUDUL game (bukan 3500 per DVD lho tapi lebih murah lagi!!! karena game2 sekarang khan rata2 2-4 DVD per judul). Dan yg lebih menarik lagi, bahwa selain kepuasan bermain game2 pilihan bukan sekedar tumpukan DVD yg akan agan dapatkan, tapi sebuah HARD DISK EKSTERNAL (USB 3.0) yg masih BARU dan bergaransi penuh!! Yg kalau isi games di dalamnya sudah ngga dibutuhkan lagi pun masih bisa digunakan utk keperluan lainnya seperti menyimpan film, musik, data, atau juga diisi lagi dgn judul2 game yg lain...

Artinya... biaya yg agan keluarkan jauh lebih murah daripada Rp 3500 per judul game, karena harga tsb sudah termasuk sebuah HD Eksternal Baru dan Bergaransi!
Ya, tentu saja lebih baik dan menguntungkan kalau agan beli saja
Hard Disk yg sudah berisi Full PC Games!


Quote:


Tersedia ratusan judul PC Games mulai dari game best-seller lawas sampai judul2 game modern terbaru, yg bisa agan pilih2 sebagai isinya

Fast Response: SMS/WA ke 085721707611
atau tengok langsung ke lokasi...


Apa sih kelebihannya mendapatkan copy dari koleksi PC Games di sini daripada di tempat lain yg sama2 nawarin copy game?

  • Berhubung ane juga jualan game secara offline dlm bentuk layanan copy & instalasi game, maka setiap game udah melewati FIT & PROPER TEST... hehe maksudnya udah di-test install & play lebih dari sekali, sehingga ada jaminan 100% WORK. Jadi koleksi game ane bukan sekedar 'numpang lewat' buat kemudian dicopy dalam jumlah besar (bulk) ke orang lain, tapi betul2 instalasi game yg bisa dipertanggungjawabkan...
  • List game yg bisa agan download pada link mediafire di post #2 di bawah gambar cover games, disertai spek Minimum System Requirements dari masing2 game, jadi agan bisa memperkirakan kuat atau ngganya kompie agan buat memainkan game2 tsb...
  • Kalo agan datang langsung ke tempat ane, agan bebas bertanya apapun tentang game yg mau dipilih: termasuk jenis/genre game apa, gameplay-nya seperti apa, gimana cara instalnya, dan apakah spek yg agan punya cukup kuat buat ngejalanin game tsb, bahkan beberapa game juga tersedia trailernya jadi sambil milih2 bisa nonton dulu seperti apa gamenya...


List judul2 game yg bisa dipilih silakan download dari link di post #2 di bawah gambar cover games

Fast Response: SMS/WA ke 085721707611
atau tengok langsung ke lokasi ane di Margahayu Raya Bandung...

CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Mau dikirim2 juga boleh... tapi bukan COD (bayar saat terima barang) ya...
soalnya buat memproses pengisian HD ini perlu waktu yg lumayan lama, kalo ukuran besar bisa bbrp hari, jadi mohon maaf ngga menerima COD gan... emoticon-Peace

Menerima pesanan komponen & perakitan PC
Just SMS/WA 085721707611


Sangat direkomendasikan utk peminat di kota Bandung!!!

Karena beberapa alasan sbb:

Quote:
profile picture
Loading...

Main Games Berat Lancar Max Setting (Rata Kanan), Cukupkah Memaksimalkan VGA (saja)?

Banyak orang berbujet terbatas yg masih ragu untuk memilih racikan PC Gaming dgn hanya memaksimalkan VGA card, salah satunya karena banyak sekali TEORI dan MITOS yg beredar di internet bahwa game2 berat keluaran terbaru hanya bisa dimainkan dgn lancar menggunakan prosesor yg berjumlah core banyak (dan orang langsung melirik procie AMD FX-8XXX yg memiliki 8 core), ber-memory besar (8 atau 16 GB RAM… wow!), VGA card dgn ukuran dan bit memory yg besar (4 GB VRAM dan 512-bit GDDR5…?), dan power supply berkapasitas besar juga (700W ke atas) yg semuanya akan berujung pada biaya pembelian hardware & tagihan listrik yg membesar juga…emoticon-Cape d... (S)
Juga soal “bottleneck” yg kayaknya sudah menjadi istilah umum yg ‘menghantui’ orang ketika hendak memilih racikan PC Gaming. Bottleneck – seperti namanya yg berarti “leher botol” – ibarat sebuah mobil sport mewah yg berpotensi punya kecepatan pacu 200 km/jam tapi hanya bisa bergerak dgn kecepatan terbatas 20 km/jam ketika melewati jalan sempit dan macet yg penuh dgn kendaraan. Apakah betul bahwa VGA card high-end akan turun sedrastis itu performanya ketika dipasangkan dgn komponen lain yg berkelas middle? Seberapa jauh sih sebetulnya, kebenaran teori bottleneck ini dalam membuat ‘macet’ performa PC Gaming?
Supaya ngga terlalu banyak berkutat pada TEORI dan MITOS, mari sama2 kita lihat hasil pengujian performa (benchmark) gaming pada berbagai kombinasi hardware yg pernah ane kerjakan, menggunakan beberapa judul game yg termasuk kategori Berat. Sebagian besar game2 ini bila dimainkan di PC dgn platform AMD APU plus RAM Dual-Channel 2x4 GB setting grafisnya ngga bisa lebih dari Low/Normal, bahkan beberapa judul di antaranya pada setting minimum sekalipun sudah ngga nyaman buat dimainkan. Tentunya bukanlah sekedar game modern sekelas PES atau The Sims ya… emoticon-Blue Guy Peace

Ada lebih dari 10 judul game modern yg masuk kategori Berat digunakan dalam pengujian ini, 7 (tujuh) di antaranya memiliki fitur Benchmark 'built-in' di dalamnya sehingga mempermudah dalam mengukur performa. Ketujuh game tsb adalah:
-Sleeping Dogs Definitive Edition
-Hitman Absolution
-Tomb Raider
-Middle-Earth: Shadow Of Mordor
-Company Of Heroes 2
-Total War: Rome II
-Metro Redux.
Beberapa judul game berat lain – yang sayangnya ngga memiliki fitur Benchmark built-in – juga diuji, tapi ngga untuk semua kombinasi hardware dan dilakukan sekedar bahan perbandingan saja karena dikenal sebagai game2 terberat yg ada sekarang. Performanya diukur menggunakan aplikasi Fraps. Game2 tsb adalah:
-Assassin’s Creed Unity
-Ryse: Son Of Rome
-Watch Dogs.
Selain itu, ada dua judul game yg juga diujikan karena kedua game ini mensyaratkan procie quad-core untuk bisa dimainkan dgn normal tanpa masalah apapun, yaitu Dragon Age: Inquisition dan Far Cry 4. Perlu diketahui bahwa bila menggunakan procie triple atau dual-core murni, DA:Inquisition akan mengalami kemacetan hebat bahkan sejak menu awal (opening screen) sehingga ngga bisa dimainkan, sedangkan game FC4 bahkan ngga bisa masuk sama sekali ke opening screen.
Satu game lagi yg diuji pada setting grafis maksimum adalah game lawas Grand Theft Auto IV. GTA IV dipilih karena game ini dikenal sangat dipengaruhi oleh performa prosesor dibandingkan VGA, istilahnya “CPU bound”, sehingga cocok untuk digunakan sebagai sarana pembanding pengaruh procie terhadap performa gaming.
Sebetulnya ada game lain yg masuk kategori Berat yaitu Call Of Duty: Advanced Warfare. Tapi game ini ternyata memiliki opsi2 yg berbeda dari yg biasa pada setting grafisnya sehingga ngga bisa begitu saja diset rata kanan dan sangat sulit untuk bisa dimainkan pada Max Setting, sehingga ngga masuk dalam pengujian ini. COD:AW juga menjadi satu-satunya game saat ini yg sangat ketat menerapkan batas minimum RAM yaitu 6 GB (semua judul game lain masih bisa dimainkan dgn lancar pada RAM 4 GB meskipun secara teori meminta 6 GB).
Semua judul game tsb dijalankan pada setting grafis maksimum. Semua opsi disetel pada posisi paling kanan termasuk antialiasing-nya, dan diaktifkan (ON) kecuali 1 opsi yaitu Vertical-Sync (VSYNC) yg tetap pada posisi OFF. Vsync ini terpaksa harus disetel Off supaya framerate yg diukur tidak dikunci pada FPS yg tetap (biasanya 60 FPS sesuai refresh rate monitor).
OS yg digunakan adalah Windows 7 Ultimate 64-bit Service Pack 1 dan display driver menggunakan versi terbaru yg tersedia pada saat pengujian. Pengujian dilakukan dgn memanfaatkan hardware yg tersedia pada rentang waktu Januari-April 2015. Pengaruh perbedaan pemakaian merk/tipe mainboard, RAM, PSU dan casing terhadap performa dianggap terlalu kecil sehingga dapat diabaikan, dan fokus pengujian adalah pada kombinasi pasangan procie dan VGA card terhadap performa gaming dgn setting grafis maksimum. Ada 2 (dua) jenis resolusi yg digunakan yaitu 1600x900 (resolusi maksimum dari monitor ukuran 20”) dan Full-HD 1920x1080 (resolusi maksimum dari monitor 23”).

Kombinasi pasangan procie+VGA yg diuji meliputi:
  1. Intel Core i5-4460 (quad-core 3,2 GHz) + HIS Radeon R7 265 IceQ X2 (2 GB GDDR5 256-bit)
  2. Intel Core i5-4460 (quad-core 3,2 GHz) + Gigabyte Radeon R9 270X OC (2 GB GDDR5 256-bit)
  3. AMD Vishera FX-8320 (octa-core 3,5 GHz) + Gigabyte Radeon R9 270X OC (2 GB GDDR5 256-bit)
  4. Intel Core i5-4690 (quad-core 3,5 GHz) + Inno3D Geforce GTX 960 OC (2 GB GDDR5 128-bit)
  5. Intel Core i5-4590 (quad-core 3,3 GHz) + ASUS Geforce GTX 960 Strix OC (2 GB GDDR5 128-bit)
  6. Intel Core i5-4590 (quad-core 3,3 GHz) + ASUS Geforce GTX 960 Strix OC (2 GB GDDR5 128-bit)
  7. Intel Core i3-3220 (“semi quad-core” 3,3 GHz) + MSI Geforce GTX 970 OC (4 GB GDDR5 256-bit)
  8. Intel Core i5-4690 (quad-core 3,5 GHz) + MSI Geforce GTX 970 OC (4 GB GDDR5 256-bit)
  9. Intel Core i5-4790K (“semi octa-core” 4,0 GHz) + MSI Geforce GTX 970 Gaming OC (4 GB GDDR5 256-bit)

Dari Kombinasi 1 sampai 5 diuji pada resolusi 1600x900, sedangkan Kombinasi 6 - 9 diuji pada resolusi 1920x1080 (Full-HD)


Dari daftar di atas bisa dilihat bahwa:
  • Kombinasi 1 dan 2 menggunakan procie yg sama, sehingga bisa digunakan untuk menganalisis pengaruh dari menaikkan kelas VGA card terhadap performa masing2 judul game yg diuji
  • Kombinasi 2 dan 3 menggunakan VGA card yg sama, sehingga bisa digunakan untuk membandingkan procie mana yg lebih bagus performanya antara Intel quad-core 3,2 GHz dengan AMD octa-core 3,5 GHz
  • Kombinasi 5 menggunakan procie sesama Intel yg lebih lambat daripada Kombinasi 4 (3,3 GHz vs 3,5 GHz) dan menggunakan VGA card sesama Geforce GTX 960 yg sedikit lebih kencang (ASUS Strix vs Inno3D OC), sehingga bisa dilihat mana kombinasi yg lebih baik antara procie yg lebih mahal atau VGA yg lebih mahal
  • Kombinasi 5 dan 6 merupakan pasangan procie+VGA yg sama tapi berbeda resolusi tampilan/monitornya, sehingga bisa dilihat pengaruh pemilihan resolusi yg berbeda terhadap performa pada spek yg sama
  • Kombinasi 7 dan 8 menggunakan VGA card yg sama tetapi beda procie, sehingga bisa dilbuktikan apakah performa i3-3220 yg relatif murah masih layak disandingkan dgn VGA card sekelas Geforce GTX 970.

Dan inilah hasilnya (framerate yg ditampilkan hanya yg Average atau rata-rata ya)…
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
Dari grafik/bar di atas, setiap kombinasi procie+VGA ternyata memberikan hasil yg bervariasi pada setiap judul game, sebagian besar menjadikan game Metro Redux sebagai game terberat di antara ke-7 judul game yg memiliki Benchmark built-in tsb, karena memberikan nilai framerate (FPS) terendah ketika dimainkan pada setting grafis maksimum (rata kanan). Tapi ada juga yg menjadikan game terberatnya adalah Tomb Raider atau Hitman Absolution. Bila mau dianalisis lebih lanjut, tampaknya ada game yg lebih “condong” ke VGA card AMD Radeon daripada Nvidia Geforce, atau sebaliknya…

Lalu inilah peninjauan terhadap masing2 perbandingan kombinasi2 tsb...

Perbandingan antara Kombinasi 1 dan 2 (warna biru-tua vs ungu di bawah) menunjukkan bahwa semua judul game yg diuji performanya sangat dipengaruhi oleh VGA, dengan tingkat responsivitas yg bervariasi. Game yg sangat responsif terhadap kenaikan VGA card dari sesama Radeon R7 265 ke R9 270X adalah Tomb Raider, yaitu mencapai 32,4%. Sedangkan game yg responsivitasnya terhadap VGA ini paling rendah adalah Hitman Absolution yg hanya 18,1%. Info tambahan (tidak ditampilkan pada grafik/bar karena hanya diuji pada sebagian saja dari ke-9 platform di atas) bahwa game Grand Theft Auto IV ternyata responsivitasnya terhadap VGA sangat rendah, hanya naik dari 63,54 ke 63,57 FPS pada setting grafis maksimum pada kedua kombinasi ini.
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
Perbandingan antara Kombinasi 2 dan 3 (warna ungu vs biru di atas), menggunakan VGA card yg sama ternyata procie octa-core AMD FX-8320 hanya mampu mengimbangi performa quad-core Intel Core i5-4460 pada game Sleeping Dogs Definitive Edition dan ME:Shadow Of Mordor. Pada game lainnya, Core i5-4460 beraksi lebih cepat hingga 12,1% dibandingkan FX-8320, atau pada ketujuh judul ini rata-rata 3,5% lebih kencang. Hal ini makin dipertegas oleh performa game GTA IV (tidak ditampilkan) yg hanya mencapai 56,96 FPS bila menggunakan FX-8320 padahal GTA IV ini adalah game yg betul-betul bisa menunjukkan perbedaan kualitas procie dalam hal gaming. Artinya – bila bujet ikut menjadi acuan – memilih CPU rakitan dgn procie FX-8320 yg secara sistem keseluruhan belum tentu lebih murah itu ternyata bukanlah pilihan yg bijaksana, apalagi kalau menimbang juga konsumsi listriknya yg lebih tinggi daripada Core i5-4460.

Perbandingan antara Kombinasi 4 dan 5 (warna orange vs merah di bawah) lagi-lagi menunjukkan bahwa peranan VGA jauh lebih dominan daripada procie. Sama-sama menggunakan Geforce GTX 960 tapi hanya berbeda sedikit kecepatannya (ASUS Strix memiliki clock-speed yg lebih tinggi daripada Inno3D OC) ternyata performanya meningkat rata-rata 7,5% meskipun procie yg digunakan justru sedikit lebih lambat (clock-speed Core i5-4590 < Core i5-4690).
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
Perbandingan antara Kombinasi 5 dan 6 (warna merah vs hijau di atas), menggunakan hardware yg sama tapi berbeda resolusi monitornya saja, menunjukkan bahwa performa gaming bisa turun cukup jauh ketika kita memutuskan untuk menampilkannya pada resolusi yg lebih tinggi atau monitor yg lebih besar ukurannya, misalnya pada kasus ini dari monitor ukuran 20” ke monitor 23” (Full-HD). Dari ketujuh game yg diuji, rata-rata performanya di resolusi 1920x1080 hanya 77,2% dari performanya di 1600x900. Yg menarik, dgn performa di setiap game yg sudah melewati 27 FPS pada setting grafis maksimum (rata kanan), VGA card sekelas Geforce GTX 960 yg notabene “hanya” ber-memory 2 GB 128-bit ternyata sudah memadai buat memainkan game2 berat pada resolusi Full-HD 1920x1080, mungkin hanya perlu sedikit saja menurunkan setting antialiasing-nya untuk memperlancar performa dan tetap bisa menampilkan kualitas grafis yg tinggi.

