alexa-tracking

Toyota Avanza Daihatsu Xenia, Ini Bensinnya!

Main Content

Toyota Avanza Daihatsu Xenia, Ini Bensinnya!
Rp 25.000
Lokasi : Jawa Barat (Bisa COD)
Kondisi : Baru
Merah : Putih
Posted on : 08-06-2018 12:04
Terjual : 0 barang telah terjual
Dilihat : 186 kali
Berat : 12 gram
Last Sundul : 3 hours ago

Penjelasan Produk

Apakah Anda salah satu pemilik Avanza atau Xenia?, mengingat jenis varian mobil ini merupakan mobil yang paling laris di negeri ini. Dari berbagai keluhan yang saya baca, ternyata penyakit umum dari varian mobil ini adalah:
1. Masalah ngelitik pada mesin
2. Masalah Tarikan super berat cenderung ngga bisa lari
3. Masalah pemakaian bensin super boros

Sangat diluar dugaan ternyata kendaraan berpredikat laris No.1 di Indonesia ini memiliki rasio kompresi mesin sangat tinggi, yaitu 11:1. Angka ini tentu sangat besar dibandingkan kebanyakan mobil lain yang rata-rata antara 9 sampai di bawah angka 11 seperti: Innova, Honda CR-V, Nissan X-Trail, dan sejenisnya.

Terus apa pa pengaruhnya angka rasio kompresi yang besar ini? tentu saja mutlak bermasalah jika pakai asupan bensin yang beroktan rendah.
Dari beberapa riset yang dilakukan berbagai pihak, bisa dirangkum seperti berikut:
• Rasio Kompresi 9:1–10:1 diperlukan bensin RON 92
• Rasio Kompresi 10:1 – 11:1 diperlukan bensin RON 95
• Rasio Kompresi 11:1 – 12:1 diperlukan bensin RON di atas 95

Berdasar data di atas, Avanza atau Xenia dengan rasio kompresi mesin 11:1 membutuhkan minimal RON 95 (setara pertamax plus!!!!) sehingga performa mesin optimal dan tidak menimbulkan gejala ngelitik, tarikan gas jadi super enteng, dan otomatis irit secara liter ( bukan secara rupiah lho….).
Ini memang cukup ironis, mengingat sebagian besar masyarakat di Indonesia memilih Avanza atau Xenia dengan harapan irit dan murah bahan bakar, tapi ternyata harusnya diisi dengan pertamax plus!!!, yang harganya hari ini hampir 2x lipat premium.
Mungkin alasan ini mengapa nilai rasio kompresi Avanza atau Xenia ini susah dicari.
Lantas timbul pertanyaan, mengapa Avanza atau Xenia ini dibekali dengan mesin yang rasio kompresinya sangat tinggi? Setidaknya ada 2 alasan sebagai berikut
1. Tenaga adalah hal yang utama dalam sebuah kendaraan. Dengan volume mesin yang cukup kecil (1000cc sampai 1300cc), Avanza ini tentu tidak boleh kalah saing dengan kendaraan lain yang rata-rata di atas 1500cc, bahkan 2000-3000cc. Dan untuk mendapatkan tenaga dengan volume mesin yang kecil tadi, rasio kompresi inilah yang kemudian dioptimalkan sampai ke angka yang sangat tinggi. Tidak heran kalau di jalanan kita mendapatkan pemandangan Avanza atau Xenia yang begitu lincah menyalib mobil-mobil bercc besar seperti innova, fortuner, dll.
2. Avanza atau Xenia didesain sebagai city car atau mobil yang dominan di dalam kota, dengan karakter khususnya kota yaitu macet. Otomatis mobil akan lebih banyak stop and go, maju dikit, berhenti lagi, maju lagi berhenti lagi dst. Alangkah tersiksanya kalau gas berat dan harus injak dalam-dalam supaya mobil bisa sedikit bergerak. Maka lagi-lagi rasio kompresi yang harus ditingkatkan supaya kendaraan memiliki torsi yang cukup besar, sehingga dengan sedikit injak gas saja, kendaraan sudah melaju.

