profile picture
Loading...

Thumbs up Al Kabair Dosa-Dosa Yang Membinasakan (Imam Adz Dzahabi)

Mulia Dengan Manhaj Salaf , dan Kitab serta buku lainnya (diskon 20 - 25%)


Judul buku : Al Kabair Dosa-Dosa Yang Membinasakan

Penulis : Imam Adz Dzahabi

Syarah: Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Ukuran : 24 x 16 cm

Tebal : 497 Halaman

Harga : Rp 97.000,- diskon jadi Rp 85.000,-


Inilah Kitab yang sangat bermanfaat didalam kita mengenal dosa-dosa besar, baik secara umum maupun terperinci.
Alloh Azza wa Jalla berfirman,
"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya , niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan ke tempat yang mulia (surga)." (QS. An Nisaa': 31)
Dengan ayat ini, Allah menjamin surga kepada siapa saja yang menjauhi dosa-dosa besar.
Kemudian Allah Ta'ala berfirman,
"Dan juga (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah segera memberi maaf. " (QS. Asy-Syuura: 37)
Allah Ta'ala berfirman,
"(Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Maha Luas ampunan-Nya." (QS. An-Najm: 32)
abi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
"Shalat wajib yang lima, dari jum'at ke Jum'at (Jum'at berikutnya) merupakan kafarat (pcnghapus) dosa-dosa yang ada di antara waktu-waktu tersebut selama tidak melakukan dosa-dosa besar.[ HR. Muslim, hadits nomor 233 dan Tirmidzi ,hadits no 214]
Oleh karena itu, kita wajib untuk mengkaji atau mengetahui macam-macam dosa-dosa besar agar seorang muslim bisa menjauhinya.
Kita mengetahui bahwa para ulama berbeda pendapat di dalam hal ini. Ada sebagian yang mengatakan bahwa jumlahnya adalah tujuh. Mereka berhujah dengan sabda Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam
Jauhilah oleh kalian tujuh dosa-dosa besar yang membinasakann{ HR Bukhari no 2766 dan HR Muslim no 89].
Dalam sabdanya ini, beliau menyebutkan dosa syirik (menyekutukan Allah), sihir, membunuh orang lain (tanpa alasan yang dibenarkan Islam), memakan harta anak yatim, memakan riba, melarikan diri di hari peperangan, dan menuduh wanita muslimah (baik-baik) yang telah menikah (dengan tuduhan berzina). Muttafaq Alaih.

Ada riwayat dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma berkata, "Dosa-dosa besar tersebut lebih dekat kepada jumlah tujuh puluh daripada tujuh. " Demi Allah, Ibnu Abbas telah berkata benar. Sedangkan hadits di atas hanya membicarakan mengenai batasan jumlah dosa-dosa besar saja. Namun, yang menjadi arahan hadits tersebut bahwa barangsiapa yang melakukan perbuatan dosa di antara dosa-dosa besar tersebut, yaitu perbuatan dosa yang memiliki hukuman (had) di dunia, seperti membunuh, berzina, dan mencuri atau melakukan perbuatan yang diancam azab di akhirat atau akan dimurkai, dicela, dan dilaknat melalui lisan Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam , maka sesungguhnya perkara tersebut merupakan dosa besar.
Terlepas dari itu semua bahwa sebagian dosa-dosa besar tingkatannya ada yang lebih besar daripada sebagian dosa yang lainnya. Apakah Anda tidak melihat ketika Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam memasukkan perbuatan syirik kepada Allah termasuk di antara jajaran dosa-dosa besar. Pelakunya akan kekal di dalam neraka dan tidak ada ampunan baginya untuk selama-lamanya.

Allah Ta'ala berfirman :
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik), " (QS. An-Nisaa': 48)

Allah Ta'ala berfirman :
Sesungguhnya barangsiapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, " (QS. Al-Maaidah: 72)

Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
"Maukah aku kabarkan kepada kalian tentang dosa besar yang paling besar?" Beliau mengulanginya sampai tiga kali. Maka para shahaabat pun menjawab, "Tentu saja wahai Rasulullah!" Maka beliau pun bersabda, "Menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua." Pada saat itu beliau sedang bersandar dengan kedua tangannya kemudian beliau duduk dan melanjutkan perkataannya, "Dan berkata dusta." Beliau terus menerus mengulanginya sampai kami berkata, "Mudah-mudahan beliau diam. " (Muttafaq Alaih)

Beliau menjelaskan bahwa ucapan dusta termasuk di antara dosa besar yang paling besar. Namun, tidak disebutkan di dalam tujuh rangkaian dosa-dosa besar, demikian pula dengan durhaka kepada kedua orang tua.
Dosa-dosa apa sajakah yang termasuk dalam dosa besar?, simak pula penjelasan setiap macam dosa besar tersebut oleh Al Allamah Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -rahimahullah- dalam buku ini.

Informasi dan Pemesanan Hubungi
: Abu Saif : 0813-8080-4880 atau 021-7040-9540 atau PM dan SMS

Harga belum termasuk ongkos Kirim, buat daerah jakarta bisa COD



lanjut kebawah