Perbandingan antara Kombinasi 7 dan 8 (warna hijau-muda vs biru-muda)… nah! Inilah bagian yg paling menarik buat orang2 yg ingin mendapatkan performa gaming kelas atas tapi bujetnya terbatas: Sama-sama menggunakan VGA card high-end Geforce GTX 970 4 GB GDDR5 256-bit, performa gaming dari procie kelas sejutaan Intel Core i3-3220 ternyata hanya sedikit lebih rendah dibandingkan Core i5-4690 yg jauh lebih mahal!
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
Ini perbandingan rata-rata frameratenya (FPS):
-Sleeping Dogs Definitive Edition hanya turun dari 48,8 ke 46,3 (5,1%)
-Hitman Absolution hanya turun dari 44,472908 ke 41,544952 (6,6%)
-Tomb Raider hanya turun dari 41,6 ke 40,9 (1,7%)
-Middle Earth: Shadow Of Mordor hanya turun dari 72,66 ke 70,44 (3,1%)
-Company Of Heroes 2 turun dari 46,24 ke 29,26 (36,7%)
-Total War: Rome II turun dari 56,5 ke 43,9 (22,3%)
-Metro Redux turun dari 43,68 ke 33,1 (24,2%).
Pada empat judul game yg pertama penurunannya hanya kurang dari 7%. Tapi untuk game2 yg bertema strategi seperti COH dan Total War memang agak jauh turunnya karena peranan procie pada game2 tsb juga besar. Mungkin kalau Core i3 yg diuji dari generasi terbaru yaitu Core i3-4130 Haswell hasilnya bisa lebih baik, karena platform yg menggunakan Core i3-3220 ini slot PCI Express-nya hanya bekerja di kecepatan Gen 2 (PCI-E 2.0) berbeda dgn platform untuk Core i3 Haswell yg mampu bekerja lebih maksimal di Gen 3 (PCI-E 3.0). Meskipun begitu, framerate yg didapat masih tergolong lancar dan bisa ditingkatkan supaya bisa melebihi 40 FPS dgn cara sedikit menurunkan setting grafis misalkan antialiasing-nya cukup FXAA saja, dan tetap bisa menampilkan kualitas grafis yg tinggi selayaknya menggunakan Geforce GTX 970. Apakah terjadi bottleneck di sini? Kalau dicek menggunakan aplikasi analisis HWMonitor dari CPUID atau GPU-Z dari TechPowerUp, pemanfaatan/kerja VGA (GPU Utilization) pada saat full-load/gaming tetap bisa mencapai 99-100% yg artinya VGA card high-end ini tetap dapat bekerja secara maksimal sesuai kemampuan yg sebenarnya meskipun procie-nya ‘hanya’ Core i3. Bahwa kemudian performa gamingnya lebih rendah dibandingkan ketika menggunakan procie Core i5, itu bukanlah akibat adanya bottleneck tetapi memang sewajarnya begitu karena performa gaming secara keseluruhan adalah kombinasi dari ‘kerja’ setiap komponen yg terlibat (VGA, procie, memory, dll). Dan bukan hanya hardware, tapi juga software dan driver ikut mempengaruhi performa gaming…
Dan… untuk lebih meyakini kemampuannya, kombinasi pasangan Core i3-3220 + MSI GTX 970 ini juga telah diuji performanya dalam memainkan game2 paling berat saat ini, dan hasilnya adalah (rata-rata framerate, FPS):
-Assassin’s Creed: Unity rata-rata 35 FPS pada setting maksimum (rata kanan) resolusi 1920x1080 Full-HD
-Ryse: Son Of Rome rata-rata 24 FPS pada setting maksimum (rata kanan) resolusi 1920x1080 Full-HD
-Watch Dogs rata-rata 50 FPS pada setting maksimum (rata kanan) resolusi 1920x1080 Full-HD.
Lalu bagaimana kemampuannya dalam memainkan game2 yg mensyaratkan procie quad-core? Hasil di bawah ini mempertegas fakta bahwa Core i3 bukanlah procie dual-core biasa, tapi dual-core yg mampu menjalankan fungsi selayaknya quad-core, karena ternyata kedua game ini bisa dimainkan dengan lancar tanpa masalah apapun:
-Dragon Age: Inquisition rata-rata 40 FPS pada setting maksimum (rata kanan) resolusi 1920x1080 Full-HD
-Far Cry 4 rata-rata 70 FPS pada setting maksimum (rata kanan) resolusi 1920x1080 Full-HD.
Kalau melihat semua hasil benchmark pasangan Core i3-3220 dan Geforce GTX 970 di atas, lagi-lagi hanya dgn sedikit menurunkan (terutama) antialiasing dan multisampling dalam setting grafisnya semua judul game berat ini bisa lancar dimainkan dgn FPS rata-rata di atas 40 dan tetap menampilkan kualitas grafis yg memukau mata…

Dan kalau dihitung soal harganya, rakitan yg menggunakan kombinasi Core i3 + GTX 970 ini hanya beberapa ratus ribu lebih mahal daripada kombinasi Core i5 + GTX 960. Kita bisa bandingkan performanya dengan melihat hasil dari Kombinasi 6 dan 7 (warna hijau vs hijau-muda di bawah), yaitu antara Core i5-4590 + ASUS GTX 960 Strix (VGA card GTX 960 terkencang yg ada saat ini) dengan Core i3-3220 + MSI GTX 970 OC.
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
Ternyata rata-rata framerate yg dihasilkan oleh i3-3220 + GTX 970 lebih besar 28,1% dibandingkan i5-4590 + GTX 960, bahkan pada game Middle Earth: Shadow Of Mordor selisih performanya mencapai hampir dua kali lipat dari 35,7 menjadi 70,44 FPS! Artinya, penggunaan procie yg lebih rendah kelasnya bukan berarti selalu menghasilkan performa yg lebih lambat, asal dipasangkan dgn VGA card yg lebih kuat. Tercatat hanya dua game pada pengujian ini yg memberikan hasil performa lebih rendah pada kombinasi pasangan Core i3-3220 + GTX 970 dibandingkan Core i5-4590 + GTX 960 yaitu COH2 dan GTA IV, tentu saja karena game2 ini memang tergolong CPU bound.

Terakhir, kita akan lihat bagaimana performa gaming dari procie terkencang yang diuji yaitu Intel Core i7-4790K. Procie "semi 8-core" ini merupakan procie tertinggi di kelas harga yg “wajar”, karena sebetulnya masih ada procie lain yg memang lebih kencang tapi harganya sudah sangat menguras dompet (belasan juta), yaitu Core i7-4960X (semi 12-core) dan i7-5960X (semi 16-core... OMG!).
Perbandingan antara Kombinasi 8 dan 9 (warna biru-muda vs pink di bawah) ini selisih harganya hampir mencapai 3 juta, yaitu antara pasangan Core i5-4690 + MSI GTX 970 OC dengan pasangan Core i7-4790K + MSI GTX 970 Gaming OC. Seri VGA card dari MSI ini memang tersedia dalam dua versi, yg versi Gaming memiliki clock-speed lebih tinggi plus beberapa fitur eksklusif yg menyebabkan selisih harganya jauh. Sedangkan Core i7-4790K selain memiliki clock-speed yg lebih tinggi dari Core i5-4690 juga menerapkan Hyper-Threading sehingga meskipun sama-sama quad-core, Core i7 ini mampu menjalankan fungsi octa-core (sama seperti yg mampu dilakukan oleh Core i3: quad-core via Hyper-Threading). Lalu apakah selisih harga yg hampir 3 juta ini masih layak untuk dikejar?
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
Ternyata kenaikan framerate pada ketujuh judul game yg diujikan di antara kedua pasangan procie+VGA ini hanya sedikit sekali, rata-rata 3,7% saja. Kenaikan tertinggi yaitu 8,5% terjadi pada game Total War: Rome II. Tampaknya hingga kini belum ada satu pun game yg bisa mengambil manfaat maksimal dari jumlah core yg lebih dari 4. Hasil ini semakin mempertegas fakta bahwa untuk bermain game di resolusi tinggi dan kualitas grafis maksimum, memilih penggunaan procie Core i5 masih lebih bijaksana dibandingkan Core i7. Kalau memang bujet yg tersedia begitu besarnya, alangkah lebih baik memaksimalkan lagi VGA card yg digunakan misalnya GTX 980 untuk tetap dipasangkan dengan Core i5. Sayang sampai saat penulisan ini ane masih belum mendapat kesempatan melakukan uji performa gaming menggunakan GTX 980, akibatnya sampai saat ini juga belum bisa ditemukan pasangan hardware yg cukup kuat untuk memainkan game Call Of Duty: Advanced Warfare pada setting grafis maksimum (rata kanan) resolusi 1920x1080 Full-HD…
Bagaimana kalau pasangan Core i7-4790K + MSI GTX 970 Gaming OC ini kita bandingkan juga dengan Core i3-3220 + MSI GTX 970 OC yg harganya hampir 4,5 juta lebih murah?? Ini perbandingan rata-rata frameratenya (FPS):
-Sleeping Dogs Definitive Edition turun dari 50,8 ke 46,3 (8,9%)
-Hitman Absolution turun dari 44,983139 ke 41,544952 (7,6%)
-Tomb Raider turun dari 42,6 ke 40,9 (4,0%)
-Middle Earth: Shadow Of Mordor turun dari 73,39 ke 70,44 (4,0%)
-Company Of Heroes 2 turun dari 48,51 ke 29,26 (39,7%)
-Total War: Rome II turun dari 61,3 ke 43,9 (28,4%)
-Metro Redux turun dari 45,47 ke 33,1 (27,2%).
Pada empat judul game yg pertama penurunannya hanya kurang dari 9%, dan secara rata-rata keseluruhan penurunannya 19,5% saja. Apakah perbedaan harga yg hampir 4,5 juta itu layak untuk dikejar? Hmm... soal ini sih tergantung bujetnya juga sih yaa... emoticon-Smilie
profile picture
Loading...

*** Tips *** Memenuhi kebutuhan/syarat minimum Ultra PC Gaming modern

Akhirnya, untuk menjawab pertanyaan yg menjadi judul postingan sebelumnya:
“Main Games Berat Lancar Max Setting (Rata Kanan), Cukupkah Memaksimalkan VGA (saja)?”
Pertama-tama, harus kita ketahui dulu kebutuhan sistem minimum (minimum system requirements) dari game yg akan dimainkan. Perlu dicermati bahwa “minimum system requirements” yg tertulis di website resmi dari produsen/publisher game tidak selalu berlaku mutlak atau ketat, seringkali banyak pula yg longgar misalnya tertulis bahwa procie harus quad-core tapi kenyataannya dual-core juga masih oke, atau memory (RAM) harus 6 GB tapi ternyata 4 GB juga masih ngga ada masalah. Maksud “system” di sini juga bukan hanya hardware tapi juga software, termasuk OS dan driver . Khusus mengenai hal ini akan dibahas dengan lebih rinci pada thread yg lain, tapi di sini akan langsung dirinci kesimpulannya saja bahwa game2 berat keluaran terbaru saat ini (2015) pasti bisa dimainkan asal memenuhi syarat-syarat sbb:
-OS: Windows 7 64-bit Service Pack 1
-Procie: quad-core, atau dual-core yg setara quad-core (via Hyper-Threading seperti Intel Core i3)
-RAM: 6 GB atau 8 GB
-VGA card: support DirectX 11 dan SM 5.0, sebaiknya dgn jenis memory GDDR5
-software: semua versi .NET Framework dan Visual C Redist sudah terinstal dan berjalan normal
-driver: versi paling baru (sebaiknya rilis yg stabil, bukan beta)
-game: versi yg paling update (makin baru patch game biasanya makin stabil dan lancar dimainkan).

Bila semua point tsb sudah terpenuhi, hasil pengujian di atas telah membuktikan bahwa main PC Games Berat dengan lancar bisa dicapai dengan memasang VGA card yg paling kuat yg bisa dipasang (yg hanya dibatasi oleh bujet…hehe), dan seberapa tinggi setting grafis yg bisa dicapai ditentukan oleh seberapa kuat VGA card tsb.

Kesimpulan:
Secara umum semua game selalu meningkat performanya kalau ditingkatkan VGA cardnya, meskipun persentase kenaikannya bervariasi, dan kenaikannya lebih terasa (lebih besar) dibandingkan kalau hanya meningkatkan kelas prosesornya saja tanpa meningkatkan VGA. Meskipun begitu, ada beberapa judul game yg sangat responsif kalau procie ditingkatkan sehingga kenaikan performanya lebih terasa dibandingkan game2 lain pada umumnya.
Buat gaming dengan setting grafis yg tinggi pada resolusi tinggi, procie Intel Core i5 adalah pilihan paling optimal saat ini. Menggunakan Core i7 hanya memberikan kenaikan performa yg kecil sekali, ngga sebanding dengan beda harganya yg sangat besar. Dan dari hasil pengujian pada beberapa judul game berat, dibandingkan pesaingnya dari AMD FX-8320 procie Intel Core i5-4460 masih memberikan performa gaming yg lebih baik bila menggunakan VGA card yg sama. Kabar baiknya, kalau bujet sangat terbatas, Core i3 yg ternyata mampu bekerja selayaknya procie quad-core pun masih memberikan performa gaming yg bagus asal dipasangkan dengan VGA card yg kuat… dan ngga perlu khawatir soal bottleneck yg ternyata ngga terjadi di sini! Soal harga, CPU rakitan dengan pasangan Core i3 + VGA GTX 970 yg termurah bisa didapatkan dengan harga 10 jutaan, atau bahkan bisa lebih murah lagi kalau menggunakan casing dan mainboard kelas ekonomis, dan sudah cukup bisa diandalkan buat main semua judul game berat lancar di resolusi 1920x1080 Full-HD dengan setting grafis yg tinggi dan kualitas gambar yg memanjakan mata. Kalau mau lebih aman, cukup dengan tambahan sejuta lagi untuk bisa memasangkan Core i5-4460 untuk mendapatkan pasangan procie+VGA yg sangat bisa diandalkan bila ingin memperoleh performa yg lebih optimal daripada Core i3 di semua judul game.

So… Let’s Enjoy High Quality Gaming!

emoticon-Games

UPDATED:
Apakah penggunaan procie yg lebih kuat alias mahal bisa menghindari penurunan FPS (framerate drop) di dalam game? Untuk menjawab hal ini, berikut ditampilkan rekaman framerate dalam built-in benchmark Total War Rome II, salah satu game real-time strategy yg dianggap cukup responsif terhadap kekuatan procie...

Pasangan Intel Core i7-4770K + Zotac Geforce GTX 760 Amp! Edition, harganya sekitar 7,7 juta:
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
FPS minimum = 8
FPS maksimum = 42
FPS rata-rata = 30,6

Pasangan Intel Core i5-4590 + ASUS Geforce GTX 960 Strix, harganya sekitar 5,9 juta:
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
FPS minimum = 13
FPS maksimum = 51
FPS rata-rata = 39,7

Pasangan Intel Core i3-3220 + MSI Geforce GTX 970 OC (Tiger Edition), harganya sekitar 6,1 juta:
CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *
FPS minimum = 20
FPS maksimum = 84
FPS rata-rata = 43,9

Memang jika dilihat sekilas dari grafiknya, pada i7-4770K + GTX 760 selisih antara FPS tertinggi dengan terendah hanya 42 - 8 = 34 FPS, sedangkan pada i3-3220 + GTX 970 selisih antara FPS tertinggi dengan terendah mencapai 84 - 20 = 64 FPS, sepertinya performa gaming pada penggunaan i3-3220 lebih fluktuatif dibandingkan i7-4770K.
Tetapi biar bagaimanapun fluktuatifnya, FPS terendah pada i3-3220 + GTX 970 masih di angka 20 dan rata2nya di angka 43,9, dibandingkan FPS terendah pada i7-4770K + GTX 760 yg berada di angka 8 dan rata2nya 30,6 saja. Padahal harga i7-4770K + GTX 760 ini jauh lebih mahal...
Jadi, bila melihat performa gaming secara keseluruhan dibandingkan dengan harganya, kira2 mana yg lebih menarik? Bila kualitas grafis bukan hal yg penting dibandingkan kestabilan pada saat bermain, dan harga yg tinggi juga bukan masalah, procie Core i7 ini mungkin layak buat diprioritaskan dengan sedikit mengorbankan VGA card. Tetapi bila kualitas grafis menjadi incaran dalam bermain game sambil tetap mendapatkan FPS yg tinggi sehingga tetap nyaman buat dimainkan, sepertinya menggunakan Core i3 untuk meminimalkan biaya namun memaksimalkan VGA card tetap layak buat dipertimbangkan. Bagi penikmat PC Gaming, rasanya harga yg minimal utk kualitas grafis yg maksimal sambil tetap mendapatkan performa rata2 43,9 FPS dan minimum 20 FPS (pada kasus ini) masih lebih menarik daripada harga yg lebih tinggi utk kualitas grafis yg sama tapi hanya mendapatkan performa rata2 30,6 FPS dan minimum 8 FPS, kurang nyaman utk dimainkan. Atau bila bujet terbatas dan ingin mendapatkan jalan tengahnya, ambil saja pasangan Core i5 + GTX 960 yg harganya ternyata bisa lebih murah lagi... emoticon-Smilie
profile picture
Loading...

*** Tips *** Pilih Procie atau VGA utk PC Gaming dgn Bujet Terbatas

Mana yg lebih baik dimaksimalkan ketika memilih spek utk PC Gaming?
Prosesor-kah? Atau VGA-kah?

Kalau saja bujet kita cukup buat memaksimalkan keduanya, tentu saja maksimalkan kedua2nya. Tapi bagaimana kalau bujet kita terbatas dan kita terpaksa harus memilih?
Sebagian besar telah dan mungkin akan mengatakan: maksimalkan VGA! Tetapi ada juga yg mengatakan: maksimalkan juga prosesor. Karena, katanya, jika kita menggunakan prosesor yg lambat maka kemampuan VGA juga ikut terhambat! Dari situlah munculnya teori "bottleneck"...
Atau malahan ada juga yg berpendapat, maksimalkan prosesor dulu sebelum VGA, karena beberapa game kecepatannya sangat dipengaruhi kekuatan prosesor.

Nah, utk membantu memperoleh jawaban dari pertanyaan di atas, di sini ane coba memberikan 2 kasus...

(1) Kalau bujet kita utk membeli prosesor dan VGA card (dalam kondisi baru) berkisar pada angka 2,3-2,4 juta dan dihadapkan pada dua pilihan yg masuk akal yaitu:
- procie AMD A8-5600K + VGA Radeon HD 7770, atau
- procie Intel Core i3-3220 + VGA Radeon HD 7750 OC Edition
Dengan harga total yg setara, mana yg akan dipilih? Kombinasi yg atas lebih kuat di VGA sedangkan kombinasi yg bawah lebih kuat di procie (meskipun sama2 "semi" quad-core dgn score processor WEI = 7,2).
Utk membandingkannya kita bisa mulai dari mengukur performa A8-5600K + HD 7750 OC Edition sebagai acuan.

(2) Kalau bujet kita utk membeli prosesor dan VGA card (dalam kondisi baru) berkisar pada angka 2,7-3,0 juta dan dihadapkan pada dua pilihan yg masuk akal yaitu:
- procie Intel Core i3-3220 + VGA Radeon HD 7790 (new release)
- procie Intel Core i5-3330 + VGA Radeon HD 7750 OC Edition
Dengan harga total yg cuma berbeda kira2 200rb, mana yg akan dipilih? Kombinasi yg atas lebih kuat di VGA (score gaming graphics WEI = 7,7 vs 7,5) dan lebih murah juga, sedangkan kombinasi yg bawah lebih kuat di procie (score processor WEI = 7,2 vs 7,4).
Utk membandingkannya kita bisa mulai dari mengukur performa Core i3-3220 + HD 7750 OC Edition sebagai acuan.

Dari kedua contoh kasus di atas, dan membandingkan performa gaming antara masing2 kombinasi procie + VGA tsb, banyak fakta menarik yg bisa kita dapat dan dari situ bisa dijadikan sebagai panduan pilihan mana yg terbaik. Sekaligus bisa sedikit menjawab pertanyaan "pilih procie atau VGA jika bujet terbatas" sesuai judul di atas...