Lalu apa sebenarnya rasio kompresi itu? Analoginya adalah orang bermain ketepel seperti si Baim tarzan cilik. Jika si Baim ingin mengetepel musuhnya dengan harapan batu yang ada di ketepel itu memiliki tenaga pukul yang besar, dan kecepatan yang tinggi saat mengenai musuhnya, tentu saja dia harus menarik karet ketepel semakin panjang ke belakang, karena semakin panjang, kecepatan maupun tenaga batu tersebut akan semakin maksimal. Tapi tentu saja usaha si Baim ini akan sia-sia kalau kualitas dari karet ketepelnya payah, karena akan putus duluan sebelum dia melepaskan pegangannya pada tempat batu di ketepel itu.

Secara teknis, lihatlah gambar di atas untuk menjelaskan apa itu rasio kompresi:
• Piston turun dan klep terbuka, ruangan di atasnya akan diisi oleh campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas), dengan perbandingan 14,7:1 (standar).
• Klep tertutup, piston kembali naik ke atas dan menekan campuran udara dan bensin tadi. Semakin kecil ruang tersisa untuk campuran itu, maka semakin besar tekanan yang terjadi. Konsekwensinya ini akan memperbesar tenaga potensial terhadap piston, sehingga siap melakukan tolakan yang lebih dahsyat. Perbandingan ruang bakar total dan ruang yang tersisa setelah dimampatkan (ruang kompresi) tadi disebut perbandingan kompresi. Semakin tinggi perbandingan ini, maka semakin besar tekanan yang terbentuk.
• Idealnya, sesaat sebelum piston mencapai titik tertingginya (Titik Mati Atas, TMA), busi akan memercikan api, sehingga terbakarlah campuran bensin dan udara tadi. Energi yang terlontar dari hasil pembakaran ini dan juga tekanan yang besar tadi akan ‘melemparkan’ kembali piston ke bawah dan memutar poros roda.
• Setelah mencapai titik terbawah (Titik Mati Bawah, TMB), maka ruangan akan dipenuhi sisa-sisa pembakaran, idealnya CO2 dan H20 (air), yang juga berupa gas. Ini akan terdorong oleh piston yang kembali naik ke atas, dan klep terbuka, sehingga bisa dibuang lewat knalpot. Pembakaran yang tidak sempurna, bisa menciptakan gas lain yaitu karbon monoksida (CO) yang berbahaya serta meninggalkan kerak di atas kepala piston. Apabila terus menerus, bisa merusak mesin.

Jadi itulah penjelasannya mengapa Avanza atau Xenia dibekali dengan mesin yang rasio kompresinya tinggi 11:1. Nah hanya saja seperti analogi si Baim tadi, kalau bahan karet ketepelnya (baca: bensin) yang digunakan kualitasnya rendah – sebut saja bensin premium, maka tentu saja harapan yang diinginkan tidak tercapai, bahkan dapat menimbulkan masalah. Rasio kompresi 11:1 yang harusnya diisi minimal pertamax plus, tapi ternyata terus menerus diisi premium, tentu saja akan membuat mesin tidak optimal sesuai dengan yang diharapkan, dan parah-parahnya terciptalah yang namanya Detonasi atau biasa disebut Ngelitik.
Ngelitik (Knocking) adalah gejala mesin yang berbunyi, yang diakibatkan oleh tekanan maksimal yang terlalu cepat di dalam ruang bakar, sehingga menghantam piston yang posisinya masih menuju ke titik mati atas (TMA). Bagaimana proses ngelitik itu terjadi?
• Mesin kompresi tinggi, kalau diisi bensin dengan oktan rendah, tentu akan lebih cepat terbakar dengan sendirinya akibat suhu dan tekanan yang tinggi. Sehingga ketika busi memercik, tekanan dan suhu maksimal terjadi saat piston masih bergerak ke atas, sehingga akan tabrakan dan menimbulkan bunyi ngelitik.
• Proses pada nomor 1, akan menyebabkan pembakaran yang tidak merata dan tidak sempurna, sehingga meninggalkan sisa pembakaran berupa kerak karbon yang menempel pada mahkota piston. Apa akibatnya dari kerak ini? Ada 2 akibat, pertama dia akan membara saat terjadi pembakaran, dan ini akan memicu pembakaran dengan sendirinya, dan yang kedua, perhatikan gambar di atas, volume ruang kompresi akan semakin kecil, dan ini berarti rasio kompresi menjadi semakin besar (lebih dari 11:1). Kedua hal ini akan memperparah proses pengapian di ruang bakar.

