alexa-tracking

JIMAT THAILAND "LP PERN" blessing LP Pern Wat Bang Phra

Main Content

JIMAT THAILAND "LP PERN" blessing LP Pern Wat Bang Phra
Rp 1.000.000
Lokasi : DKI Jakarta (Bisa COD)
Kondisi : Baru
Posted on : 15-04-2019 16:31
Terjual : 0 barang telah terjual
Dilihat : 1619 kali
Last Sundul : 4 days ago

Penjelasan Produk

BUKA: obiesantun.blogspot.com

TELEPON: 089-999-26-779

SIAP KIRIM KE LUAR KOTA

DITUNGGU TELEPONNYA, MINIMAL SMS DEH

Tiger Pacifier Monk adalah julukan dari Luang Phor Pern, beliau adalah salah satu yang paling dihormati dari guru para biksu di Thailand. Beliau terkenal karena telah membuat amulet yang sangat powerfull, serta terkait dengan peninggalan dari harimau (seperti gigi harimau atau cakar) dan Sak Yant (seni tato tulisan suci).

Luang Phor Pern yang terlahir pada 12 Agustus 1923 di provinsi Nakhon Pathom. Tidak lama setelah ia terlahir, orang tuanya memutuskan untuk pindah ke sebuah desa yang dikenal sebagai Tung Kork Barn. Dimana desa tersebut selalu disatroni oleh para kawanan perampok.

Dengan demikian, membuat warga desa tersebut selalu merasa tidak tenang hidupnya dan terancam jiwa mereka serta hartanya oleh kawanan perampok itu. Akibatnya, sebelum beliau menahbiskan diri sebagai biarawan, beliau sudah tertarik dalam hal menggunakan mantra perlindungan dan amulet. Kemudian, beliau menjadi murid di biara Wat Tung Kork, yang dipimpin oleh Luang Phor Deang. Yang terkenal karena keterampilannya dalam hal magic.

Luang Phor Pern resmi ditahbiskan sebagai biksu pada usia 26 tahun. Nama Dharma-Nya beliau adalah Phra Udon Prachanart. Beliau bersumpah bahwa dia tidak akan cukup menjadi seorang biarawan saja. Kemudian Luang Phor Pern menjadi murid dari Archan Huemer, ia juga seorang biarawan terampil dalam hal magic.

Archan Huemer mengajarkan Luang Phor Pern seni membuat peninggalan uang dan menulis yant. Luang Phor Pern kemudian menjadi salah satu murid yang dimuliakan oleh Luang Phor Ophassi itu. Yang terkenal karena kisah-kisah yang luar biasa dan ajaib.

Luang Phor Pern diajarkan oleh Luang Phor Ophassi, Vipassana, dan meditasi. Setelah itu, beliau pergi ke Kanchanaburi (wilayah dekat perbatasan Myanmar) untuk tudong (pelatihan untuk para biksu di hutan),beliau a pergi ke hutan Saesawoe dan Graenggawia Bang.

Masyarakat mengatakan bahwa 2 hutan itu penuh dengan roh-roh jahat dan penyakit aneh yang dapat menyebabkan sakit tanpa bisa diobatis secara medis oleh dokter sekalipun.

Meskipun demikian karena telah mengetahui risikonya itu, Luang Phor Pern mengambil tudong itu dalam 2 hutan tersebut, disamping itu banyak warga dari Karen Tribe yang ikut mengambil tudong (pelatihan untuk para biksu di hutan).

Akhirnya banyak dari warga tersebut yang menjadi murid dari Luang Phor Pern. Karena sifat dari Luang Phor Pern yang baik, beliau akhirnya disambut serta dicintai oleh warga setempat tersebut. Warga setempat telah mengusulkan beliau untuk menjadi kepala biara Wat Tung Nang Lork. Luang Phor Pern akhirnya setuju untuk menjadi kepala biara kuil itu selama 5 tahun.