Jadi... mudah2an sharing pengalaman di bawah ini bisa bermanfaat... pengalaman yg bisa ane dapat dari 'pekerjaan sampingan' beberapa kali melayani orderan ngerakit kompie gaming. Dari setiap komputer yg ane rakit dan diinstal berbagai judul game biasanya disempatkan waktu beberapa belas menit buat ujicoba performa game2 yg ane instal. Ada juga data benchmark yg berasal dari PC gaming pribadi ane sendiri. Dari semua data itu, dicatat, dikumpulkan dan dirangkum. Salah satunya dalam bentuk tulisan yg satu ini.

Data benchmark game yg ane sharing di sini dihasilkan dari penggunaan komponen2 hardware utama berikut ini:
- procie AMD A8-5600K
- procie Intel Core i3-3220
- procie Intel Core i5-3330
- mobo ASRock FM2A75M-DGS
- mobo ASRock B75M-GL R2.0
- VGA MSI Radeon HD 7750 Power Edition OC 1GB GDDR5
- VGA HIS Radeon HD 7770 1GB GDDR5
- VGA HIS Radeon HD 7790 1GB GDDR5 (new release)
- memory G.Skill Ripjaws 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800
- memory Corsair Vengeance 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800
- memory Team Xtreem Dark 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800
- harddisk Seagate 160GB
- harddisk WD Blue 500GB
- harddisk WD Blue 1TB
- casing Dazumba D-Vito 783
- casing Dazumba D-Vito 801
- PSU Amacrox Warrior 400W 80Plus
- PSU Enermax NAXN 500W
- monitor LG Flatron E1642 LED 16" (resolusi max. 1366x768)
Semua hardware dijalankan pada kondisi defaultnya, tanpa overclock. Sedangkan memory diset pada kecepatan DDR3-1600 (XMP/AMP Profile). Ukuran memory graphics (VGA) pada APU A8-5600K disetting Auto yaitu 512MB pada BIOS Setup.

Sedangkan komponen2 software yg dipakai adalah:
- Windows 7 Ultimate 64-bit Service Pack 1
- AMD Catalyst Radeon Driver 13.1
- AMD Catalyst Radeon Driver 13.4 (khusus utk penggunaan HD 7790)
- Fraps dan Desktop Hunter utk meng-capture screenshots
- built-in-game benchmark Street Fighter X Tekken
- built-in-game benchmark DiRT Showdown (DX10/11)
- built-in-game benchmark Just Cause 2 (DX10)
- built-in-game benchmark Batman Arkham City
- built-in-game benchmark Far Cry 2 (DX10)
- built-in-game benchmark Resident Evil 5 (DX10 version)
- built-in-game benchmark Lost Planet 2 (DX11 version)
- built-in-game benchmark Hitman Absolution (DX11)
- built-in-game benchmark Sleeping Dogs
- built-in-game benchmark Tomb Raider 2013
Settingan built-in-game benchmark yg digunakan adalah sbb:
Spoiler for Tomb Raider:

Spoiler for Sleeping Dogs:

Spoiler for Hitman Absolution:

Spoiler for Lost Planet 2:

Spoiler for Resident Evil 5:

Spoiler for Far Cry 2:

Spoiler for Batman Arkham City:

Spoiler for Just Cause 2:

Spoiler for DiRT Showdown:

Spoiler for Street Fighter X Tekken:


Berhubung setiap data diperoleh dari komputer yg berbeda-beda, dgn merk mobo, memory, PSU dan casing yg berbeda-beda juga antara komputer yg satu dgn lainnya, maka perbandingan yg diperoleh memang ngga bisa dianggap akurat 100% secara eksak. Tapi di sini ane sekedar mengambil asumsi, bahwa pengaruh perbedaan merk komponen2 tsb di antara PC yg satu dgn lainnya dapat diabaikan. Misalnya memory (RAM), meskipun dari merk yg berbeda tapi kecepatannya sama2 DDR3-1600. Mobonya pun, meski pakai merk dan tipe yg sama (untuk platform Intel) tapi dgn versi BIOS yg berbeda, karena memang berbeda rakitannya...
Begitu juga ada perbedaan driver ketika menggunakan VGA card Radeon HD 7790, karena driver versi 13.1 yg digunakan pada penggunaan VGA yg lain belum men-support HD 7790 (new release) yg baru di-support oleh driver versi 13.4...
Jadi, memang bukan komponen2 yg "terlalu serius" buat dianggap sebagai review, makanya ane pun kurang yakin tulisan ini bisa disebut sebagai review, tapi sekedar disebut sebagai sharing pengalaman sih boleh lah...

Berikut ini chart yg dirangkum dari hasil benchmark yg pernah ane kumpulin, cekidot aja deh gan... emoticon-Smilie
(btw sorry kalo kurang besar tulisannya, lagi hemat bandwidth nih... hehe)

CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Untuk lebih memperjelas, pada setiap judul game ada 5 komposisi procie + VGA yg pernah dicatat hasilnya yaitu, berturut2 dari atas ke bawah:
1) A8-5600K + Radeon HD 7750 OC
2) A8-5600K + Radeon HD 7770
3) Core i3-3220 + Radeon HD 7750 OC
4) Core i3-3220 + Radeon HD 7790 (new release)
5) Core i5-3330 + Radeon HD 7750 OC

Sekarang kita bahas dulu contoh kasus yg pertama (1)...
Kalau dirangkum dari semua judul game tsb, menaikkan VGA card dari MSI Radeon HD 7750 OC ke HIS Radeon HD 7770 (menambah sekitar 150 ribu) pada procie AMD A8-5600K menghasilkan kenaikan performa sedikit saja. Kenaikan terbesar terjadi pada game Tomb Raider (13%), Lost Planet 2 versi DirectX 11 (12,4%), dan Just Cause 2 (9,8%). Apakah berarti game2 ini cenderung lebih responsif terhadap VGA? Karena game2 lainnya hanya mengalami kenaikan kurang dari 5%, bahkan yg mengejutkan Resident Evil 5 dan Hitman Absolution justru mengalami penurunan yg lumayan, yaitu 9-10%. Kalau dirata2, mengubah VGA card dari Radeon HD 7750 OC ke HD 7770 mampu menaikkan performa gaming sebesar 3,5% saja, dgn catatan ada beberapa judul yg performanya sama dan ada yg justru turun.
Bagaimana kalau yg dinaikkan prosesornya, dari AMD A8-5600K ke Intel Core i3-3220 yg selisih harganya juga sekitar 150 ribu seandainya mobo yg digunakan memiliki harga yg setara (misalnya antara chipset A75 dgn B75 yg sama2 support USB 3.0)? Ternyata kenaikan performanya lumayan signifikan. Resident Evil 5 versi DirectX 10 naik 26,6%, juga Hitman Absolution (20,1%), Batman Arkham City (19,8%) dan Street Fighter X Tekken (17,4%). Bahkan DiRT Showdown naik hingga 55%! Apakah ini berarti game2 tsb cenderung CPU (procie) bound? Karena ternyata Lost Planet 2 dan Just Cause 2 kenaikannya kurang dari 5% saja, bahkan Tomb Raider hanya naik 0,7%, padahal pada perbandingan sebelumnya (ketika menaikkan VGA card) justru ketiga game ini yg mendapat kenaikan paling besar. Kalau dirata2, mengubah procie dari A8-5600K ke Core i3-3220 mampu menaikkan performa gaming sebesar 16% dan tidak ada satu pun game yg mengalami penurunan performa.
Sebelum kita bisa mendapat kesimpulan mana game yg cenderung VGA bound dan mana yg CPU bound, kita perlu meninjau dulu kasus yg kedua. Tapi dari kasus yg pertama ini, akhirnya kita bisa mendapat pelajaran bahwa meningkatkan performa gaming tidak melulu hanya dari meningkatkan VGA card. Pada kasus berbujet 2,3-2,4 jutaan ini (hanya procie + VGA) ternyata memilih procie yg lebih kencang dalam hal ini Core i3-3220 dibanding A8-5600K dgn menggunakan VGA card yg sama2 Radeon HD 7750 OC, masih lebih baik utk mendapatkan kenaikan performa gaming yg lebih tinggi dan konsisten (berlaku di semua judul game, tidak ada yg turun).

Selanjutnya mari kita lihat dulu contoh kasus yg kedua (2)...
Pada kasus berbujet 2,7-3,0 juta (hanya procie + VGA) ini, menaikkan VGA card dari MSI Radeon HD 7750 OC ke HIS Radeon HD 7790 (menambah sekitar 400 ribu) pada procie Intel Core i3-3220 menghasilkan kenaikan performa lumayan besar. Kenaikan terbesar terjadi (kembali) pada game Lost Planet 2 versi DirectX 11 (47,3%), Tomb Raider (45,7%), dan Just Cause 2 (39,5%). Game2 lainnya juga mengalami kenaikan mulai 2,8% (Street Fighter X Tekken) hingga 26,2% (DiRT Showdown), tetapi Batman Arkham City tidak mengalami kenaikan. Kalau dirata2, mengubah VGA card dari Radeon HD 7750 OC ke HD 7790 (new release) mampu menaikkan performa gaming sebesar 19,7%.
Bagaimana kalau yg dinaikkan prosesornya, sama2 platform Intel LGA 1155 dari Core i3-3220 ke Core i5-3330 yg selisih harganya sekitar 600 ribu? Kenaikan performanya cukup baik. Hitman Absolution naik 25,5%, juga Resident Evil 5 versi DirectX 10 (23,1%), sedangkan game2 lain kenaikannya kurang dari 10%, tapi - aneh bin ajaib - DiRT Showdown justru turun 17%! Kenaikan paling sedikit kembali terjadi (seperti kasus pertama) pada Lost Planet 2, Just Cause 2 dan Tomb Raider, padahal pada perbandingan sebelumnya (ketika menaikkan VGA card) justru ketiga game ini yg mendapat kenaikan paling besar. Kalau dirata2, mengubah procie dari i3-3220 ke i5-3330 mampu menaikkan performa gaming sebesar 6,6% dgn catatan ada satu game yg justru mengalami penurunan performa yg lumayan besar.
Dari kasus yg kedua ini, utk mendapatkan performa gaming yg lebih baik kita bisa lebih yakin utk memilih menaikkan VGA card daripada menaikkan procie, apalagi solusi menaikkan VGA card dari HD 7750 OC ke HD 7790 hanya berselisih 400 ribu dibanding menaikkan procie dari i3-3220 ke i5-3330 yg berselisih 600 ribu.

Nah, dari kedua contoh kasus di atas, sepertinya jawaban dari pertanyaan "pilih procie atau VGA card" utk mendapatkan performa gaming terbaik, tidak selalu sama pada setiap kasus. 'Kelas' bujet ikut menentukan. Selain itu ternyata jenis game yg akan lebih banyak kita mainkan bisa jadi ikut menentukan juga, apakah game tsb cenderung VGA bound atau CPU bound. Sayangnya, sangat sulit utk mengira2 apakah judul game tertentu masuk kategori yg mana, sampai ada informasi nyata yg bisa menjadi perbandingan seperti hasil benchmark di atas. Dari 10 judul game yg dilibatkan dalam benchmark di sini, 3 judul dipastikan sangat VGA bound yaitu Tomb Raider, Just Cause 2 dan Lost Planet 2. Sedangkan Batman Arkham City, Hitman Absolution dan Resident Evil 5 lebih cenderung CPU bound. Sisa judul lain, sepertinya kombinasi di antara keduanya lebih seimbang.
Tapi, secara umum semua game akan mendapat kenaikan performa, dgn besaran yg bervariasi, ketika kita menaikkan VGA card. Terutama kalau VGA card tsb berasal dari kelas yg berbeda, dan kalau melihat dari kasus kedua ketika selisih harganya cukup besar (kisaran 500 ribu) memilih VGA card yg lebih kuat bakal menaikkan performa lebih terasa dibandingkan menaikkan procie.

Kebanyakan review yg beredar di luar, yg membandingkan VGA card satu dgn yg lain menggunakan procie terkencang seperti Intel Core i7, meskipun VGA card yg ditinjau berada di kelas middle seperti Radeon HD 77xx ini. Sebaliknya, review2 yg membandingkan procie satu dgn yg lain juga menggunakan VGA card terkencang seperti Radeon HD 7970 meskipun procie yg ditinjau juga berada di kelas middle seperti AMD A8 dan Intel Core i3 ini.
Cara seperti itu memang memiliki keunggulan, yaitu performa procie atau VGA card yg ditinjau bisa keluar maksimal karena berpasangan dgn komponen lain yg performanya maksimal juga. Menghindari 'bottleneck', begitu istilahnya. Tetapi pada kenyataannya, sangat jarang terjadi kasus seseorang memiliki kombinasi procie + VGA yg seperti itu. Yg kebanyakan terjadi adalah, procie middle berpasangan dgn VGA card middle juga.

Jadi, mudah2an informasi di atas bisa bermanfaat, terutama buat kita yg memiliki bujet agak terbatas utk memiliki PC gaming... emoticon-Smilie
profile picture
Loading...

Sekali lagi... buat Gaming lebih utama memaksimalkan VGA Card!!!

Mau performa gaming yg lebih tinggi tapi dgn bujet lebih kecil?

Kenapa ngga, baca yg di bawah ini aja...

Banyak yg bertanya ke ane, apakah kalau pakai VGA card high-end tapi procie-nya masih yg harga 1 juta ke bawah bakal 'bottleneck' atau ngga?
Kalau dijawab 'ngga' kayaknya banyak yg ngga percaya... tapi review berikut ini barangkali bisa jadi acuan:

CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Sumber:
www.tomshardware.com

Dari chart di atas bisa dilihat bahwa dgn menggunakan test-bed yg sama (dalam hal ini khususnya VGA card high-end Radeon HD 7970) perbedaan kecepatan (FPS) antara beberapa jenis prosesor mulai dari Intel G630, Llano A8-3870K, Bulldozer FX, Athlon X3 - Phenom X6, hingga Intel Core i3 dan i5 ternyata tipis sekali...! Semuanya di kisaran 52,5-53,5 FPS bermain Battlefield 3 pada setting Ultra resolusi 1920x1080 (Full-HD)
Apa artinya? seperti ulasan ane di Thread Konsultasi, kalau tujuannya buat gaming yg paling penting VGA card, bro...
Ini juga berarti bahwa buat yg udah pakai procie sekelas Intel G630 atau Athlon II X3-455 (kisaran harga 500-700rb) ngga perlu khawatir dgn 'teori bottleneck', silakan pasang aja VGA card apapun selama mobo dan PSU-nya mendukung...

Lalu, apakah berlaku buat semua judul game? Review yg berikut ini mungkin lebih mengejutkan lagi:

CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Sumber:
www.tomshardware.com

Chart di atas malah menunjukkan bahwa Intel G630 yg cuma seharga 500-an ribu sanggup mengalahkan beberapa procie AMD yg lebih mahal, sebut saja Phenom II x4-955 (800-an ribu) dan FX-4100 (hampir 1 jt). Bahkan yg agak 'konyol' FX-4100 masih lebih kencang daripada FX-6100 dan FX-8120 yg lebih mahal...
Perbedaan yg mencolok baru terjadi ketika menggunakan Intel Core i5. Hal ini disebabkan Skyrim termasuk salah satu dari sedikit saja game yg punya 'keterikatan' dgn kecepatan prosesor

Jadi, buat peminat PC gaming yg punya bujet 'minim' lebih baik fokuskan dana buat beli VGA card yg tangguh dan PSU yg memadai, sementara mobo dan procie-nya cukup Intel H61 dan G630. Kabar baiknya... kalau suatu saat udah punya dana buat upgrade procie, ngga susah kok karena mobo-nya udah support sampe Core i7 Ivy Bridge... emoticon-Smilie

Terus, gimana kalo ambil procie-nya yg di atas sejuta aja, soalnya pakai Intel G630 yg cuma dual-core kok kayaknya 'murahan' gitu? Gimana kalo Core i3, apa masih cukup layak dibanding Core i5 yg selisihnya sekitar 800 ribu? Silakan deh liat review yg ini:

CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Sumber:
www.tomshardware.com

Apa sih kelebihan utama Core i3 dibanding 'adik'nya G630/G860? Sama-sama menggunakan arsitektur Sandy Bridge yg efisien, selain clock-speednya lebih tinggi Core i3 punya kemampuan Hyper-Threading, artinya meskipun sama hanya punya 2 core tapi mampu mengerjakan 4 thread. Keunggulan ini akan terasa ketika menjalankan aplikasi2 seperti desain dan video encoding, meskipun tidak selalu terasa dalam hal gaming.
Dalam hal gaming, tampaknya performa Core i3 masih bisa mengimbangi i5 ya? Bahkan di atas Phenom II X4/X6 dan Bulldozer FX. Lumayan khan, menghemat 800 ribu daripada beli Core i5?

Kabar baiknya, dengan munculnya seri Intel generasi ketiga (G2020/G2120/Core i3-3220/3240) dan kemudian generasi keempat (G3220/Core i3-4130) pilihan procie murah dgn performa yg lebih tinggi lagi juga makin banyak... emoticon-Smilie
profile picture
Loading...

*** Tips *** AMD Trinity (out-of-the-box) Performance Overview

Setelah sebelumnya ane sempat sharing ttg pengalaman Dual Graphics menggunakan prosesor APU AMD Llano A6-3500 (lihat: AMD Llano Dual Graphics), kali ini ada kesempatan lagi buat sharing generasi penerusnya yaitu Trinity. Seperti kita ketahui, baik Llano maupun Trinity hakekatnya adalah solusi yg diberikan AMD utk memberi akses PC gaming buat gamer berbujet rendah, atau buat pemakai komputer yg sesekali ingin bermain game tanpa harus membeli graphics (VGA) card, tetapi tetap bisa merasakan fitur2 komputer terkini atau teknologi gaming modern. AMD Llano dan Trinity merupakan prosesor yg di dalamnya sudah dibenamkan pengolah grafis (GPU) dan mendukung DirectX 11, tidak seperti teknologi grafis onboard model lama yg GPU-nya ditanamkan di motherboard dan hanya mendukung DirectX 10 (misalnya Radeon HD 3000 dan HD 4250/4290 pada mobo seri A780 dan A880/890 utk procie AMD soket AM2/AM3/AM3+).

Jadi, bila ada di antara agan2 yg sedang mencari komputer gaming, yg sanggup memainkan judul2 game modern terbaru, yg nggak boros listrik, yg juga nggak menguras dompet (lebih tepatnya sih: isi kartu atm)... barangkali sharing di bawah ini bisa jadi pertimbangan.
Dan buat yg udah membeli komputer dgn basis AMD APU tapi kok ngerasa performa gamingnya nggak sesuai harapan, dgn tips2 yg diposting di sini, barangkali juga sharing ini bisa menjadi solusinya...

