alexa-tracking

Cara Obati Kanker Darah dengan Bioglass MCI di Kota Tanam,WA.087892464397

Main Content

Cara Obati Kanker Darah dengan Bioglass MCI di Kota Tanam,WA.087892464397
Rp 2.200.000
Lokasi : Sumatera Barat
Kondisi : Baru
Posted on : 14-06-2021 10:57
Terjual : 0 barang telah terjual
Dilihat : 37 kali
Berat : 700 gram
Last Sundul : 14 June 2021, 10:57:41 AM

Penjelasan Produk

Cara terapi kanker darah,cara obati sakit kanker darah,cara cegah kanker darah,cara obati kanker darah secara alami,Cara jaga kanker darah dengan baik

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang. Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain, seperti hati, limfa, paru-paru, ginjal, bahkan hingga ke otak dan tulang belakang. Jenis-jenis Kanker Darah Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis. Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal atau sel yang belum matang sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Pertumbuhan ini sangat pesat begitu pun penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera. Jika dibiarkan, tubuh akan kekurangan oksigen dan kekebalan tubuh terhadap penyakit atau infeksi menurun. Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait. Sel-sel ini lebih matang sehingga dapat berfungsi dengan baik untuk beberapa saat, Oleh karena itu, gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun. Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen. Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis. Leukemia limfotik akut atau acute lymphocytic leukemia (ALL) ALL dapat menghambat fungsi limfosit sehingga pengidapnya berpotensi mengalami infeksi serius. Kanker darah ini umumnya diidap oleh anak-anak, tapi bisa juga menyerang dewasa. Leukemia mielogen akut atau acute myelogenous leukemia (AML) Ini adalah jenis kanker darah yang umumnya menyerang dewasa. Tetapi AML juga dapat diidap oleh anak-anak serta remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan dapat menyumbat pembuluh darah. Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL) Jenis kanker darah ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya untuk waktu yang lama. Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML) Jenis kanker darah ini kebanyakan diderita oleh orang-orang dengan usia di atas 20 tahun. CML memiliki dua tahap. Pada tahap pertama, sel-sel abnormal akan berkembang secara perlahan-lahan. Ketika memasuki tahap kedua, jumlah sel-sel abnormal akan bertambah dengan pesat sehingga akan menurun secara drastis. Secara umum, kanker darah atau leukemia menyangkut sumsum tulang yang menjadi tempat pembuatan sel darah putih. Sel yang umumnya efektif membasmi infeksi ini tumbuh secara tidak normal sehingga akhirnya membuat kekebalan tubuh tidak berfungsi secara maksimal. Gejala-gejala Kanker Darah Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti: Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan. Demam. Menggigil. Sakit kepala. Muntah-muntah. Keringat berlebihan, terutama pada malam hari. Nyeri pada tulang atau sendi. Penurunan berat badan. Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa. Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi. Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar. Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit. Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik. Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Namun, diduga mutasi DNA dalam sel darah putih menyebebakan perubahan tindakan setiap sel, Selain itu, perubahan lain dalam sel darah putih akibat faktor gen dan lingkungan juga diperkirakan turut berperan memicu leukemia. Faktor-faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko kanker darah meliputi: -Faktor keturunan atau genetika. Penderita down syndrome atau gangguan genetika lain yang langka meningkatkan risiko mengalami leukemia akut. Sedangkan leukemia limfatik kronis sering diturunkan dalam keluarga dan biasanya dialami pria. Selain itu, riwayat keluarga yang mengidap leukemia juga dapat memperbesar risiko mengalami penyakit yang sama. Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah. -Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena. -Merokok. Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain. Meskipun begitu, sebagian besar orang dengan risiko tinggi di atas tidak mengalami leukemia. Di sisi lain, penderita leukemia sering kali ditemukan justru pada orang yang tidak memiliki risiko tersebut

CARA TERAPI MENGGUNAKAN BIOGLASS
1. Rutin minum air bioglass setiap hari 2-3 liter sehari dengan jumlah aliran 20-40
kali aliran.
2. Melakukan terapi tempel pada daerah sepanjang tulang belakang selama 30
menit atau lebih.
3. Menggunakan pendant setiap saat, untuk memperlancar aliran darah.
4. Air bioglass wajib diminum baik dalam keadaan sakit maupun sehat.
Catatan:
Untuk jumlah air, aliran, dan lama terapi dilakukan bertahap agar tubuh ada waktu
untuk beradaptasi. Misalnya 1 liter dulu, 10 aliran, dan 10 menit dulu.

Untuk pemesanan dan FREE Konsultasi :
Silakan Hub di WA.087892464397
atau kunjungi
Facebook : Fit Chow Mci
Instagram : fitchowlife
Website : www.joinmciindonesia.com
bit.ly/orderanmci
https://tokoonline.com/belanjacepatfitchow