Dari berbagai penjelasan di atas, maka sangat wajar bila banyak keluhan seputar mobil Toyota avanza, terutama masalah ngelitik dan tenaga yang semakin jauh berkurang dibandingkan saat awal pemakaian. Ini adalah faktor konsekwensi dari sebuah teknologi kendaraan yang menggendong kapasitas mesin cc kecil tapi lincah dan bertenaga, meski demikian Anda tidak perlu khawatir karena Anda masih bisa menikmati harga bensin subsidi (murah ) selamanya dan dengan berkendara mobil tetap lincah dan bertenaga, seperti Toyota Avanza.
Lalu apa solusinya? Berikut hal yang bisa dilakukan:
1. Tentu saja gunakan bensin berkualitas dengan RON minimal 95 (pertamax plus), karena kalau tetap pertalite, siklus serupa akan terus terjadi.
2. Atau bisa tetap pakai pertalite asal include alat penyempurna kualitas bensin. Dari berbagai merk produk penyempurna kualitas bensin baik dari dalam maupun dari luar, satu produk yang bisa direkumendasi yaitu Merk Eco Racing. ada beberapa jenis penghemat BBM yg masih mengandung Zn dan Pb ( timbal) yg justru merusak mesin dan menimbulkan kerak pada filter bensin.
ECORACING full organik sehingga mudah menyatu dgn bahan bakar untuk menaikan oktan dan meningkatkan performa mesin yang berbahan sebagai berikut :
1. Detergent Chemical Organic Function yg berfungsi untuk meyempurnakan pembakaran dan mempertahankam mesin tetap prima.
2. Corrosion Inhibitor. Dapat mencegah korosi/karat pada saluran bensin dan mesin pembakaran, serta membuang sisa karat karena penggunaan bbm yang salah seperti premium pada motor dengan kompresi diatas 9.1 (jenis injection dan matic).
3. De Emulsion. Dapat memisahkan zat murni bahan bakar dengan emulsi pengotor seperti air hujan dll. Sehingga tak berpengaruh pada proses pembakaran.

Inilah tiga sifat yang diberikan ECORACING sehingga mendapat Sertifikat dari LEMIGAS ( BP.MIGAS R.I ) dan PETROLAB INTERNATIONAL dengan melalui pengujian selama 10 tahun oleh lulusan2 terbaik bangsa dari ITB Bandung.

Dengan ECORACING pembakaran akan lebih sempurna hingga emisi gas buang 90-100%. Jika pembakaran sempurna artinya semua bensin (dalam bentuk uap) dalam tabung kompresi terbakar semua sehingga menambah dorongan lebih. Dengan ECORACING bensin menjadi lebih murni. Begitu juga dengan kendaraan mesin diesel, Biosolar include ECORACING jadi Pertaminadex/ Solardex.

Bukan hanya sebagai peningkat RON, Eco Racing mampu menyelaraskan MON (Motor Octane Number) agar performa kendaraan bisa maksimal. Dilengkapi dengan aditif, Eco Racing juga mampu mereduksi, mencegah kerak pada mesin dan saluran bahan bakar, serta mengurangi residu emisi

Dengan menggunakan PENGHEMAT BBM ECO RACING pembakaran akan lebih sempurna. Eco racing melunturkan kerak kerak melalui udara pembuangan. Menutup pori pori Blok mesin yang terkikis akibat kinerja piston yang tidak stabil. Selain itu, eco racing membuat lapisan flin di blok mesin dan piston. Ini adalah cara kerja eco racing supaya mesin terlindungi.


Khusus bagi pemilik Avanza atau Xenia jika masih kurang jelas perihal ulasan tersebut diatas, Anda bisa kunjungi workshop saya GALERI ECORACING (Slamet Jaya Mandiri Motor) di Jl. Akses Tol 50 Cibitung - Cikarang Barat - Bekasi, 500 meter dari keluar pintu Tol Cibitung Bekasi. Hubungi Owner langsung WA/ Mobile 081399160008

Saya siap diundang untuk presentasi,diskusi,kerjasama khususnya dalam materi penyempurna kualitas bahan bakar untuk motor,mobil,kendaraan besar, alat berat, dan industry.

×