Berbeda dgn sharing yg sebelumnya, sharing kali ini kayaknya jauh lebih lengkap, karena bukan cuma satu spesifikasi aja yg udah ane coba tapi ada beberapa kombinasi procie + mobo + memory + vga card. Data kombinasi ini bisa ane dapat dari 'pekerjaan sampingan' beberapa kali melayani orderan ngerakit kompie gaming. Dari setiap komputer yg ane rakit dan diinstal berbagai judul game biasanya disempatkan waktu beberapa belas menit buat ujicoba performa game2 yg ane instal, dari situlah terkumpul data2nya, dicatat dan dirangkum. Salah satunya dalam bentuk tulisan yg satu ini.

Data benchmark game yg ane sharing di sini dihasilkan dari penggunaan komponen2 hardware utama berikut ini:
- procie AMD A10-5800K, A8-5600K, A6-5400K dan A4-5300
- mobo Biostar A85W HiFi
- mobo J&W F2A55M-HD3
- memory Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000
- memory G.Skill Ripjaws 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800
- memory Patriot Signature 2x2GB DDR3-1333 PC3-10600
- harddisk Seagate 160GB
- casing PowerUp Gaming + PSU 480W
- casing Dazumba D-Vito 783 + PSU 450W
- monitor LG Flatron E1642 LED 16" (resolusi max. 1366x768)
Semua hardware dijalankan pada kondisi defaultnya. Ukuran memory graphics (VGA) disetting Auto yaitu 512MB pada BIOS Setup.

Sedangkan komponen2 software yg dipakai adalah:
- Windows 7 Ultimate 64-bit
- AMD Catalyst Radeon Driver 13.1
- Fraps dan Desktop Hunter utk meng-capture screenshots
- in-game benchmark Street Fighter X Tekken
- in-game benchmark DiRT Showdown (DX10/11)
- in-game benchmark Just Cause 2 (DX10)
- in-game benchmark Batman Arkham City
Settingan in-game benchmark yg digunakan adalah sbb:
Spoiler for settings:

Memang bukan komponen2 yg "terlalu serius" buat melakukan review, makanya ane kurang yakin tulisan ini bisa disebut sebagai review, tapi sekedar disebut sebagai sharing pengalaman sih boleh lah...

Okee... jadi mari kita mulai yaa...

Bagaimana spesifikasi yg paling baik utk membangun komputer dgn Trinity APU?
Ternyata pemilihan prosesor dan mobo saja ngga cukup. Tentu saja performa A10 > A8 > A6 > A4 (ke kiri makin kencang), tetapi kalau soal ini sih agan hanya perlu menyesuaikan bujet aja. Begitu juga soal mobo FM2 yg terdiri dari 3 tipe A55 < A75 < A85 (ke kanan makin lengkap) ini hanya dibedakan dari kemampuan USB 3.0 dan SATA III aja, fitur lain relatif sama. Jadi lagi2 alasan pemilihannya hanya soal penyesuaian bujet aja.

Nah, kalau prosesor dan mobo udah dipilih, ada satu pilihan lagi yg justru paling penting, yaitu:

JANGAN sekali-kali memasang hanya 1 keping RAM di 1 slot (single channel). Perbedaan performanya bisa SANGAT jauh dibanding menggunakan 2 keping RAM yg sama di 2 slot (dual channel). Berhubung VGA di APU ini memanfaatkan RAM sistem sebagai memory kerjanya, ternyata pemilihan cara kerja RAM ini antara single channel dgn dual channel berpengaruh sekali terhadap performa grafisnya, dan ini terbukti dari hasil benchmark in-game yg pernah dilakukan.

Spesifikasi kompie:
- AMD A6-5400K (dual-core 3,6 GHz dgn VGA Radeon HD 7540D 760 MHz)
- mobo Biostar A85W HiFi
- harddisk Seagate 160GB
- casing PowerUp Gaming + PSU 480W

Ada 4 kombinasi RAM yg sudah pernah dicoba dan dicatat hasilnya, yaitu:

(A) Memory Patriot Signature 2x2GB DDR3-1333 PC3-10600, dijalankan secara dual channel 2x2GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for dual1333:

(B) Memory Patriot Signature 2x2GB DDR3-1333 PC3-10600, dijalankan secara single channel 1x2GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for single1333:

(C) Memory Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000, dijalankan secara dual channel 2x4GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for dual1866:

(D) Memory Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000, dijalankan secara single channel 1x4GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for single1866:

Dual vs Single-Channel Benchmark Chart

Dari ke-4 data kombinasi di atas, terlihat bahwa untuk penggunaan memory DDR3-1333 terjadi penurunan performa mulai 25% hingga 64% pada single channel dibanding dual channel. Dan untuk penggunaan memory DDR3-1866 terjadi penurunan performa mulai 15% hingga 33% pada single channel dibanding dual channel.

Penurunan ini juga terlihat jelas dari skor WEI (Windows Experience Index), seperti pada kombinasi A6-5400K dan memory DDR3-1866 berikut ini:
Spoiler for wei1866:

Lihatlah skor Graphics dan Gaming Graphics pada konfigurasi dual channel (atas) dan single channel (bawah).

- A6-5400K + dual channel Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000
WEI Graphics = 6,7 dan WEI Gaming Graphics = 6,7

- A6-5400K + single channel Patriot Viper 1x4GB DDR3-1866 PC3-15000
WEI Graphics = 4,7 dan WEI Gaming Graphics = 6,2

Bedanya cukup jauh bukan? Kalau dual channel performanya mendekati VGA card Radeon HD 6570 DDR3, tapi kalau single channel cuma setara VGA card lawas Radeon HD 3650 atau malahan masih kalah dari performa onboard Intel HD Graphics 2500 di procie Core i3-3220 (tercatat Graphics = 4,9 dan Gaming Graphics = 6,3).

Selain itu, data di atas juga menunjukkan bahwa penggunaan konfigurasi memory dual channel 2x2GB DDR3-1333 (A) performanya masih jauh lebih baik daripada single channel 1x4GB DDR3-1866 (D) meskipun sama-sama berukuran total 4GB.

Mungkin kemudian timbul pertanyaan, kalau pemakaian 2 slot memory lebih baik daripada 1 slot apakah berarti dual channel 4 slot bakal lebih baik daripada 2 slot? Atau pertanyaan lain, mungkinkah perbedaan performa di atas bukan karena single vs dual channel tapi karena perbedaan ukuran memory yg naik 2 kali lipat? Apakah perbedaan ukuran memory itu bisa meningkatkan performa?

Untuk pertanyaan itu, data berikut ini bisa menjawabnya:

(E) Memory G.Skill Ripjaws 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800, dijalankan secara dual channel 2x2GB (total 4GB), dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for duo:

(F) Memory G.Skill Ripjaws 4x2GB DDR3-1600 PC3-12800, dijalankan secara dual channel 4x2GB (total 8GB), dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for quadro:

Terlihat bahwa meskipun hasil benchmark ada perbedaan plus-minus tapi nggak signifikan, artinya bisa dianggap setara. Jadi menggunakan 2 slot maupun 4 slot memory asalkan sama-sama dual channel performanya sama aja. Juga penambahan ukuran memory sistem selama nggak memperbesar ukuran memory grafis (share VGA onboard sama-sama 512MB) nggak menghasilkan peningkatan performa dalam gaming.

Kesimpulannya, ketika memilih untuk memasang APU AMD Trinity (dalam hal ini khususnya A6-5400K) pastikan konfigurasi memory yg digunakan sudah dual channel. Jadi, buat yg terlanjur memasang konfigurasi RAM single channel (1 keping) di APU ini, segera tambahkan 1 keping lagi memory yg sejenis utk dual channel...

Sayangnya, beberapa produsen notebook tampaknya kurang memperhatikan hal ini. Dalam aktivitas bisnis sehari-hari sebagai installer PC games, ane pribadi pernah menemukan beberapa laptop dari beberapa merk (yg terkenal tentunya) yg menggunakan mesin AMD APU (Vision) baik Llano maupun Trinity, dari jenis A6 dan A8 yg semuanya menggunakan konfigurasi memory single channel. Ada yg dibekali 2GB dan ada juga yg sudah dibekali 4GB, umumnya sudah DDR3-1600, tapi sayangnya semua single channel!!!
Akibatnya mirip dgn kondisi pada contoh di atas, skor WEI Gaming Graphics laptop-laptop ini hanya di kisaran 6,1-6,3... jauh di bawah yg seharusnya. Performa gamingnya tentu saja terpengaruh, karena game-game modern pada umumnya MULAI terasa nyaman dimainkan ketika skor WEI ini melewati angka 6,4 utk Gaming Graphics...
Kenapa ya... para produsen laptop ini belum memperhitungkannya, dgn menambah 1 keping lagi memory supaya jadi dual channel? Toh harga RAM 2GB DDR3 nggak mahal-mahal amat khan...?

Selanjutnya, sharing berikut ini akan membandingkan secara lebih lengkap pengaruh pemilihan tipe memory antara DDR3-1333 (PC3-10600), DDR3-1600 (PC3-12800) dan DDR3-1866 (PC3-15000) terhadap performa AMD Trinity. Seperti diperkirakan, kecepatan performa grafis di APU ini dipengaruhi oleh kecepatan RAM. Hal ini disebabkan VGA di dalam procie ini mengambil memory dari RAM sistem yg terpasang di mobo, yg ukurannya bisa diatur melalui setup BIOS tetapi secara default biasanya di-set Auto sebesar 512MB. Seperti diketahui, pada VGA card pun jenis memory yg ditanamkan di dalam card tsb cukup mempengaruhi performa. Misalnya, antara VGA card Radeon HD 6670 DDR3 (yg pernah tercatat memiliki skor WEI Gaming Graphics = 6,8) dan HD 6670 DDR5 (skor WEI Gaming Graphics = 7,1), atau antara Geforce GT 440 DDR3 (skor WEI Gaming Graphics = 6,6) dan GT 440 DDR5 (skor WEI Gaming Graphics = 6,8). Jadi mestinya hal yg sama berlaku juga pada VGA onboard dalam hal ini khususnya APU AMD Trinity.
Apakah perbedaan performa ini cukup signifikan? Ayo kita lihat...

Dengan menggunakan spesifikasi hardware dan data2 yg sama dgn yg sudah ditampilkan di atas, berarti ada 3 jenis RAM yg sudah pernah dicoba dan dicatat hasilnya, yaitu:

(G) Memory Patriot Signature 2x2GB DDR3-1333 PC3-10600, dijalankan secara dual channel 2x2GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for 1333:

(H) Memory G.Skill Ripjaws 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800, dijalankan secara dual channel 2x2GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for 1600:

(I) Memory Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000, dijalankan secara dual channel 2x4GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for 1866:

RAM Speed Benchmark Chart

Dari ke-3 data kombinasi di atas, terlihat bahwa untuk penggunaan procie A6-5400K terjadi kenaikan performa hingga 11% pada DDR3-1600 dibanding DDR3-1333. Dan selanjutnya juga terjadi kenaikan performa hingga 6% pada DDR3-1866 dibanding DDR3-1600. Karena sebelumnya sudah dibuktikan bahwa ukuran RAM nggak mempengaruhi performa secara signifikan, maka bisa dibilang penyebab utama kenaikan performa ini adalah karena perbedaan kecepatan memory yg digunakan, bukan karena ukurannya.

Sampai saat ini masih belum ada data yg tercatat tentang pengaruh jenis RAM ini pada procie A8-5600K maupun A10-5800K, tapi diperkirakan semakin tinggi kelas procie yg digunakan maka perbedaan performanya juga akan semakin terasa di antara jenis-jenis RAM yg berbeda ini.

Lalu bagaimana dgn penggunaan share memory yg lebih besar?
Ukuran share memory utk graphics dapat diatur melalui BIOS Setup dari mulai 512MB (Auto=default) hingga 2GB. Apakah memperbesar memory graphics pada APU ini ke 2GB meningkatkan performa?

Dengan menggunakan spesifikasi hardware yg sama dgn yg sudah ditampilkan di atas, khususnya A6-5400K dan RAM Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 pada mobo Biostar A85W, hasil yg tercatat yaitu:

(J) Memory Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000, dijalankan secara dual channel 2x4GB, dan dipakai 512MB utk memory VGA
Spoiler for 512:

(K) Memory Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000, dijalankan secara dual channel 2x4GB, dan dipakai 2GB utk memory VGA
Spoiler for 2048:

Memory Share Benchmark Chart

Sepertinya nggak terlihat perbedaan performa yg signifikan pada kedua konfigurasi APU dan RAM di atas pada test benchmark yg telah dilakukan. Hal ini bukanlah aneh karena memang pada resolusi 1366x768 konsumsi memory grafis di dalam game umumnya masih di bawah 512MB. Peningkatan performa yg lebih signifikan mungkin saja bisa terjadi kalau benchmark dilakukan pada resolusi Full-HD 1920x1080. Mungkin pada kesempatan lain ane bisa melakukannya...

Selanjutnya, setelah melihat performa AMD Trinity A6-5400K pada beragam konfigurasi memory, sekarang kita meninjau performa procie Trinity yg lain yaitu dari kelas high-end A10-5800K dan A8-5600K serta low-end A4-5300. Apakah dual-core A4-5300 masih bisa diandalkan buat gaming modern?

Spesifikasi hardware pendukung yg digunakan dalam perbandingan ini memang nggak sama persis, tapi masih cukup layak lah buat jadi bahan perbandingan...

Spesifikasi kompie A:
- AMD A4-5300 (dual-core 3,4 GHz dgn VGA Radeon HD 7480D 723 MHz)
- mobo J&W A55
- memory G.Skill Ripjaws 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800 dual channel
- harddisk Seagate 160GB
- casing Dazumba D-Vito 783 + PSU 450W

Spesifikasi kompie B:
- AMD A6-5400K (dual-core 3,6 GHz dgn VGA Radeon HD 7540D 760 MHz)
- mobo Biostar A85W HiFi
- memory G.Skill Ripjaws 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800 dual channel
- harddisk Seagate 160GB
- casing PowerUp Gaming + PSU 480W

Spesifikasi kompie C:
- AMD A8-5600K (quad-core 3,6 GHz dgn VGA Radeon HD 7560D 760 MHz)
- mobo J&W A55
- memory G.Skill Ripjaws 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800 dual channel
- harddisk Seagate 160GB
- casing Dazumba D-Vito 783 + PSU 450W

Spesifikasi kompie D:
- AMD A10-5800K (quad-core 3,8 GHz dgn VGA Radeon HD 7660D 800 MHz)
- mobo Biostar A85W HiFi
- memory Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000 dual channel
- harddisk Seagate 160GB
- casing PowerUp Gaming + PSU 480W

Dari 4 spek kompie di atas hasil yg sudah tercatat adalah:

(L) Kompie A dgn A4-5300
Spoiler for A4:

(M) Kompie B dgn A6-5400K
Spoiler for A6:

(N) Kompie C dgn A8-5600K
Spoiler for A8:

(O) Kompie D dgn A10-5800K
Spoiler for A10:

Trinity Benchmark Chart

Dari ke-4 data di atas, terlihat bahwa performa A6-5400K lebih kencang mulai 16% hingga 30% dibandingkan A4-5300. Kemudian performa A8-5600K lebih kencang mulai 12% hingga 29% dibandingkan A6-5400K. Selanjutnya performa A10-5800K dgn memory DDR3-1866 lebih kencang lagi mulai 22% hingga 41% dibandingkan A8-5600K dgn memory DDR3-1600.

Dan di bawah ini skor WEI yg dimiliki procie Trinity terendah A4-5300 dibandingkan dgn procie tertinggi A10-5800K:
Spoiler for weiA4vsA10:

Lihatlah skor Processor dan Gaming Graphics pada A4-5300 (atas) dan A10-5800K (bawah).

- A4-5300 + G.Skill 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800
WEI Processor = 6,1 dan WEI Gaming Graphics = 6,6

- A10-5800K + Patriot Viper 2x4GB DDR3-1866 PC3-15000
WEI Processor = 7,3 dan WEI Gaming Graphics = 6,9

Dari segi prosesor memang perbedaan di antara A4-5300 yg masih dual-core dgn A10-5800K yg sudah quad-core cukup jauh, ibarat membandingkan antara AMD Athlon X2 dgn Bulldozer FX-4100. Tapi dari segi grafis (VGA) beda performanya nggak terlalu besar sebetulnya, ibarat membandingkan Geforce GT 430 DDR3 dgn GT 440 DDR5.

Jadi, buat keperluan gaming modern di resolusi 1366x768 performa A4-5300 ini masih cukup bisa diandalkan, seperti terlihat dari contoh in-game benchmark di atas. Sebagian game masih bisa dimainkan dgn FPS > 30 pada setting very high bahkan maksimum, sebagian lagi pada setting medium, tapi beberapa game memang terpaksa harus cukup puas pada setting di bawah medium.
Bahkan performa A6-5400K yg seharga 600an ribu, asalkan didukung dgn dual-channel memory yg kencang, bisa mendekati pasangan Athlon II X2-240 dan Radeon HD 6570 DDR3 (entry gaming PC) seharga 900an ribu, dan dgn konsumsi listrik yg lebih rendah.
Selain itu semua APU Trinity sudah mendukung DirectX 11, jadi tidak ada satupun game modern yg tidak bisa dimainkannya!!!
profile picture
Loading...

Dual Graphics Trinity APU Performance

Bagaimana performa APU Trinity ini bila disandingkan dgn VGA card addon yg dijalankan secara Dual-Graphics?

Kebetulan ane mendapat kesempatan kembali utk merakit kompie Trinity dan kali ini komponen hardware yg digunakan adalah:
- procie AMD A8-5600K (quad-core 3,6 GHz dgn VGA Radeon HD 7560D 760 MHz)
- mobo ASRock FM2 A75M-DGS
- memory Corsair Vengeance 2x2GB DDR3-1600 PC3-12800
- harddisk Seagate 160GB
- casing PowerUp Gaming
- PSU Amacrox Warrior 400W 80Plus
- monitor LG Flatron E1642 LED 16" (resolusi max. 1366x768)
Dan utk menguji performa dual-graphics digunakan VGA card berikut:
- XFX Radeon HD 6570 1GB DDR3
- HIS Radeon HD 6670 1GB GDDR5
Semua hardware dijalankan pada kondisi defaultnya. Ukuran memory graphics (VGA) disetting Auto yaitu 512MB pada BIOS Setup.

