alexa-tracking

Apartemen green bay pluit full furnished 2br

Main Content

profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
BEI : Hore! Nilai ganti rugi investor bakal naik

Kabar baik bagi para investor pasar modal. Rencananya, nilai dana perlindungan bagi investor pasar modal akan ditingkatkan menjadi empat hingga delapan kali lipat.

Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, pihaknya akan berbicara kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai rencana tersebut. Saat ini, PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3EI) menentukan batas maksimal ganti rugi aset pemodal sebesar Rp 25 juta untuk investor.

Sedangkan, bagi kustodian sebesar Rp 50 miliar. Belum tahu, lembaga perlindungan investor itu hanya akan meningkatkan nilai ganti rugi bagi investor saja atau termasuk lembaga kustodian.

Dengan asumsi semua akan ditingkatkan, maka ganti rugi pemodal akan menjadi Rp 100 juta hingga Rp 200 juta. Sedangkan, bagi kustodian menjadi Rp 200 miliar hingga Rp 400 miliar.

"Kalau perlu SRO (self regulatory organizations) ikut titip (menyisihkan) dana, intinya ada uang dikembalikan ke industri," ujar Tito, Selasa (7/7).

Targetnya, satu hingga dua bulan kenaikan nilai ganti rugi itu sudah bisa diterapkan. Informasi saja, modal awal P3EI berasal dari patungan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

Masing-masing menyuntik modal sebesar Rp 15 miliar.
Sehingga, total modal yang terkumpul pada 30 Juni 2013 sebesar Rp 45 miliar. Lembaga ini akan mengutip iuran dari para anggota. Adapun, yang menjadi anggota adalah Perantara Pedagang Efek (PPE) yang mengadministrasikan rekening efek nasabah dan bank kustodian.

Namun, iuran keanggotaan awal yang senilai Rp 100 juta untuk masing-masing sekuritas ditalangi oleh ketiga SRO. Begitu pula iuran keanggotaan tahunan yang sebesar 0,001% dari rata-rata bulanan total nilai aset nasabah tahun sebelumnya yang dititipkan pada PPE.(Kontan)
-------------------
profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
MAKRO EKONOMI :

BI: Kondisi Ekonomi Indonesia Jauh Lebih Sehat

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, kendati terdapat risiko dari eksternal, kondisi perekonomian Indonesia saat ini jauh lebih sehat yang terlihat dari inflasi yang terkendali dan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) diperkirakan berada di kisaran 2,5%.

Meski sejumlah lembaga multilateral internasional merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia, Agus menyatakan, BI tetap yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2015 masih akan berada di kisaran 5,0- 5,4% dengan kecenderungan berada di atas bawah perkiraan tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi baru akan membaik pada semester kedua tahun ini. Kuartal II belum akan menggembirakan, kurang lebih akan sama dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal I (4,7%). Semester II, kami perkirakan bisa lebih tinggi,” terang dia.

Di sisi lain, dia menuturkan dampak kondisi perekonomian Yunani terhadap Indonesia tidak terlalu besar. Namun, menurut dia, kekhawatiran terbesar saat ini justru datang dari Tiongkok yang saat ini sedang mengalami koreksi pada pasar saham.

“Kita harus antisipasi kondisi Tiongkok karena mereka saat ini menjadi pusat dari pertumbuhan ekonomi dunia dan berdampak cukup besar ke kita. Kalau pertumbuhan ekonomi di Tiongkok tergerus 1%, maka dampaknya koreksi ke pertumbuhan ekonomi kita 0,4-0,6%,” ungkap dia. (Investor)
--------------------
profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Loading...
nickwildz
Loading...
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
×