Seller tidak aktif lebih dari 7 hari. Demi kenyamanan bertransaksi, disarankan untuk menghubungi Seller atau mencari lapak lain yang aktif

Main Content

Jamsi Free Ongkir Jabodetabek (Jamu Diabetesi)
Rp 100.000
Lokasi : DKI Jakarta
Kondisi : Baru
Posted on : 04-08-2015 15:23
Terjual : 0 barang telah terjual
Dilihat : 62 kali
Berat : 300 gram
Last Sundul : 24 October 2016, 07:25:50 PM

Penjelasan Produk

60% Orang Indonesia tidak sadar mengidap diabetes
Artinya apa? Sebanyak 60% dari total penduduk Indonesia tidak mengetahui bahwa kadar gula dalam darah mereka melebihi normal. Makanan, pola hidup yang tidak sehat, stress akibat beban pekerjaan, pola makan yang tidak seimbang menyebabkan banyak masyarakat mengidap diabetes.

Lalu apa diabetes itu?
Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin dengan baik.

Tipe Diabetes :
Diabetes melitus tipe 1 penyebab kurangnya produksi insulin oleh pankreas.
Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin, sehingga penggunaan insulin oleh tubuh menjadi tidak efektif.
Diabetes gestasional, adalah hiperglikemia yang pertama kali ditemukan saat kehamilan.
Indonesia merupakan negara yang berada di urutan ke-4 dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Bahkan jumlah pengidap diabetes terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, terutama untuk DM tipe 2. Data WHO memperkirakan jumlah penderita DM tipe 2 di Indonesiaakan meningkat signifikan hingga 21,3 juta jiwa pada 2030 mendatang. “Lebih dari 60 persen pengidap diabetes tidak sadar kalau terkena diabetes. Kebanyakan datang ke dokter dalam kondisi sudah komplikasi,” ungkap Ahli Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran (FK) UGM, dr. R. Bowo Pramono, Sp.Pd.KEMD(K) Rabu (6/4).

Penyakit yang ditimbulkan karena kelebihan kadar gula dalam darah atau diabetes:
 Otak – stroke
 Mata – kabur dan buta
 Jantung - koroner
 Ginjal – cuci darah
 Organ reproduksi – sex menurun
 Kulit dan syaraf – gatal2 seluruh tubuh
 Kaki kesemutan, menghitam, luka,baal

Lalu bagaimana caranya agar kita tahu kalau kita terkena diabetes atau tidak?
Berikut adalah gejala-gejala yang sering ditemukan oleh penderita diabetes:
Rasa haus
Banyak kencing
Berat badan turun
Rasa lapar
Badan lemas
Rasa gatal
Kesemutan
Mata kabur
Kulit Kering
Sakit gigi atau gusi
Selain gejala-gejala di atas, Anda juga dapat mengecek kadar gula darah Anda, berikut adalah keterangan mengenai kadar gula darah yang normal dan yang terkena diabetes:
Kadar Gula setelah puasa :
Normal : 90 - 100 mg/dl
Pradiabetes : 100 – 126 mg/dl
Diabetes : diatas 126 mg/dl
Kadar Gula 2 jam setelah makan :
Normal : dibawah 140 mg/dl
Pradiabetes : 140 – 200 mg/dl
Diabetes : diatas 200 mg/dl

JAMSI hadir sebagai salah satu alternatif yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah Anda. JAMSI dibuat dengan bahan-bahan alami seperti:
Ekstrak Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa fructus)
Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata)
Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia fructus)
Ekstrak Temulawak (curcuma xanthoriza)

JAMSI tidak menyebabkan ketergantungan, tidak menyebabkan efek samping lainnya karena dibuat dari bahan-bahan alami berkualitas. Tidak seperti bahan pemanis buatan lainnya yang justru memiliki efek yang malah dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Jika kadar gula dalam darah Anda ternyata terbukti tinggi di atas rata-rata normal maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga pola makan Anda.
Diabetesi:

No Mie dan Bubur
Stop makan nasi putih ganti nasi merah
Stop gula putih ganti gula merah
Stop bubur n mie ayam (gnt nasi merah)
Stop makan pisang, mangga, anggur, sawo, kelengkeng, rambutan, durian, nenas dll
Stop goreng-gorengan.... rebus , pepes
Stop begadang ....come to sleep
Happiness is habbit
Say no to Gula putih
Gula dan pemanis sumber diabetes. Diabetes adalah faktor risiko yang memicu hipertensi
konsumsi gula yang berlebihan pemicu hipertensi dan kholestrol
Gula biang kerok hipertensi
Hindari gula putih, gula diet atau pemanis buatan , gunakan gula aren organik, masuk akal rekomendasi para dokter




×