Sedangkan komponen2 software yg dipakai adalah:
- Windows 7 Ultimate 64-bit Service Pack 1
- AMD Catalyst Radeon Driver 13.1
- Fraps dan Desktop Hunter utk meng-capture screenshots
- in-game benchmark Street Fighter X Tekken
- in-game benchmark DiRT Showdown (DX10/11)
- in-game benchmark Just Cause 2 (DX10)
- in-game benchmark Batman Arkham City
- in-game benchmark Far Cry 2 (DX10)
- in-game benchmark Resident Evil 5 (DX10 version)
- in-game benchmark Lost Planet 2 (DX11 version)
- in-game benchmark Hitman Absolution (DX11)
- in-game benchmark Sleeping Dogs
- in-game benchmark Tomb Raider 2013
Settingan in-game benchmark yg digunakan adalah sbb:
Spoiler for Tomb Raider:

Spoiler for Sleeping Dogs:

Spoiler for Hitman Absolution:

Spoiler for Lost Planet 2:

Spoiler for Resident Evil 5:

Spoiler for Far Cry 2:

Spoiler for Batman Arkham City:

Spoiler for Just Cause 2:

Spoiler for DiRT Showdown:

Spoiler for Street Fighter X Tekken:

Berhubung koneksi internet yg saat ini kurang bagus maka utk menghemat bandwith, kali ini hanya akan ditampilkan gambar hasil akhir dari data benchmark yg telah dikumpulkan, sbb:
Trinity A8 Dual-Graphics Benchmark Chart

Mari kita bahas hasilnya...

Performa A8-5600K dgn 2x2GB DDR3-1600 pada kondisi standarnya cukup bisa diandalkan buat gaming di resolusi 1366x768 pada setting medium-high dgn framerate yg masih playable, kecuali pada game terbaru Tomb Raider yg agak kewalahan karena menggunakan preset High. Penambahan VGA card HD 6570 1GB DDR3 tanpa Dual-Graphics (disable) sedikit meningkatkan performa, dan hal ini menunjukkan bahwa performa grafis HD 7560D di dalam A8 ini sangat mendekati VGA card HD 6570. Seandainya digunakan memory DDR3-1866 seperti pada pengujian sebelumnya, bisa dipastikan performa gaming A8-5600K sudah mengungguli HD 6570 DDR3.
Dual-Graphics HD 7560D + HD 6570 DDR3 (enable secara default pada driver Catalyst versi 13.1 yg digunakan) mampu menunjukkan hasil yg cukup menggembirakan. Dari 10 judul game yg ditest, tercatat 7 judul mengalami kenaikan performa dalam benchmarknya. Just Cause 2 (game DirectX 10 yg hanya bisa dimainkan di Windows Vista atau Windows 7) naik hingga 83,3% dibandingkan performa VGA card HD 6570 tanpa Dual-Graphics, juga Tomb Raider (82,3%), Lost Planet 2 versi DirectX 11 (63,9%), Far Cry 2 versi DirectX 10 (34,9%) dan Sleeping Dogs (33,2%). Begitu pun DiRT Showdown (21,9%) dan Resident Evil 5 versi DirectX 10 (12,5%). Yang menarik, karena kebetulan ane juga punya database performa utk spek rakitan PC yg lainnya, ternyata performa gaming A8-5600K + HD 6570 DDR3 ini masih lebih baik daripada Athlon II X3-455 + HD 6670 GDDR5 atau Intel G860 + HD 6670 GDDR5 yg harganya sedikit lebih mahal tapi belum quad-core.
Sayangnya, performa unggul Dual-Graphics ini tidak berlaku buat beberapa judul game lainnya. Pada Street Fighter X Tekken, Batman Arkham City dan Hitman Absolution, justru performa Dual-Graphics ini sedikit di bawah VGA card HD 6570 yg tanpa Dual-Graphics (disable). Khusus utk Hitman Absolution, mestinya dgn mengupdate driver Catalyst ke versi 13.3 atau yg lebih baru bisa memperbaiki keadaan (sesuai 'janji' yg tertulis di website AMD)...

Hal yg agak berbeda (dan ini cukup mengejutkan) justru terjadi pada penggunaan VGA card HD 6670 1GB GDDR5. Penggunaan HD 6670 tanpa Dual-Graphics (disable) jelas mendongkrak performa gaming APU A8-5600K dgn perbedaan yg cukup jauh di semua judul game. Tapi begitu Dual-Graphics diaktifkan melalui driver (enable), bukan hanya Street Fighter X Tekken, Batman Arkham City dan Hitman Absolution yg mengalami penurunan performa. DiRT Showdown, Resident Evil 5 dan Sleeping Dogs juga ikut2an turun performanya dibandingkan kalau VGA cardnya bekerja sendirian tanpa Dual-Graphics. Meski begitu, peningkatan performa masih terjadi pada game Just Cause 2 (40,3%), Tomb Raider (38,5%), Lost Planet 2 versi DirectX 11 (32,2%) dan Far Cry 2 versi DirectX 10 (3,4% saja).

Kombinasi AMD Trinity A8-5600K plus VGA card HD 6570 DDR3 tampaknya menjadi pilihan yg lebih menarik, karena lebih banyak judul game yg meningkat performanya dgn mengaktifkan Dual-Graphics, daripada A8-5600K + HD 6670 GDDR5. Dan dengan harga yg hampir sama, performa gaming quad-core A8-5600K + HD 6570 Dual-Graphics ini bahkan bisa mengalahkan triple-core Athlon II X3-455 + HD 6670 GDDR5 atau dual-core Intel G860 + HD 6670 GDDR5. Tentunya dgn performa dalam aplikasi non-game yg lebih baik karena sudah memiliki 4 cores...

Dengan menggunakan komponen2 yg hampir sama, performa dual-graphics dari seri tertinggi APU Trinity A10-5800K juga telah dikumpulkan datanya, dan gambar hasil akhir dari data benchmarknya adalah sbb:
Trinity A10 Dual-Graphics Benchmark Chart

Mari kita bahas hasilnya...

Performa A10-5800K dgn 2x2GB DDR3-1600 utk modern gaming di resolusi 1366x768 pada setting medium-high ternyata sangat playable, kecuali pada game terbaru Tomb Raider yg lagi-lagi di bawah 25 FPS pada preset High. Pemasangan VGA card HD 6570 1GB DDR3 tanpa Dual-Graphics (disable) justru menurunkan performa, membuktikan bahwa performa grafis HD 7660D di dalam A10 ini masih lebih baik daripada VGA card HD 6570 yg seharga 500-600rb... cukup menarik bukan? Seandainya digunakan memory DDR3-1866 seperti pada pengujian sebelumnya, sepertinya bahkan bisa lebih kencang daripada HD 6670 dan GTS 450 DDR3.
Sama seperti pada A8 di atas, Dual-Graphics HD 7660D + HD 6570 DDR3 (enable secara default pada driver Catalyst versi 13.1 yg digunakan) mampu menunjukkan hasil yg menggembirakan. Dari 10 judul game yg ditest, tercatat 7 judul mengalami kenaikan performa. Lost Planet 2 versi DirectX 11 naik hingga 76,6% dibandingkan performa HD 7660D tanpa VGA card, juga Just Cause 2 (64,3%), Tomb Raider (60,7%), Far Cry 2 versi DirectX 10 (52,8%), Sleeping Dogs (48,6%), DiRT Showdown (44%) dan Resident Evil 5 versi DirectX 10 (32,2%). Tetapi pada Street Fighter X Tekken dan Batman Arkham City performa Dual-Graphics ini justru malah lebih rendah daripada VGA card HD 6570 yg tanpa Dual-Graphics (disable), padahal performa HD 6570 ini sendiri masih di bawah HD 7660D bawaan prosesornya. Karena driver Catalyst hanya menyediakan 2 pilihan: enable Dual-Graphics atau mengaktifkan VGA card, tidak ada pilihan untuk mengaktifkan VGA "onboard", berarti pada game-game ini (dan pasti masih banyak judul lainnya) malahan tidak bisa mendapatkan performa gaming terbaiknya...

Bagaimana dgn penggunaan HD 6670? Memasang HD 6670 1GB GDDR5 tanpa Dual-Graphics (disable) tentu saja mengangkat performa gaming APU A10-5800K di semua judul game. Fakta yg menarik adalah, pada 5 judul game justru performanya kalah dari Dual-Graphics A10-5800K + HD 6570 (bisa dilihat dari chart di atas). Begitu Dual-Graphics A10-5800K + HD 6670 diaktifkan melalui driver (enable), hanya Street Fighter X Tekken, Resident Evil 5 dan Hitman Absolution yg mengalami penurunan performa dibandingkan kalau VGA cardnya bekerja sendirian tanpa Dual-Graphics. Lost Planet 2 versi DirectX 11 mengalami kenaikan 43,3%, Just Cause 2 naik 41,7%, begitu juga Tomb Raider (36%), Far Cry 2 versi DirectX 10 (19,2%), DiRT Showdown (9,5%) dan Sleeping Dogs (naik 2,2% saja).

Kombinasi AMD Trinity A10-5800K plus VGA card HD 6670 GDDR5 tampaknya menjadi pilihan yg cukup menarik. Namun demikian, dengan harga yg hampir sama, performa gaming A8-5600K + HD 7750 GDDR5 (tentu saja BUKAN Dual-Graphics, bisa dicek pada chart A8-5600K sebelumnya) masih lebih baik lagi...

Jadi apa kesimpulannya?
Bila bujet utk 2 komponen yaitu procie + VGA pada kisaran 1-1,2 juta dan menginginkan performa yg konsisten di semua judul game maupun aplikasi, penggunaan A8-5600K atau A10-5800K tanpa VGA card adalah pilihan yg sangat menarik, karena performanya masih di atas kombinasi FX-4100 + HD 6670 DDR3 yg harganya mencapai 1,7 juta
Bila bujet utk procie + VGA kisaran 1,5-1,7 juta dan menaruh harapan pada crossfire Dual-Graphics game-game dgn DirectX 10/11, kombinasi A8-5600K / A10-5800K + HD 6570 DDR3 cukup menarik dilirik
Nah, kalau bujet procie + VGA kisaran 2,1-2,2 juta, tampaknya kombinasi A8-5600K + HD 7750 GDDR5 masih lebih baik performanya (dan lebih konsisten juga) dibanding Dual-Graphics A10-5800K + HD 6670 GDDR5
profile picture
Loading...

Testimonial Archives 2

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

profile picture
Loading...

Testimonial Archives 1

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:
profile picture
Loading...

* New Games Update *

CPU Gaming Baru & Bergaransi * Lengkap dgn isi Games yg Bebas Pilih Sendiri *

Games Update Oktober 2019

PC Games terbaru (Dec 2015 - Oct 2019) yang tersedia:


60 Seconds! Reatomized (general action, Jul 2019)
A Plague Tale: Innocence (general action-adventure, May 2019)
A Way Out (general action-adventure, Mar 2018)
ABZU (3rd-person 3D adventure, Ags 2016)
Ace Combat 7: Skies Unknown (combat flight simulation, Jan 2019)
ADR1FT (survival action-adventure, May 2016)
Agatha Christie's The ABC Murders (3rd-person 3D adventure, Feb 2016)
Age of Empires: Definitive Edition (command real-time strategy, Feb 2018)
Age of Wonders: Planetfall (general turn-based strategy, Ags 2019)
AMID EVIL (general action-adventure, Jun 2019)
Ancestors Legacy: Saladin's Conquest (general real-time strategy, May 2019)
Araya (1st-person 3D adventure, Nov 2016)
ARK: Survival Evolved (sandbox action-adventure, Jun 2019)
Ashes of the Singularity: Escalation (general real-time strategy, Nov 2016)
Assassin's Creed Chronicles: India (linear action-adventure, Jan 2016)
Assassin's Creed Chronicles: Russia (linear action-adventure, Feb 2016)
Assassin's Creed Syndicate (open-world action-adventure, Mar 2016)
Assassin's Creed Origins (open-world action-adventure, Oct 2017)
Assassin's Creed Odyssey (open-world action-adventure, Oct 2018)
ASTRONEER (sandbox action-adventure, Sep 2019)
Attack on Titan (3D beat-'em-up action, Ags 2016)
Attack on Titan 2 (general action, Mar 2018)
Atelier Sophie: The Alchemist of the Mysterious Book (Japanese-style RPG, Feb 2017)
Atelier Lydie & Suelle: The Alchemists and the Mysterious Paintings (Japanese-style RPG, Mar 2018)
Awesomenauts: Overdrive (MOBA real-time strategy, Mar 2016)
Batman: Arkham Knight (open-world action-adventure, Dec 2015)
Batman: The Telltale Series (point-and-click adventure, Dec 2016)
Batman: The Enemy Within - The Telltale Series (point-and-click adventure, Ags 2017)
Battlefield 1 (tactical 1st-person shooter action, Oct 2016)
Battlefield V (tactical 1st-person shooter action, Nov 2018)
Bayonetta (linear action-adventure, Apr 2017)
BlazBlue: Chrono Phantasma Extend (2D-fighting action, Mar 2016)
Bloodstained: Ritual of the Night (2D-platformer action, Jun 2019)
Bus Simulator 16 (civilian-vehicle simulation, Mar 2016)
Call of Duty: Infinite Warfare (tactical 1st-person shooter action, Nov 2016)
Call of Duty: WWII (arcade 1st-person shooter action, Nov 2017)
Champions of Anteria (general real-time strategy, Ags 2016)
Cities: Skylines (government-management strategy, May 2019)
Code Vein (action RPG, Sep 2019)
Control (general action-adventure, Ags 2019)
Crash Bandicoot N. Sane Trilogy (miscellaneous compilation, Jun 2018)
Danganronpa: Trigger Happy Havoc (visual-novel adventure, Feb 2016)
Danganronpa 2: Goodbye Despair (visual-novel adventure, Apr 2016)
Dark Souls III (action RPG, Mar 2017)
Darksiders: Warmastered Edition (open-world action-adventure, Nov 2016)
Darksiders III (open-world action-adventure, Jul 2019)
DayZ (arcade 1st-person shooter action, Dec 2018)
Dead Cells (2D-platformer action, Ags 2019)
Dead or Alive 5 Last Round: Core Fighters (3D-fighting action, Dec 2017)
Deus Ex: Mankind Divided (general action-adventure, Ags 2016)
Devil May Cry 5 (general action-adventure, Mar 2019)
DiRT 4 (automobile simulation racing, Jun 2017)
Disco Elysium (general RPG, Oct 2019)
Disgaea 5 Complete (tactics turn-based strategy, Oct 2018)
Dishonored 2 (general action-adventure, Nov 2016)
Dishonored: Death of the Outsider (general action-adventure, Sep 2017)
Divinity: Original Sin II - Definitive Edition (western-style RPG, Ags 2018)
Don't Starve (sandbox action-adventure, Apr 2016)
DOOM (arcade 1st-person shooter action, May 2016)
Doraemon: Story of Seasons (general adventure, Oct 2019)
Dragon Ball: Xenoverse 2 (3D-fighting action, Oct 2016)
Dragon Ball FighterZ (2D-fighting action, Jan 2018)
Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age (Japanese-style RPG, Sep 2018)
Dragon's Dogma: Dark Arisen (action RPG, Jan 2016)
Dreamfall Chapters: Book 1-5 Complete (fantasy 3rd-person adventure, Jun 2016)
Dying Light (survival action-adventure, Apr 2016)
Dynasty Warriors 9 (3D beat-'em-up action, Feb 2018)
Earthlock (general RPG, Mar 2018)
Emergency 20 (general strategy, Oct 2017)
Euro Fishing (fishing nature-individual sports, Jan 2018)
F1 2018 (automobile simulation racing, Ags 2018)
Fallout 4 (western-style RPG, Sep 2017)
Far Cry Primal (arcade 1st-person shooter action, Mar 2016)
Far Cry 5 (arcade 1st-person shooter action, Ags 2018)
Far Cry New Dawn (arcade 1st-person shooter action, Feb 2019)
Farming Simulator 17 (career virtual simulation, Oct 2016)
Field of Glory: Empires (4X turn-based strategy, Jul 2019)
FIFA 19 (sim soccer-team sports, Sep 2018)
Lightning Returns: Final Fantasy XIII (Japanese-style RPG, Dec 2015)
Final Fantasy IX (Japanese-style RPG, Apr 2016)
Final Fantasy X / X-2 HD Remaster (Japanese-style RPG, May 2016)
Final Fantasy XII: The Zodiac Age (Japanese-style RPG, Feb 2018)
Final Fantasy XV: Windows Edition (action RPG, Mar 2018)
Football Manager 2019 (management soccer-team sports, Nov 2018)
Forza Horizon 3 (automobile simulation racing, Sep 2016)
Frostpunk (survival action-adventure, Apr 2018)
Gears 5 (arcade 3rd-person shooter action, Sep 2019)
God Eater Resurrection (action RPG, Ags 2016)
God Eater 2: Rage Burst (action RPG, Ags 2016)
God Eater 3 (action RPG, Feb 2019)
GreedFall (action RPG, Sep 2019)
.hack//G.U. Last Recode (action RPG, Nov 2017)
Hellblade: Senua's Sacrifice (general action-adventure, Ags 2017)
Hello Neighbor (1st-person 3D adventure, Des 2017)
Hitman 2016 (general action-adventure, Mar 2016)
Hitman 2 - Gold Edition (general action-adventure, Nov 2018)
I Am Setsuna (Japanese-style RPG, Jul 2016)
Injustice 2: Legendary Edition (2D-fighting action, Mar 2018)
Inside (2D-platformer action, Jul 2016)
Jump Force (3D-fighting action, Ags 2019)
Jurassic World Evolution (tycoon management strategy, Jun 2018)
Just Cause 4 (open-world action-adventure, Des 2018)
King's Quest (general adventure, Oct 2016)
Kingdom Come: Deliverance - Royal Edition (action RPG, May 2019)
Kung Fu Panda: Showdown of Legendary Legends (2D-fighting action, Jan 2016)
Late Shift (general adventure, Apr 2017)
LEGO Marvel's Avengers (general action-adventure, Jan 2016)
LEGO Star Wars: The Force Awakens (general action-adventure, Jun 2016)
LEGO Worlds (sandbox action-adventure, Feb 2017)
LEGO Marvel Super Heroes 2 (3D-platformer action, Nov 2017)
LEGO The Incredibles (general action-adventure, Jun 2018)
LEGO DC Super-Villains (general action-adventure, May 2019)
Life is Strange: Before the Storm (general action-adventure, Dec 2017)
Little Nightmares (linear action-adventure, Feb 2018)
Mafia III (open-world action-adventure, Jul 2017)
Marvel vs. Capcom: Infinite (2D-fighting action, Sep 2017)
Marvel: Ultimate Alliance 2 (action RPG, Jul 2016)
Marvel's Guardians of the Galaxy: The Telltale Series (3rd-person 3D-adventure, Nov 2017)
Mass Effect: Andromeda (action RPG, Mar 2017)
Mega Man 11 (2D-platformer action, Oct 2018)
Metro Exodus (arcade 1st-person shooter action, Feb 2019)
Middle-earth: Shadow of War (open-world action-adventure, May 2018)
Minecraft: Story Mode - Season One (linear action-adventure, Sep 2016)
Minecraft: Story Mode - Season Two (point-and-click adventure, Dec 2017)
Mirror's Edge Catalyst (general action-adventure, Jun 2016)
Monopoly Plus (board game, Sep 2017)
Monster Hunter: World (action RPG, Ags 2018)
MotoGP 19 (automobile simulation racing, Jun 2019)
Mutant Year Zero: Road to Eden (tactics turn-based strategy, Dec 2018)
MX vs. ATV All Out (automobile simulation racing, Jul 2019)
My Friend Pedro (2D-platformer action, Jun 2019)
My Time At Portia (virtual life simulation, Jan 2019)
Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 (3D-fighting action, Feb 2017)
Naruto to Boruto: Shinobi Striker (3D-fighting action, Ags 2018)
NBA 2K19 (sim basketball-team sports, Sep 2018)
NBA Playgrounds (arcade basketball-team sports, May 2017)
Need for Speed Payback (automobile arcade racing, Nov 2017)
Ni no Kuni II: Revenant Kingdom (Japanese-style RPG, Mar 2018)
NieR: Automata (action RPG, Mar 2017)
Nioh: Complete Edition (action RPG, Nov 2017)
No Man's Sky (open-world action-adventure, Ags 2019)
Nobunaga's Ambition: Sphere of Influence - Ascension (general turn-based strategy, Mar 2016)
Okami HD (general action-adventure, Dec 2017)
One Piece: Burning Blood - Gold Edition (3D-fighting action, Sep 2016)
One Piece: Unlimited World Red - Deluxe Edition (general action, Ags 2017)
One Piece: World Seeker (open-world action-adventure, Mar 2019)
Outlast 2 (survival action-adventure, Apr 2017)
Oxygen Not Included (tycoon management strategy, Jul 2019)
Paranormal Activity: The Lost Soul (1st-person 3D adventure, Mar 2017)
PC Building Simulator (career virtual-simulation, Apr 2019)
Pillars of Eternity II: Deadfire (western-style RPG, May 2018)
Planet Coaster (tycoon management strategy, Ags 2017)
Portal Knights (action RPG, Jun 2019)
Prey (arcade 1st-person shooter action, Jun 2018)
Pro Evolution Soccer 2017 + Patch 2019/2020 (sim soccer-team sports, Oct 2019)
Pro Evolution Soccer 2018 + Patch (sim soccer-team sports, Sep 2018)
Pro Evolution Soccer 2019 + Patch (sim soccer-team sports, Nov 2018)
Project CARS 2 (automobile simulation racing, Sep 2017)
Pyre (general RPG, Jul 2017)
Quantum Break (general action, Apr 2016)
Raft (survival action-adventure, May 2018)
RAGE 2 (arcade 1st-person shooter action, Sep 2019)
Redout (general racing, Sep 2016)
Resident Evil 0: HD Remaster (survival action-adventure, Jan 2016)
Resident Evil 7: biohazard (survival action-adventure, Dec 2017)
Resident Evil 2 (survival action-adventure, Jan 2019)
Ride 2 (automobile simulation racing, Oct 2016)
RiME (general action, May 2017)
Rise of the Tomb Raider (linear action-adventure, Jan 2016)
Rocket League (arcade soccer-team sports, Oct 2019)
RollerCoaster Tycoon World (tycoon management strategy, Mar 2016)
Romance of the Three Kingdoms XIII (4K turn-based strategy, Jul 2016)
Secret of Mana (action RPG, Feb 2018)
Seven: The Days Long Gone (action RPG, Dec 2017)
Sekiro: Shadows Die Twice (general action-adventure, Mar 2019)
Shadow of the Tomb Raider (general action-adventure, Apr 2019)
Shadow Tactics: Blades of the Shogun (tactics real-time strategy, Dec 2016)
Shadow Warrior 2 (arcade 1st-person shooter action, Oct 2016)
Sherlock Holmes: The Devil's Daughter (general adventure, May 2016)
Sid Meier's Civilization VI: Gathering Storm (4X turn-based strategy, Feb 2019)
Sniper Elite 4 (tactical 3rd-person shooter action, Feb 2017)
Sniper: Ghost Warrior 3 (tactical 1st-person shooter action, Sep 2017)
Sonic Forces (general action-adventure, Nov 2017)
SoulCalibur VI (3D-fighting action, Oct 2018)
South Park: The Fractured But Whole (general RPG, Oct 2017)
Spintires: MudRunner (civilian vehicle-simulation, Apr 2019)
Star Ocean: The Last Hope - 4K & Full HD Remaster (action RPG, Nov 2017)
Stardew Valley (general RPG, Feb 2016)
State of Decay 2 (open-world action-adventure, Sep 2018)
Stellaris (general real-time strategy, Feb 2018)
Strange Brigade (arcade 3rd-person shooter action, Ags 2018)
Street Fighter V: Arcade Edition (2D-fighting action, Ags 2019)
Styx: Shards of Darkness (general action-adventure, Mar 2017)
Subnautica (general adventure, Jan 2018)
Sunset Overdrive (arcade 3rd-person shooter action, Nov 2018)
Surviving Mars (government-management strategy, May 2019)
Syberia 3 (3rd-person 3D adventure, Apr 2017)
Syndrome (general action, Oct 2016)
Sword Art Online: Hollow Realization (action RPG, Oct 2017)
Sword Art Online: Fatal Bullet (arcade 3rd-person shooter action, Jan 2019)
Tales of Berseria (action RPG, Jan 2017)
Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutants in Manhattan (3D beat-'em-up action, May 2016)
Tekken 7 (3D-fighting action, Mar 2019)
The Banner Saga 2 (tactics turn-based strategy, Apr 2016)
The Banner Saga 3 (tactics turn-based strategy, Feb 2019)
The Dark Pictures - Man of Medan (survival action-adventure, Ags 2019)
The Elder Scrolls V: Skyrim Special Edition (western-style RPG, Oct 2016)
The Evil Within 2 (survival action-adventure, Oct 2017)
theHunter: Call of the Wild (hunting nature individual-sports, Sep 2019)
The Sims 4 + All Packs (virtual life, Oct 2019)
The Technomancer (western-style RPG, Jun 2016)
The Walking Dead: The Telltale Series - The Final Season (point-and-click adventure, Mar 2019)
The Witcher 3: Wild Hunt (action RPG, Ags 2016)
This War of Mine Stories (general real-time strategy, Ags 2019)
Titan Quest: Anniversary Edition (action RPG, May 2019)
Titanfall 2 (arcade 1st-person shooter action, Oct 2016)
Tom Clancy's Ghost Recon: Wildlands (open-world action-adventure, Mar 2017)
Tom Clancy's Rainbow Six Siege (tactical 1st-person shooter action, Dec 2015)
Total War: Rome II - Emperor Edition (general real-time strategy, Ags 2018)
Total War: Warhammer (general turn-based strategy, May 2016)
Total War: Warhammer II (tactics real-time strategy, Nov 2018)
Total War: Three Kingdoms (general real-time strategy, May 2019)
Toukiden 2 (action RPG, Mar 2017)
Tower of Time (action RPG, Jul 2017)
TransOcean 2: Rivals (business management strategy, May 2016)
Tropico 6 (government-management strategy, Mar 2019)
Two Point Hospital (virtual-career simulation, Ags 2019)
Undertale (Japanese-style RPG, Oct 2017)
Unravel (2D-platformer action, Feb 2016)
Valley (open-world action-adventure, Ags 2016)
Vampyr (action RPG, Jun 2018)
Warriors Orochi 4 (3D beat-'em-up action, Oct 2018)
Watch Dogs 2 (open-world action-adventure, May 2017)
We Happy Few (general action-adventure, Jul 2019)
Wolfenstein II: The New Colossus (arcade 1st-person shooter action, Oct 2017)
Wolfenstein: Youngblood (arcade 1st-person shooter action, Jul 2019)
World of Final Fantasy (Japanese-style RPG, Nov 2017)
World War Z (tactical 1st-person shooter action, Ags 2019)
WRC 6: World Rally Championship (automobile simulation racing, Oct 2016)
WWE 2K19 (wrestling-combat individual sports, Oct 2018)
X-Plane 11 (civilian flight-simulation, Feb 2017)
XCOM 2 (general turn-based strategy, Feb 2016)
Yakuza 0 (open-world action-adventure, Ags 2018)
Ys VIII: Lacrimosa of DANA (action RPG, Apr 2018)
Zoo Tycoon: Ultimate Animal Collection (tycoon management strategy, Oct 2017)

PC Games lain (sejak Ags 2012) yang tersedia:
Silakan klik Genre (kategori) Games utk melihat lebih banyak
Action-Adventure & Shooter
General Adventure, Fighting, RPG, Simulation & Strategy
Kids/Teenagers Action-Adventure, Simulation-Strategy, Sport & Racing

Quote:
profile picture
Loading...
randy1208
Loading...

Thumbs up Testimoni

Pertama agak ragu ,, tapi ketika sudah konsultasi (gratis) , ane dijelasin semuanya , dan WOW hasilnya... bagi yang di bandung , coba agan GREENHOUSE ini duluemoticon-Recommended Seller ,

"BEC , KANDAGA ,PLAZA lewat semuaaaa.!!"

Haha ini randy gan yg kemarin rakit pc game ... sibuk ngegame jadi lupa testimoninya ..


Buat kaskuser yang pengen rakit game dari low price sampe high price ,dan
KONSULTASI GRATIS SAMPE ENTE PUSING..ckckck

Agan yg 1 ini emang emoticon-Recommended Seller emoticon-Recommended Seller emoticon-Recommended Seller

Ini agan masang harga MURAH ,,,
"MURAH TAPII BERKUALITAS"....

Dari game (99%semua game ada) , install , rakit , servicenya pun MANTAF!!! emoticon-Recommended Seller banget deh

(*TESTIMONI INI BEDASARKAN PENGALAMAN YANG ADA , DAN BUKAN DI LEBAY2kan)
profile picture
Loading...

PC Games Action-Adventure & Shooter

PC Games Action-Adventure & Shooter terbaru (Ags 2012 - Okt 2019)
yang tersedia di sini: (warna merah = rilis sejak Januari 2014)

A Plague Tale: Innocence (general action-adventure, May 2019)
A Way Out (general action-adventure, Mar 2018)
Ace Combat Assault Horizon: Enhanced Edition (flight action, Jan 2013)
ADR1FT (survival action-adventure, May 2016)
Air Conflicts: Pacific Carriers (flight action, Sep 2012)
Aliens: Colonial Marines (sci-fi 1st-person shooter action, Feb 2013)
Alien: Isolation (sci-fi action-adventure, Oct 2014)
Alone in the Dark: Illumination (survival action-adventure, Jun 2015)
AMID EVIL (general action-adventure, Jun 2019)
Amnesia: A Machine for Pigs (horror action-adventure, Sep 2013)
ARK: Survival Evolved (sandbox action-adventure, Jun 2019)
Arma III (general simulation, Jul 2019)
Assassin's Creed III + DLCs (open world action-adventure, Apr 2013)
Assassin's Creed IV: Black Flag + DLCs (open-world action-adventure, Dec 2013)
Assassin's Creed Liberation HD (open-world action-adventure, Jan 2014)
Assassin's Creed Unity (open-world action-adventure, Jan 2015)
Assassin's Creed Rogue (open-world action-adventure, Mar 2015)
Assassin's Creed Chronicles: China (linear action-adventure, Apr 2015)
Assassin's Creed Chronicles: India (linear action-adventure, Jan 2016)
Assassin's Creed Chronicles: Russia (linear action-adventure, Feb 2016)
Assassin's Creed Syndicate + DLCs (open-world action-adventure, Mar 2016)
Assassin's Creed Origins + DLCs (open-world action-adventure, Oct 2017)
Assassin's Creed Odyssey (open-world action-adventure, Oct 2018)
Batman: Arkham Origins + DLCs (fantasy action-adventure, Jan 2014)
Batman: Arkham Origins Blackgate (fantasy action-adventure, Apr 2014)
Batman: Arkham Knight + DLCs (open-world action-adventure, Dec 2015)
Batttlefield 4 (modern 1st-person shooter action, Oct 2013)
Battlefield Hardline (arcade 1st-person shooter action, Mar 2015)
Battlefield 1 (tactical 1st-person shooter action, Oct 2016)
Battlefield V (tactical 1st-person shooter action, Nov 2018)
Bayonetta (linear action-adventure, Apr 2017)
Bioshock Infinite + Complete DLCs (sci-fi 1st-person shooter action, Mar 2014)
Borderlands 2 + DLCs (sci-fi 1st-person shooter action, Jun 2019)
Borderlands: The Pre-Sequel (sci-fi 1st-person shooter action, Oct 2014)
Brutal Legend (fantasy action-adventure, Feb 2013)
Cabela's Dangerous Hunts 2013 (hunting nature sports, Oct 2012)
Call of Duty: Black Ops II (historic 1st-person shooter action, Nov 2012)
Call of Duty: Ghosts (modern 1st-person shooter action, Nov 2013)
Call of Duty: Advanced Warfare (modern 1st-person shooter action, Nov 2014)
Call of Duty: Black Ops III + DLCs (arcade 1st-person shooter action, Nov 2015)
Call of Duty: Infinite Warfare (tactical 1st-person shooter action, Nov 2016)
Call of Duty: WWII (arcade 1st-person shooter action, Nov 2017)
Call of Juarez: Gunslinger (historic 1st-person shooter action, May 2013)
Castlevania: Lords of Shadow Ultimate Edition (fantasy action-adventure, Ags 2013)
Castlevania: Lords of Shadow 2 (fantasy action-adventure, Feb 2014)
Control (general action-adventure, Ags 2019)
Counter-Strike: Global Offensive - offline (modern tactical 1st-person shooter action, Ags 2012)
Crysis 3 (sci-fi 1st-person shooter action, Feb 2013)
Dark (modern action-adventure, Jul 2013)
Darksiders: Warmastered Edition (open-world action-adventure, Nov 2016)
Darksiders II(modern action-adventure, Dec 2012)
Darksiders III (open-world action-adventure, Jul 2019)
Daylight (horror action-adventure, Apr 2014)
DayZ (arcade 1st-person shooter action, Dec 2018)
Dead Island: Riptide (modern 1st-person shooter action, Apr 2013)
Dead Rising 3 (general action, Sep 2014)
Dead Space 3 (sci-fi 3rd-person shooter action, Feb 2013)
Deadfall Adventures (fantasy 1st-person shooter action, Nov 2013)
Deadlight (general action, Oct 2012)
Deadly Premonition: The Director's Cut (horror action-adventure, Oct 2013)
Deadpool (beat'em-up action, Jun 2013)
Deus Ex: The Fall (sci-fi 1st-person shooter action, Mar 2014)
Deus Ex: Mankind Divided + DLCs (general action-adventure, Ags 2016)
DmC: Devil May Cry (fantasy action-adventure, Mar 2013)
Devil May Cry 4: Special Edition (linear action-adventure, Jun 2015)
Devil May Cry 5 (general action-adventure, Mar 2019)
Dishonored + Complete DLCs (modern action-adventure, Ags 2013)
Dishonored 2 (general action-adventure, Nov 2016)
Dishonored: Death of the Outsider (general action-adventure, Sep 2017)
Doom 3 BFG Edition (sci-fi 1st-person shooter action, Oct 2012)
DOOM (arcade 1st-person shooter action, May 2016)
Dying Light (survival action-adventure, Apr 2016)
Enslaved: Odyssey to the West (modern action-adventure, Oct 2013)
Evolve (arcade 1st-person shooter action, Feb 2015)
Far Cry 3 + DLCs (modern 1st-person shooter action, Dec 2012)
Far Cry 3: Blood Dragon (modern 1st-person shooter action, May 2013)
Far Cry 4 + Complete DLCs (arcade 1st-person shooter action, Mar 2015)
Far Cry Primal (arcade 1st-person shooter action, Mar 2016)
Far Cry 5 + Complete DLCs (arcade 1st-person shooter action, Ags 2018)
Far Cry New Dawn (arcade 1st-person shooter action, Feb 2019)
Frostpunk (survival action-adventure, Apr 2018)
Grand Theft Auto V (open-world action-adventure, Apr 2015)
Gears 5 (arcade 3rd-person shooter action, Sep 2019)
Hellblade: Senua's Sacrifice (general action-adventure, Ags 2017)
Hello Neighbor (1st-person 3D adventure, Des 2017)
Hitman: Sniper Challenge (modern action-adventure, Ags 2012)
Hitman: Absolution (modern action-adventure, Nov 2012)
Hitman 2016 (general action-adventure, Mar 2016)
Hitman 2 - Gold Edition (general action-adventure, Nov 2018)
I Am Alive (horror action-adventure, Sep 2012)
James Bond 007: Legends[/color] (modern 1st-person shooter action, Nov 2012)
Joe Dever's Lone Wolf HD Remastered (general action, Nov 2014)
Just Cause 3 (open-world action-adventure, Nov 2015)
Just Cause 4 (open-world action-adventure, Des 2018)
Kholat (1st-person 3D-adventure, Jun 2015)
Killer Is Dead: Nightmare Edition (sci-fi action-adventure, May 2014)
Lost Planet 3 (sci-fi 3rd-person shooter action, Ags 2013)
Lucius (general adventure, Oct 2012)
Mad Max (open-world action-adventure, Sept 2015)
Mafia III + DLCs (open-world action-adventure, Jul 2017)
Mark of the Ninja (2D platformer action, Oct 2012)
Medal of Honor: Warfighter (historic 1st-person shooter action, Oct 2012)
Metal Gear Rising: Revengeance (modern action-adventure, Jan 2014)
Metal Gear Solid V: Ground Zeroes (open-world action-adventure, Dec 2014)
Metal Gear Solid V: The Phantom Pain + DLCs (open-world action-adventure, Sep 2015)
Metro: Last Light (sci-fi 1st-person shooter action, May 2013)
Metro: 2033 Redux (sci-fi 1st-person shooter action, Ags 2014)
Metro: Last Light Redux (sci-fi 1st-person shooter action, Ags 2014)
Metro Exodus (arcade 1st-person shooter action, Feb 2019)
Miasmata (sci-fi 1st-person adventure, Nov 2012)
Middle-earth: Shadow of Mordor + DLCs (fantasy action-adventure, Sep 2014)
Middle-earth: Shadow of War + DLCs (open-world action-adventure, May 2018)
Mirror's Edge Catalyst (general action-adventure, Jun 2016)
Murdered: Soul Suspect (survival action-adventure, Jun 2014)
No Man's Sky (open-world action-adventure, Ags 2019)
Okami HD (general action-adventure, Dec 2017)
Outlast (horror action-adventure, May 2014)
Outlast 2 (survival action-adventure, Apr 2017)
Painkiller: Hell & Damnation (fantasy 1st-person shooter action, Oct 2012)
Paranormal Activity: The Lost Soul (1st-person 3D adventure, Mar 2017)
Payday 2 (fantasy 1st-person shooter action, Ags 2013)
Prey (arcade 1st-person shooter action, Jun 2018)
Quantum Break (general action, Apr 2016)
Raft (survival action-adventure, May 2018)
RAGE 2 (arcade 1st-person shooter action, Sep 2019)
Remember Me (sci-fi action-adventure, Jun 2013)
Resident Evil 6 (horror action-adventure, Mar 2013)
Resident Evil: Revelations (survival action-adventure, May 2013)
Resident Evil 4: Ultimate HD Edition (survival action-adventure, Feb 2014)
Resident Evil HD Remaster (survival action-adventure, Jan 2015)
Resident Evil: Revelations 2 - Full Episodes (survival action-adventure, Mar 2015)
Resident Evil 0: HD Remaster (survival action-adventure, Jan 2016)
Resident Evil 7: biohazard + DLCs (survival action-adventure, Dec 2017)
Resident Evil 2 (survival action-adventure, Jan 2019)
Ride to Hell: Retribution (modern action-adventure, Jun 2013)
RiME (general action, May 2017)
Ryse: Son of Rome (fantasy action-adventure, Oct 2014)
Saints Row IV (modern action-adventure, Ags 2013)
Saints Row: Gat Out of Hell (open-world action-adventure, Jan 2015)
Sanctum 2 (sci-fi 1st-person shooter action, May 2013)
Sekiro: Shadows Die Twice (general action-adventure, Mar 2019)
Shadow Warrior 2 (arcade 1st-person shooter action, Oct 2016)
Sleeping Dogs + DLCs (modern action-adventure, Mar 2013)
Sleeping Dogs: Definitive Edition (modern action-adventure, Oct 2014)
SOMA (survival action-adventure, Sep 2015)
Sniper: Ghost Warrior 2 (modern tactical 1st-person shooter action, Mar 2013)
Sniper: Ghost Warrior 3 (tactical 1st-person shooter action, Sep 2017)
Sniper Elite III + DLCs (historic tactical 3rd-person shooter action, Jun 2014)
Sniper Elite 4 + DLCs (tactical 3rd-person shooter action, Feb 2017)
Sniper Elite: Nazi Zombie Army (historic tactical 3rd-person shooter action, Feb 2013)
Sniper Elite: Nazi Zombie Army 2 (historic tactical 3rd-person shooter action, Oct 2013)
Zombie Army Trilogy (arcade 3rd-person shooter action, Mar 2015)
Star Trek (sci-fi action adventure, Apr 2013)
State of Decay: Year One Survival Edition (survival action-adventure, Apr 2015)
State of Decay 2 (open-world action-adventure, Sep 2018)
Strange Brigade (arcade 3rd-person shooter action, Ags 2018)
Strike Suit Zero (flight action, Jan 2013)
Styx: Master of Shadows (sci-fi action-adventure, Oct 2014)
Styx: Shards of Darkness (general action-adventure, Mar 2017)
Sunset Overdrive (arcade 3rd-person shooter action, Nov 2018)
Syberia 3 (3rd-person 3D adventure, Apr 2017)
Syndrome (general action, Oct 2016)
The Amazing Spider-Man(general action, Ags 2012)
The Amazing Spider-Man 2 (general action, Apr 2014)
The Bureau: XCOM Declassified + Complete DLCs (sci-fi 3rd-person shooter action, Ags 2013)
The Dark Pictures - Man of Medan (survival action-adventure, Ags 2019)
The Evil Within + DLCs (horror action-adventure, Apr 2015)
The Evil Within 2 + DLCs (survival action-adventure, Oct 2017)
The Expendables 2 Videogame (general action, Ags 2012)
The Forest (survival action-adventure, May 2014)
theHunter: Call of the Wild - 2019 Edition (hunting nature individual-sports, Sep 2019)
The Vanishing of Ethan Carter (1st-person 3D adventure, Sep 2014)
The Walking Dead: Survival Instinct (sci-fi 1st-person shooter action, Mar 2013)
Thief (fanytasy action-adventure, Feb 2014)
Titanfall 2 + DLCs (arcade 1st-person shooter action, Oct 2016)
Tom Clancy's Ghost Recon: Future Soldier (modern tactical 3rd-person shooter action, Feb 2013)
Tom Clancy's Ghost Recon: Wildlands + DLCs (open-world action-adventure, Mar 2017)
Tom Clancy's Splinter Cell: Blacklist (modern action-adventure, Ags 2013)
Tom Clancy's Rainbow Six Siege (tactical 1st-person shooter action, Dec 2015)
Tomb Raider GOTY Edition (modern action-adventure, Mar 2013)
Rise of the Tomb Raider + DLCs (linear action-adventure, Jan 2016)
Shadow of the Tomb Raider (general action-adventure, Apr 2019)
Valley (open-world action-adventure, Ags 2016)
Viking: Battle for Asgard (fantasy action-adventure, Oct 2012)
Watch Dogs + DLCs (modern action-adventure, Sep 2014)
Watch Dogs 2 (open-world action-adventure, May 2017)
Way of the Samurai 4 (open-world action-adventure, Jul 2015)
We Happy Few (general action-adventure, Jul 2019)
Wolfenstein: The New Order (arcade 1st-person shooter action, May 2014)
Wolfenstein: The Old Blood (arcade 1st-person shooter action, May 2015)
Wolfenstein II: The New Colossus (arcade 1st-person shooter action, Oct 2017)
Wolfenstein: Youngblood (arcade 1st-person shooter action, Jul 2019)
World War Z (tactical 1st-person shooter action, Ags 2019)
Yaiba: Ninja Gaiden Z (survival action-adventure, Mar 2014)
Yakuza 0 (open-world action-adventure, Ags 2018)
Zeno Clash II (1st-person 3D-adventure, Apr 2013)
profile picture
Loading...

PC Games General Adventure, Fighting, RPG, Simulation & Strategy

PC Games General Adventure, Fighting, RPG, Simulation & Strategy terbaru (Ags 2012 - Okt 2019)
yang tersedia di sini: (warna merah = rilis sejak Januari 2015)

A New Beginning - Final Cut (general adventure, Dec 2012)
Aarklash: Legacy (general adventure, Sep 2013)
ABZU (3rd-person 3D adventure, Ags 2016)
Ace Combat 7: Skies Unknown (combat flight simulation, Jan 2019)
Act of Aggression (general real-time strategy, Sep 2015)
Agarest: Generations of War (general strategy, Oct 2013)
Agarest: Generations of War 2 (general strategy, Feb 2015)
Agatha Christie's The ABC Murders (3rd-person 3D adventure, Feb 2016)
Ancestors Legacy - Saladin's Conquest (general real-time strategy, May 2019)
Anomaly 2 (general real-time strategy, May 2013)
Araya (1st-person 3D adventure, Nov 2016)
Ashes of the Singularity: Escalation (general real-time strategy, Nov 2016)
Attack on Titan (3D beat-'em-up action, Ags 2016)
Attack on Titan 2 (general action, Mar 2018)
Atelier Sophie: The Alchemist of the Mysterious Book (Japanese-style RPG, Feb 2017)
Atelier Lydie & Suelle: The Alchemists and the Mysterious Paintings (Japanese-style RPG, Mar 2018)
Awesomenauts: Overdrive (MOBA real-time strategy, Mar 2016)
Baldur's Gate: Enhanced Edition (PC-style RPG, Nov 2012)
Baldur's Gate II: Enhanced Edition (PC-style RPG, Nov 2013)
Batman: The Telltale Series (point-and-click adventure, Dec 2016)
Batman: The Enemy Within - The Telltale Series (point-and-click adventure, Ags 2017)
Battle of Empires: 1914-1918 (general real-time strategy, Dec 2014)
Blackguards (general RPG, Nov 2013)
Blackguards 2 (general turn-based strategy, Jan 2015)
BlazBlue: Chrono Phantasma Extend (2D-fighting action, Mar 2016)
Blood Knights (fantasy action-adventure, Nov 2013)
Bloodstained: Ritual of the Night (2D-platformer action, Jun 2019)
Bound by Flame (action RPG, May 2014)
Broken Sword 5: The Serpents' Curse (point-and-click adventure, Dec 2013)
Champions of Anteria (general real-time strategy, Ags 2016)
Child of Light (general RPG, Apr 2014)
Chivalry: Medieval Warfare (general strategy, Oct 2012)
Cho Dengeki Stryker - all-ages version (general adventure, Mar 2014)
Code Vein (action RPG, Sep 2019)
Cognition: An Erica Reed Thriller - Full Episodes (point-and-click adventure, Sep 2013)
Company of Heroes 2 + DLCs (historic real-time strategy, Sep 2015)
Crusader Kings II + DLCs (general real-time strategy, Nov 2018)
Danganronpa: Trigger Happy Havoc (visual-novel adventure, Feb 2016)
Danganronpa 2: Goodbye Despair (visual-novel adventure, Apr 2016)
Dark Souls: Prepare To Die Edition (action RPG, Ags 2012)
Dark Souls II: Scholar of the First Sin (action RPG, Apr 2015)
Dark Souls III + DLCs (action RPG, Mar 2017)
Dead Cells (2D-platformer action, Ags 2019)
Dead or Alive 5 Last Round: Core Fighters (3D-fighting action, Dec 2017)
Deponia (general adventure, Ags 2012)
Chaos on Deponia (general adventure, Nov 2012)
Goodbye Deponia (general adventure, Oct 2013)
Disco Elysium (general RPG, Oct 2019)
Disgaea 5 Complete (tactics turn-based strategy, Oct 2018)
Divinity II: Developer's Cut (action RPG, Oct 2012)
Divinity: Dragon Commander (strategy RPG, Ags 2013)
Divinity: Original Sin (action RPG, Jun 2014)
Divinity: Original Sin II - Definitive Edition (western-style RPG, Ags 2018)
Don't Starve + DLCs (sandbox action-adventure, Apr 2016)
Doraemon: Story of Seasons (general adventure, Oct 2019)
Dota 2 - offline (real-time srategy, Jul 2013)
Dracula 5: The Blood Legacy (modern 1st-person adventure, Dec 2013)
Dragon Age: Inquisition + Complete DLCs (western-style RPG, Sep 2015)
Dragon Ball: Xenoverse (3D-fighting action, Feb 2015)
Dragon Ball: Xenoverse 2 (3D-fighting action, Oct 2016)
Dragon Ball FighterZ (2D-fighting action, Jan 2018)
Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age (Japanese-style RPG, Sep 2018)
Dragon's Dogma: Dark Arisen (action RPG, Jan 2016)
Dreamfall Chapters: Book 1-5 Complete (fantasy 3rd-person adventure, Jun 2016)
Dungeons II (general strategy, Apr 2015)
Dynasty Warriors 7: Xtreme Legends - Definitive Edition (3D beat-'em-up action, Dec 2018)
Dynasty Warriors 8: Xtreme Legends Complete Edition (3D beat-'em-up action, May 2014)
Dynasty Warriors 8 Empires (action strategy, Feb 2015)
Dynasty Warriors 9 (3D beat-'em-up action, Feb 2018)
Earthlock (general RPG, Mar 2018)
Elemental: Fallen Enchantress (fantasy turn-based strategy, Oct 2012)
Fallen Enchantress: Legendary Heroes (fantasy turn-based strategy, May 2013)
Europa Universalis IV + DLCs (general real-time strategy, Sep 2018)
Fable Anniversary (action RPG, Sep 2014)
Fallout 4 + DLCs GOTY (western-style RPG, Sep 2017)
Family Guy: Back to the Multiverse (fantasy action-adventure, Nov 2012)
Field of Glory: Empires (4X turn-based strategy, Jul 2019)
Final Fantasy XIII (console-style RPG, Oct 2014)
Final Fantasy XIII-2 (console-style RPG, Dec 2014)
Final Fantasy Type-0 HD (action RPG, Ags 2015)
Lightning Returns: Final Fantasy XIII (Japanese-style RPG, Dec 2015)
Final Fantasy IX (Japanese-style RPG, Apr 2016)
Final Fantasy X / X-2 HD Remaster (Japanese-style RPG, May 2016)
Final Fantasy XII: The Zodiac Age (Japanese-style RPG, Feb 2018)
Final Fantasy XV: Windows Edition + DLCs (action RPG, Mar 2018)
Galactic Civilizations III (general strategy, May 2015)
Game of Thrones: A Telltale Games Series - Full Episodes (point-and-click adventure, Nov 2015)
Gauntlet (PC-style RPG, Sep 2014)
God Eater Resurrection (action RPG, Ags 2016)
God Eater 2: Rage Burst (action RPG, Ags 2016)
God Eater 3 (action RPG, Feb 2019)
Gone Home (sci-fi 1st-person adventure, Ags 2013)
GreedFall (action RPG, Sep 2019)
Grey Goo (general real-time strategy, Jan 2015)
Grim Fandango Remastered (3rd-person 3D adventure, Jan 2015)
.hack//G.U. Last Recode (action RPG, Nov 2017)
Hearts of Iron IV + DLCs (general real-time strategy, Mar 2019)
Hegemony Rome: The Rise of Caesar (historic real-time strategy, Ags 2014)
Her Story (visual-novel adventure, Jun 2015)
Hyperdimension Neptunia Re;Birth1 (Japanese-style RPG, Jan 2015)
Hyperdimension Neptunia Re;Birth2: Sisters Generation (Japanese-style RPG, May 2015)
Hyperdimension Neptunia Re;Birth3: V Generation (Japanese-style RPG, Oct 2015)
I Am Setsuna (Japanese-style RPG, Jul 2016)
Injustice: Gods Among Us - Ultimate Edition (2D-fighting action, Nov 2013)
Injustice 2: Legendary Edition (2D-fighting action, Mar 2018)
Jagged Alliance (modern turn-based strategy, Apr 2013)
Jack Keane 2: The Fire Within (general adventure, Jun 2013)
Jump Force (3D-fighting action, Ags 2019)
Jurassic World Evolution (tycoon management strategy, Jun 2018)
Karateka (general action, Dec 2012)
King's Bounty: Warriors of the North (fantasy turn-based strategy, Oct 2012)
King's Bounty: Dark Side (fantasy turn-based strategy, May 2014)
King's Quest - Full Chapters (general adventure, Oct 2016)
Kingdom Come: Deliverance - Royal Edition (action RPG, May 2019)
Lara Croft and the Temple of Osiris (2D-platformer action, Dec 2014)
Late Shift (general adventure, Apr 2017)
Leisure Suit Larry: Reloaded (point-and-click adventure, Jun 2013)
Lichdom: Battlemage (1st-person RPG, Ags 2014)
Life is Strange - Full Episodes (general action-adventure, Oct 2015)
Life is Strange: Before the Storm - Full Episodes (general action-adventure, Dec 2017)
Little Nightmares - Full Chapters (linear action-adventure, Feb 2018)
Lords of the Fallen (action RPG, Oct 2014)
Lost Horizon 2 (point-and-click adventure, Oct 2015)
Magicka 2 (general action-adventure, May 2015)
Mars: War Logs (action RPG, Apr 2013)
Marvel vs. Capcom: Infinite (2D-fighting action, Sep 2017)
Marvel: Ultimate Alliance 2 (action RPG, Jul 2016)
Marvel's Guardians of the Galaxy: The Telltale Series (3rd-person 3D-adventure, Nov 2017)
Mass Effect 3 + Complete DLCs (action RPG, Mar 2013)
Mass Effect: Andromeda (action RPG, Mar 2017)
Memento Mori 2 (general adventure, May 2014)
Men of War: Assault Squad 2 (military real-time strategy, Mar 2014)
Might & Magic X: Legacy (general turn-based strategy, Jan 2014)
Might & Magic Heroes VII (general turn-based strategy, Sep 2015)
Monster Hunter: World (action RPG, Ags 2018)
Mortal Kombat Komplete Edition (2D-fighting action, Jul 2013)
Mortal Kombat X (2D-fighting action, Apr 2015)
Mutant Year Zero: Road to Eden (tactics turn-based strategy, Dec 2018)
My Friend Pedro (2D-platformer action, Jun 2019)
My Time At Portia (virtual life simulation, Jan 2019)
Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 3 Full Burst (3D-fighting action, Oct 2013)
Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm Revolution (3D-fighting action, Sep 2014)
Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 4 + DLCs (3D-fighting action, Feb 2017)
Naruto to Boruto: Shinobi Striker (3D-fighting action, Ags 2018)
Neverwinter Nights: Enhanced Edition (western-style RPG, Mar 2018)
Ni no Kuni II: Revenant Kingdom (Japanese-style RPG, Mar 2018)
NieR: Automata (action RPG, Mar 2017)
Nioh: Complete Edition (action RPG, Nov 2017)
Of Orcs and Men (action RPG, Oct 2012)
Omerta: City of Gangsters (general strategy, Jan 2013)
One Piece: Pirate Warriors 3 (3D beat'em-up action, Ags 2015)
One Piece: Burning Blood - Gold Edition (3D-fighting action, Sep 2016)
One Piece: Unlimited World Red - Deluxe Edition (general action, Ags 2017)
One Piece: World Seeker (open-world action-adventure, Mar 2019)
Pillars of Eternity (western-style RPG, Mar 2015)
Pillars of Eternity II: Deadfire (western-style RPG, May 2018)
Portal Knights (action RPG, Jun 2019)
Pyre (general RPG, Jul 2017)
Raven's Cry (adventure RPG, Dec 2014)
Rise of Nations: Extended Edition (fantasy real-time strategy, Jun 2014)
Risen 3: Titan Lords (general RPG, Ags 2014)
Sacred 3 (action RPG, Ags 2014)
Saint Seiya: Soldiers' Soul (3D-fighting action, Oct 2015)
Samurai Warriors 4-II (3D beat-'em-up action, Sep 2015)
Skullgirls (2D-fighting action, Ags 2013)
Secret Files: Sam Peters (general adventure, Oct 2013)
Secret of Mana (action RPG, Feb 2018)
Seven: The Days Long Gone (action RPG, Dec 2017)
Shadow Tactics: Blades of the Shogun (tactics real-time strategy, Dec 2016)
Shadowrun Returns (general RPG, Jul 2013)
Shadows: Heretic Kingdoms (western-style RPG, Nov 2014)
Sherlock Holmes: Crimes & Punishments (general adventure, Sep 2014)
Sherlock Holmes: The Devil's Daughter (general adventure, May 2016)
SoulCalibur VI (3D-fighting action, Oct 2018)
South Park: The Stick of Truth (general RPG, Mar 2014)
South Park: The Fractured But Whole (general RPG, Oct 2017)
Star Ocean: The Last Hope - 4K & Full HD Remaster (action RPG, Nov 2017)
StarCraft II: Heart of the Swarm (sci-fi real-time strategy, Mar 2013)
Starcraft II: Legacy of the Void (complete edition) (command real-time strategy, Nov 2015)
Stardew Valley (general RPG, Feb 2016)
StarForge (general strategy, May 2013)
Steins;Gate (general adventure, Mar 2014)
Ultra Street Fighter IV (2D-fighting action, Ags 2014)
Street Fighter V: Arcade Edition (2D-fighting action, Ags 2019)
Stronghold HD (historic real-time strategy, Nov 2012)
Stronghold: Crusader HD (general real-time strategy, Nov 2012)
Stronghold: Crusader II (general real-time strategy, Mar 2015)
Subnautica (general adventure, Jan 2018)
Surviving Mars (government-management strategy, May 2019)
Sword Art Online: Hollow Realization (action RPG, Oct 2017)
Sword Art Online: Fatal Bullet (arcade 3rd-person shooter action, Jan 2019)
Sword Coast Legends (western-style RPG, Oct 2015)
Tales from the Borderlands - Full Episodes (general adventure, Oct 2015)
Tales of Berseria (action RPG, Jan 2017)
Tales of Zestiria (Japanese-style RPG, Oct 2015)
Tekken 7 (3D-fighting action, Mar 2019)
The Banner Saga (general RPG, Jan 2014)
The Banner Saga 2 (tactics turn-based strategy, Apr 2016)
The Banner Saga 3 (tactics turn-based strategy, Feb 2019)
The Bureau: XCOM Declassified + Complete DLCs (sci-fi 3rd-person shooter action, Ags 2013)
The Dark Eye: Demonicon (general RPG, Oct 2013)
The Elder Scrolls V: Skyrim + 3 DLCs (western-style RPG, Feb 2013)
The Elder Scrolls V: Skyrim: Legendary AIO Special Mods Edition (western-style RPG, May 2013)
The Elder Scrolls V: Skyrim Special Edition (western-style RPG, Oct 2016)
The Good Life (virtual life, Nov 2012)
The Incredible Adventures of Van Helsing: Final Cut (action RPG, Oct 2015)
The Legend of Heroes: Trails in the Sky (console-style RPG, Jul 2014)
The Raven: Legacy of a Master Thief (point-and-click adventure, Jul 2013)
The Sims 3 - Complete Packs + Content Store Items (virtual life, Oct 2013)
The Sims 4 + Complete All Packs (virtual life, Oct 2019)
The Stanley Parable (general action, Oct 2013)
The Talos Principle (1st-person 3D-adventure, Jul 2015)
The Technomancer (western-style RPG, Jun 2016)
The Testament of Sherlock Holmes (general adventure, Sep 2012)
The Walking Dead: Episode 1-5 + 400 Days (general action, Jul 2013)
The Walking Dead: Season Two, Episode 1-5 (general action, Ags 2014)
The Walking Dead: The Telltale Series - The Final Season (point-and-click adventure, Mar 2019)
The Witcher 3: Wild Hunt - GOTY Edition (action RPG, Ags 2016)
This War of Mine Stories (general real-time strategy, Ags 2019)
Titan Quest: Anniversary Edition (action RPG, May 2019)
Torchlight II (action RPG, Sep 2012)
Total War: Shogun II + DLCs(general real-time strategy, Mar 2013)
Total War: Rome II - Emperor Edition (general real-time strategy, Ags 2018)
Total War: Attila (general real-time strategy, Jun 2015)
Total War: Warhammer (general turn-based strategy, May 2016)
Total War: Warhammer II (tactics real-time strategy, Nov 2018)
Total War: Three Kingdoms (general real-time strategy, May 2019)
Toukiden: Kiwami (general action, Jun 2015)
Toukiden 2 (action RPG, Mar 2017)
Tower of Time (action RPG, Jul 2017)
Transistor (action RPG, May 2014)
Tryst (fantasy real-time strategy, Sep 2012)
Undertale (Japanese-style RPG, Oct 2017)
Uprising44: The Silent Shadows (military real-time strategy, Dec 2012)
Valiant Hearts: The Great War (2D-platformer action, Jun 2014)
Valkyria Chronicles (tactics turn-based strategy, Nov 2014)
Vampyr (action RPG, Jun 2018)
Wargame: Red Dragon (historic real-time strategy, Apr 2014)
Warriors Orochi 4 (3D beat-'em-up action, Oct 2018)
Wasteland 2 (western-style RPG, Sep 2014)
World of Final Fantasy (Japanese-style RPG, Nov 2017)
Worms: Clan Wars (general strategy, Ags 2013)
WWE 2K15 (wrestling-combat sports, Apr 2015)
WWE 2K16 (wrestling-combat individual sports, Mar 2016)
WWE 2K17 (wrestling-combat individual sports, Feb 2017)
WWE 2K18 (wrestling-combat individual sports, Oct 2017)
WWE 2K19 (wrestling-combat individual sports, Oct 2018)
XCOM: Enemy Unknown + Enemy Within DLC (sci-fi turn-based strategy, Nov 2013)
XCOM 2 (general turn-based strategy, Feb 2016)
Ys VIII: Lacrimosa of DANA (action RPG, Apr 2018)
profile picture
Loading...

PC Games Kids/Teenagers Action-Adventure, Simulation, Sport & Racing

PC Games Kids/Teenagers Action-Adventure, Simulation-Strategy, Sport & Racing terbaru (Ags 2012 - Okt 2019)
yang tersedia di sini: (warna merah = rilis sejak Januari 2014)

60 Seconds! Reatomized (general action, Jul 2019)
A-Train 9 (train simulation, May 2014)
Adventure Park (tycoon-management strategy, Nov 2013)
Age of Empires II: HD Edition + DLCs (command real-time strategy, Dec 2016)
Age of Empires: Definitive Edition (command real-time strategy, Feb 2018)
Age of Mythology: Extended Edition (fantasy real-time strategy, May 2014)
Age of Wonders III (fantasy turn-based strategy, Mar 2014)
Age of Wonders: Planetfall (general turn-based strategy, Ags 2019)
Agricultural Simulator 2013 (general simulation, Dec 2012)
Airport Simulator 2015 (virtual simulation, Apr 2015)
ANNO 2070 + DLCs (sci-fi real-time strategy, Oct 2012)
ANNO 2205 (government management strategy, Nov 2015)
Armikrog. (point-and-click adventure, Sep 2015)
Assetto Corsa (automobile simulation racing, Dec 2014)
ASTRONEER (sandbox action-adventure, Dec 2016)
Broken Age: Act 1 & Act 2 (point-and-click adventure, Apr 2015)
Brothers: A Tale of Two Sons (fantasy action-adventure, Sep 2013)
Bus Simulator 16 (civilian-vehicle simulation, Mar 2016)
Car Mechanic Simulator 2015 (career virtual simulation, Apr 2015)
Cities in Motion 2 (general simulation, Apr 2013)
Cities XL Platinum (modern city-building strategy, Feb 2013)
Cities: Skylines + DLCs (government-management strategy, May 2019)
Contrast (action puzzle, Nov 2013)
Colin McRae Rally HD (offroad/rally-racing driving, Jul 2014)
Crash Bandicoot N. Sane Trilogy (miscellaneous compilation, Jun 2018)
Crash Time 5: Undercover (GT/street-racing driving, Sep 2012)
DiRT Rally (automobile simulation racing, Apr 2015)
DiRT 4 (automobile simulation racing, Jun 2017)
Disney Infinity 3.0 Edition (general action-adventure, Oct 2015)
Disney Princess: My Fairytale Adventure (general adventure, Sep 2012)
Emergency 20 (general strategy, Oct 2017)
Euro Fishing (fishing nature-individual sports, Jan 2018)
Euro Truck Simulator 2 + DLCs (civilian-vehicle simulation, Sep 2019)
F1 Race Stars (kart-racing driving, Nov 2012)
F1 2014 (Formula One racing driving, Oct 2014)
F1 2015 (automobile simulation racing, Jul 2015)
F1 2016 (automobile simulation racing, Ags 2016)
F1 2017 (automobile simulation racing, Ags 2017)
F1 2018 (automobile simulation racing, Ags 2018)
Farming Simulator 17 (career virtual simulation, Oct 2016)
Fast & Furious: Showdown (GT/street-racing driving, May 2013)
FIFA 14 + Moddingway patch updates 2015/16 (sim soccer-team sports, Apr 2016)
FIFA 15 + Moddingway patch updates 2016 (sim soccer-team sports, Jul 2016)
FIFA 17 + Squad File 2017 (sim soccer-team sports, Jul 2017)
FIFA 18 + Squad File 2017/2018 (sim soccer-team sports, Sep 2017)
FIFA 19 + Squad File 2018/2019 (sim soccer-team sports, Sep 2018)
FIFA Manager 13 (management-soccer traditional sports, Oct 2012)
Football Manager 2014 (management soccer-team sports, Nov 2013)
Football Manager 2015 + Editor & Megapack (management soccer-team sports, Nov 2014)
Football Manager 2016 + Editor & Megapack (management soccer-team sports, Nov 2015)
Football Manager 2017 + Editor & Megapack (management soccer-team sports, Nov 2016)
Football Manager 2019 (management soccer-team sports, Nov 2018)
Forza Horizon 3 (automobile simulation racing, Sep 2016)
Gas Guzzlers Extreme (car-combat driving, Oct 2013)
Goat Simulator + DLCs (general simulation, May 2015)
GRID 2 (GT/street-racing driving, May 2013)
GRID Autosport (GT/street-racing driving, Jun 2014)
Hot Wheels: World's Best Driver (general driving, Sept 2013)
Inside (2D-platformer action, Jul 2016)
Kerbal Space Program + DLCs (combat space simulation, May 2019)
KickBeat Steam Edition (music rhythm, Jan 2014)
Kung Fu Panda: Showdown of Legendary Legends (2D-fighting action, Jan 2016)
LEGO The Lord of the Rings (general adventure, Nov 2012)
LEGO Marvel Super Heroes (fantasy action-adventure, Oct 2013)
The LEGO Movie Videogame (fantasy action-adventure, Feb 2014)
LEGO The Hobbit (fantasy action-adventure, May 2014)
LEGO Batman 3: Beyond Gotham (general action-adventure, Nov 2014)
LEGO Jurassic World (general action-adventure, Jun 2015)
LEGO Marvel's Avengers (general action-adventure, Jan 2016)
LEGO Star Wars: The Force Awakens (general action-adventure, Jun 2016)
LEGO Worlds (sandbox action-adventure, Feb 2017)
LEGO Marvel Super Heroes 2 + DLCs (3D-platformer action, Nov 2017)
LEGO The Incredibles (general action-adventure, Jun 2018)
LEGO DC Super-Villains (general action-adventure, May 2019)
Lilly Looking Through (point-and-click adventure, Nov 2013)
Lords of Football (sim-football traditional sports, Apr 2013)
Magic: Duels of the Planeswalkers 2015 (card-battle, Jul 2014)
Mega Man 11 (2D-platformer action, Oct 2018)
Memoria (general adventure, Ags 2013)
Minecraft: Story Mode - Season One, Full Episodes (linear action-adventure, Sep 2016)
Minecraft: Story Mode - Season Two, Full Episodes (point-and-click adventure, Dec 2017)
Monopoly Plus (board game, Sep 2017)
MotoGP 14 (street motorcycle-racing driving, Jun 2014)
MotoGP 15 (automobile simulation racing, Jun 2015)
MotoGP 17 (automobile arcade racing, Jun 2017)
MotoGP 18 (automobile simulation racing, Jun 2018)
MotoGP 19 (automobile simulation racing, Jun 2019)
MX vs. ATV All Out (automobile simulation racing, Jul 2019)
MXGP: The Official Motocross Videogame (motocross motorcycle-racing driving, Mar 2014)
NASCAR '14 (stock-car racing driving, Feb 2014)
NASCAR '15 (automobile simulation racing, May 2015)
NBA 2K14 (sim-basketball traditional sports, Oct 2013)
NBA 2K15 (sim-basketball traditional sports, Oct 2014)
NBA 2K16 (sim basketball-team sports, Sep 2015)
NBA 2K17 (sim basketball-team sports, Sep 2016)
NBA 2K18 (sim basketball-team sports, Sep 2017)
NBA 2K19 (sim basketball-team sports, Sep 2018)
NBA Playgrounds (arcade basketball-team sports, May 2017)
Need for Speed: Most Wanted (2012) (GT/street-racing driving, Oct 2012)
Need for Speed: Rivals (GT/street-racing driving, Nov 2013)
Need for Speed Payback (automobile arcade racing, Nov 2017)
Nobunaga's Ambition: Sphere of Influence (general turn-based strategy, Ags 2015)
Nobunaga's Ambition: Sphere of Influence - Ascension (general turn-based strategy, Mar 2016)
Ori and the Blind Forest (2D-platformer action, Mar 2015)
Oxygen Not Included (tycoon management strategy, Jul 2019)
Pac-Man and the Ghostly Adventures (3D-platformer action, Oct 2013)
PaPo & Yo (general adventure, Apr 2013)
PC Building Simulator (career virtual-simulation, Apr 2019)
Planet Coaster (tycoon management strategy, Ags 2017)
Pro Cycling Manager Season 2013: Le Tour de France (biking alternative sports, Jun 2013)
Pro Evolution Soccer 2013 + PESEDIT patch Minosta4U 2017 (sim soccer-team sports, Sep 2017)
Pro Evolution Soccer 2017 + Patch 2019/2020 (sim soccer-team sports, Oct 2019)
Pro Evolution Soccer 2018 + Patch 2018/2019 (sim soccer-team sports, Sep 2018)
Pro Evolution Soccer 2019 + Patch (sim soccer-team sports, Nov 2018)
Project CARS (general racing, May 2015)
Project CARS 2 (automobile simulation racing, Sep 2017)
Rayman Legends (2D-platformer action, Ags 2013)
Redout (general racing, Sep 2016)
Ride (general racing, Mar 2015)
Ride 2 (automobile simulation racing, Oct 2016)
Rocket League (arcade soccer-team sports, Oct 2019)
Rocksmith (music rhythm, Oct 2012)
RollerCoaster Tycoon World (tycoon management strategy, Mar 2016)
Romance of the Three Kingdoms XIII (4K turn-based strategy, Jul 2016)
Scooby Doo! and the Spooky Swamp (modern action-adventure, Nov 2012)
Scribblenauts Unlimited (2D-platformer action, Nov 2012)
Scribblenauts Unmasked: A DC Comics Adventure (2D-platformer action, Sep 2013)
Ship Simulator: Maritime Search and Rescue (ship simulation, Jul 2014)
Sid Meier's Civilization V + Complete DLCs (4X turn-based strategy, Jul 2013)
Sid Meier's Civilization: Beyond Earth (4X turn-based strategy, Oct 2015)
Sid Meier's Starships (general turn-based strategy, Mar 2015)
Sid Meier's Civilization VI: Gathering Storm (4X turn-based strategy, Feb 2019)
SimCity (2013) - offline single player (modern city-building strategy, Mar 2013)
Sins of a Solar Empire: Rebellion (general strategy, Dec 2018)
Sonic & All-Stars Racing Transformed (kart-racing driving, Jan 2013)
Sonic Forces (general action-adventure, Nov 2017)
SpinTires (civilian-vehicle simulation, Jun 2014)
Spintires: MudRunner (civilian vehicle-simulation, Apr 2019)
Stellaris (general real-time strategy, Feb 2018)
Sword of the Stars II: Enhanced Edition (sci-fi turn-based strategy, Nov 2012)
Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows (beat-'em-up action, Ags 2013)
Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutants in Manhattan (3D beat-'em-up action, May 2016)
The Legend of Korra (fantasy action-adventure, Oct 2014)
Tony Hawk's Pro Skater HD (skating alternative sport, Sep 2012)
Train Simulator 2014 (train simulation, Sep 2013)
Train Simulator 2015 (train vehicle simulation, Sep 2014)
Transformers: Fall of Cybertron (general action, Ags 2012)
Transformers: Rise of the Dark Spark (sci-fi action-adventure, Jun 2014)
Transformers: Devastation (3D beat'em-up action, Oct 2015)
TransOcean: The Shipping Company (ship simulation, Sep 2014)
Transport Giant 2012: Gold Edition (general strategy, Nov 2012)
Trials Evolution: Gold Edition (automobile arcade racing, Mar 2013)
Trials Fusion (automobile arcade racing, Apr 2014)
Tropico 4: Collector's Bundle (tycoon strategy, Jan 2013)
Tropico 5 (tycoon strategy, Jun 2014)
Tropico 6 (government-management strategy, Mar 2019)
Truck Racer (truck-racing driving, Oct 2013)
Two Point Hospital (virtual-career simulation, Ags 2019)
Unravel (2D-platformer action, Feb 2016)
Valiant Hearts: The Great War (2D-platformer action, Jun 2014)
Worms: Clan Wars (general strategy, Ags 2013)
WRC 4: FIA World Rally Championship (rally/offroad-racing driving, Oct 2013)
WRC 6: World Rally Championship (automobile simulation racing, Oct 2016)
X-Plane 11 (civilian flight-simulation, Feb 2017)
Young Justice: Legacy (general action, Nov 2013)
Zoo Tycoon: Ultimate Animal Collection (tycoon management strategy, Oct 2017)